News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Penipuan Modus Program Haji Furoda, Tiga Calon Jemaah Melapor ke Polresta Cilacap, Kerugian Capai Rp.1,25 Miliar

Sejumlah calon Jemaah haji melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus program Haji Furoda atau Visa Mujamalah tahun keberangkatan 2026 ke Polresta Cilacap, Selasa (2/6/2026).
Rabu, 3 Juni 2026 - 13:48 WIB
Ahmad Fauzi (kaos coklat) didampingi kuasa hukum saat melapor ke Polresta Cilacap, Selasa (2/6/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Ian Sutriana

Cilacap, tvOnenews.com - Tiga calon Jemaah haji melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus program Haji Furoda atau Visa Mujamalah tahun keberangkatan 2026 ke Polresta Cilacap, Selasa (2/6/2026).

Para korban membuat laporan dugaan penipuan tersebut karena telah menyetorkan dana sekitar Rp1,25 miliar untuk lima calon jemaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun hingga kini belum memperoleh kepastian keberangkatan maupun pengembalian dana yang dijanjikan." kata Ahmad Fauzi, salah satu korban, Selasa (2/6/2026).

Ahmad Fauzi menuturkan, dirinya datang melapor mewakili 4 anggota keluarga lainnya, yaitu istrinya, kedua orang tua dan kakaknya.

Ia mengaku telah menyetorkan dana sekitar Rp1,25 miliar untuk lima calon jamaah, namun hingga kini belum memperoleh kepastian keberangkatan maupun pengembalian dana yang dijanjikan.

Dalam laporannya, Ahmad Fauzi yang didampingi kuasa hukumnya, Edi Sarwono, melaporkan dua orang, yakni SB warga Klampok Banjarnegara dan BBN warga Ajibarang Banyumas, yang disebut terlibat dalam penawaran program haji nonreguler tersebut.

Sementara itu penasihat hukum korban, Edi Sarwono mengatakan, perkara bermula ketika kliennya mendapat penawaran paket Haji Furoda melalui pesan WhatsApp sejak 2024.

“Awalnya klien kami ditawari program Haji Furoda atau visa mujamalah. Karena saat itu belum siap secara finansial, klien memutuskan menunda dan baru mendaftar untuk keberangkatan tahun 2026,” kata Edi Sarwono.

Pada bulan Desember 2025 kliennya mulai mendaftarkan anggota keluarganya melalui program yang disebut dikelola oleh PT Zadul Maad Mandiri (ZAM Tour).

Ahmad Fauzi beserta keluarganya diminta menyetor uang muka sebesar Rp 300 juta untuk tiga calon jemaah dan telah melakukan pembayaran pada 22 dan 23 Desember 2025.

"Namun dana tersebut tidak ditransfer ke rekening PT Zadul Maad Mandiri, melainkan ke rekening atas nama Umroh Safar Berkah (USB)." jelas Edi.

Pada Januari 2026, pihak korban mengkonfirmasi kembali ketersediaan kuota dan kemudian menambahkan lagi dua anggota keluarganya setelah mendapat informasi kuota masih tersedia.

Terkait penambahan dua jemaah tersebut, korban diminta membayar lagi sebesar Rp 230 juta, yang telah dilakukan korban pada tanggal 26 dan 27 Januari 2026 ke rekening atas nama Umroh Safar Berkah (USB).

Korban kemudian kembali diminta melakukan pelunasan dengan alasan proses visa telah memasuki tahap lanjutan.

“Klien kami sebenarnya mempertanyakan hal itu karena berbeda dengan komitmen awal. Namun karena diyakinkan bahwa proses visa sedang berjalan, pembayaran tetap dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Adapun total tagihan yang diberkan kepada korban sebesar Rp1,495 miliar dengan rincian tiga jemaah menggunakan paket kamar quad dengan biaya Rp 285 juta per orang atau total Rp 855 juta. 

"Sementara dua jamaah lainnya menggunakan paket kamar double sebesar Rp320 juta per orang atau total Rp640 juta. Dengan demikian, total biaya program yang ditagihkan mencapai Rp1,495 miliar." pungkas Edi.

Salah satu keluarga korban, Muhammad Marsono menuturkan, pihak agen travel menjanjikan visa keluar pada 21 Mei dan uang akan dikembalikan 100 persen bila gagal berangkat.

Namuh hingga mendekati jadwal keberangkatan, korban tidak mendapatkan kepastian visa dan jadwal keberangkatan haji, serta janji pengembalian dana penuh apabila visa tidak terbit yang juga belum terealisasi.

"Bahkan koper dan perlengkapan haji sudah dikirim ke rumah. Dijanjikan pada tanggal 3 Mei mau diadakan manasik haji, tapi itu semua tidak sesuai dengan janjinya" ungkap Marsono.

Pihak Polresta Cilacap membenarkan adanya laporan dugaan penipuan oleh salah satu travel tersebut. Dalam laporannya, warga mengaku telah ditipu oleh travel tersebut hingga menimbulkan kerugian mencapai miliaran rupiah.

"Betul, bahwa ada warga yang melapor ke Polresta cilacap bahwa dirinya dan keluarga diduga ditipu oleh travel pemberangkatan haji, korban alami kerugian mencapai 1,2 Miliar Rupiah" ujar IPDA Galih Secahyo, Kasi Humas Polresta Cilacap

Kasus dugaan penipuan program paket haji furoda ini, kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian, dan dalam proses penyelidikan petugas. (ian/buz)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Ada Dua Barang Bukti pada Kasus Dugaan Kekerasan Seksual yang Menyeret Betrand Peto

Polisi Ungkap Ada Dua Barang Bukti pada Kasus Dugaan Kekerasan Seksual yang Menyeret Betrand Peto

Betrand Peto (BP) dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) pada Sabtu, 12 September 2026.
Debut di Panggung Asia, Wonderkid Persib Ikhwan Tanamal Bangga Bantu Maung Bandung Kalahkan FC Seoul di ACL 2

Debut di Panggung Asia, Wonderkid Persib Ikhwan Tanamal Bangga Bantu Maung Bandung Kalahkan FC Seoul di ACL 2

Debut manis ditorehkan bek Persib, Ikhwan Tanamal, di kompetisi Asia. Tiga poin berhasil dibawa pulang setelah Maung Bandung bertandang ke markas FC Seoul.
Duel yang Lama Dinanti, Justin Gaethje Beri Sinyal Siap Lawan Conor McGregor

Duel yang Lama Dinanti, Justin Gaethje Beri Sinyal Siap Lawan Conor McGregor

Juara baru kelas ringan UFC Justin Gaethje masih membuka peluang menghadapi Conor McGregor, meski duel yang telah lama dinanti tersebut belum pernah terwujud.
Kementerian UMKM Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit untuk Pemilik Usaha Terdampak Bencana

Kementerian UMKM Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit untuk Pemilik Usaha Terdampak Bencana

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memfasilitasi landing page UMKM Sumatera Bangkit untuk memperluas akses pasar dan mendukung pemulihan usaha terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Raih Terbaik Kompolnas Awards 2026, Kapolda Sumsel: Hasil Kerja Keras dan Kolaborasi

Raih Terbaik Kompolnas Awards 2026, Kapolda Sumsel: Hasil Kerja Keras dan Kolaborasi

Polda Sumsel sukses menyabet penghargaan bergengsi sebagai Polda Terbaik dalam ajang Kompolnas Awards 2026
Kapolri: Kompolnas Awards Motivasi Polri Berikan Pelayanan Terbaik

Kapolri: Kompolnas Awards Motivasi Polri Berikan Pelayanan Terbaik

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi konsistensi Komisi Kepolisian Nasional dalam menyelenggarakan Kompolnas Awards sebagai bentuk evaluasi sekaligus motivasi bagi satuan kerja dan personel Polri untuk terus meningkatkan kinerja.

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Unit Reskrim Polsek Mampang Prapatan menangkap seorang pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu yang diduga dikendalikan oleh seseorang yang berada di lembaga pemasyarakatan (lapas).
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis curanmor & narkotika yang pernah protes suami ditembak polisi kini ditangkap akibat peredaran narkoba.
Aturan Baru MBG: Kepala Dapur Wajib Hadir saat Masak, Sekolah Negeri Bisa Menolak

Aturan Baru MBG: Kepala Dapur Wajib Hadir saat Masak, Sekolah Negeri Bisa Menolak

Aturan tersebut disampaikan Sudaryono dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Kepolisian Masih Dalami Kasus Kades di Pasuruan yang Digrebek Berduaan Sama Wanita, Videonya Viral di Medsos

Kepolisian Masih Dalami Kasus Kades di Pasuruan yang Digrebek Berduaan Sama Wanita, Videonya Viral di Medsos

Viral di media sosial dengan video yang memperlihatkan penggrebekan Kepala Desa tengah berduaan dengan wanita. Kasus ini pun didalami Kepolisian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT