News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar Hewan Masih Ditutup Pedagang Berharap Pasar Segera Dibuka

Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) berencana memperpanjang penutupan pasar Hewan di Kabupaten Semarang.
Rabu, 20 Juli 2022 - 11:13 WIB
Suasana Pasar Hewan Ambarawa pasca Ditutup Dispertanikap.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) berencana akan memperpanjang penutupan pasar Hewan di Kabupaten Semarang. Hal ini dilakukan karena masih tingginya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Rencana perpanjangan penutupan pasar hewan ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang Wigati Sunu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih dalam upaya untuk mencegah meningkatnya penyebaran PMK di Kabupaten Semarang maka kami rencanakan untuk memperpanjang penutupan pasar Hewan di Kabupaten Semarang," ujarnya saat dihubungi pada Rabu (20/7/2022).

Pasar Hewan di Kabupaten Semarang sebelumnya telah ditutup oleh Pemkab Semarang sejak merebaknya PMK pada 21 Juni dan sempat diperpanjang kembali pada 5 Juli hingga 18 Juli.

Sementara itu, pedagang hewan berharap pasar hewan bisa segera dibuka kembali agar perputaran jual beli hewan ternak kembali berputar seperti sedia kala.

Hal ini diungkapkan seorang pedagang sapi di Ambarawa, Danang Prasetyo Aji, di mana ia berharap pasar hewan, khususnya Pasar Hewan Pon di Ambarawa kembali dibuka.

"Saat ini proses jual beli cukup terbatas dan kami kesulitan untuk beraktivitas jual beli, terutama mencari sapi untuk dijual," ujarnya.

“Biasanya kalau di pasar tinggal pilih, misal mau beli berapa, yang sesuai keinginan tersedia dan langsung dapat saat itu juga. Jika begini, selama ini kami harus mencari ke desa-desa dan wilayah lain untuk kulakan sapi, dan itu tidak bisa memilih, kalau dapatnya kecil mau tidak mau dibeli,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak merebaknya PMK di Kabupaten Semarang, omset penjualan sapi pasti terpengaruh apalagi ditambah dengan penutupan pasar hewan.

“Biasanya kami bisa jual beli puluhan ekor sebulan. Tapi saat ini menurun drastis. Dan baru kemarin saya mendapatkan pesanan banyak sekitar 30 ekor. Tapi tetap inginnya pasar hewan dibuka, karena Pasar Hewan Ambarawa sangat diandalkan dan cari uangnya di pasar itu juga,” pungkasnya. (abc/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Megatron, Red Sparks Terancam Kehilangan Bestie Megawati Hangestri: Akan Pindah ke Tim Tival

Bukan Cuma Megatron, Red Sparks Terancam Kehilangan Bestie Megawati Hangestri: Akan Pindah ke Tim Tival

Setelah Megawati Hangestri batal comeback, Red Sparks kembali menghadapi masalah: Jung Ho-young, andalan Middle Blocker musim ini, dirumorkan hampir pindah.
Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi

Polisi gerak cepat menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap seorang warga yang terjadi di Perumahan Bumisani Permai, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
KPK Masih Kaji Soal Penerapan Kebijakan WFH Setiap Jumat

KPK Masih Kaji Soal Penerapan Kebijakan WFH Setiap Jumat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pengkajian terkait penerapan Work From Home atau WFH setiap hari Jumat.
Tampil di Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Datangkan Pemain Timnas Rusia

Tampil di Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Datangkan Pemain Timnas Rusia

Kehadiran outside hitter berpengalaman ini menjadi bagian dari strategi tim dalam menghadapi babak krusial Final Four Proliga 2026 sekaligus menjaga peluang Jakarta Pertamina Enduro untuk meraih gelar juara musim ini.
PSSI Dilaporkan Tengah Cari Solusi Agar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Lepas Status WNI

PSSI Dilaporkan Tengah Cari Solusi Agar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Lepas Status WNI

Saat ini, sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia kehilangan posisi di Liga Belanda karena skandal paspor yang tengah menimpa pemain kelahiran Belanda yang dinaturalisasi.
Berita Foto: Pendinginan Berlanjut, Titik Asap Masih Muncul di SPBE Cimuning Bekasi

Berita Foto: Pendinginan Berlanjut, Titik Asap Masih Muncul di SPBE Cimuning Bekasi

Proses penanganan pascakebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, masih terus berlangsung, Kamis (2/4/2026). Meski kobaran api telah berhasil dipadamkan, sisa-sisa asap masih terlihat di sejumlah titik.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Para pemain Timnas Indonesia, seperti Dean James dan Justin Hubner, diminta untuk mengajukan kembali paspor Belanda. Hal ini bisa memberikan dampak negatif kepada skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT