News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daun Emas Madura Kembali Berjaya, P4TM Berkomitmen Kawal Kepentingan Petani Tembakau

Musim tembakau tahun ini, bisa disebut tertinggi sepanjang sejarah dunia pertembakauan di Madura, dimana harga beli pabrikan mencapai Rp45.000 - Rp75.000 per kg
Senin, 21 Agustus 2023 - 10:07 WIB
Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura
Sumber :
  • tvOne - veros afif

Pamekasan, tvOnenews.com - Daun emas, begitulah istilah khusus yang selalu dielu-elukan para petani tembakau di pulau Madura tanpa terkecuali. Seakan menjadi salah satu tradisi unik di kalangan petani tembakau, dan istilah daun emas ini sejak beberapa tahun silam nyaris punah, lantaran harga jual tembakau Madura dapat disebut minus dari modal untuk bertani.

"Musim tembakau tahun ini, bisa disebut tertinggi sepanjang sejarah dunia pertembakauan di Madura, dimana harga beli pabrikan mencapai Rp45.000 - Rp75.000 per kg, tentunya ini berkat dukungan banyak pihak, khususnya para kiai yang senantiasa mendoakan agar harga jual tembakau Madura tinggi. Saat ini alhamdulillah terkabulkan", ungkap H Khairul Umam, Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

H Khairul Umam juga menerangkan bahwa, rendah tingginya harga tembakau tergantung kualitasnya, sehingga ditahun 2023 ini cuaca alam sedang bersahabat, sehingga faktor tersebutlah yang menyebabkan harga jual tembakau meningkat, dengan harapan agar para petani serta seluruh elemen yang terlibat, perekonomiannya akan lebih baik dan seterusnya, dan para petani diharapkan untuk tidak terlalu terburu-buru untuk memanen tembakaunya, karena sangat berpengaruh terhadap kualitas daun tembakau, sehingga pabrikan pun menurunkan nilai belinya.

"Menjaga kualitas merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan petani tembakau di Madura, saat ini cuaca sangat bersahabat, jangan terburu-buru untuk memanennya, karena daun tembakau muda kualitasnya kurang bagus, tentunya akan mempengaruhi terhardap harga beli pabrikan, jadi jangan salahkan pabrikan, manfaatkan cahaya matahari yang terik untuk memanennya sesuai waktunya,” tutur H Khairul Umam.

Owner PT Bawang Emas ini juga mengaku bahwa terus melakukan hubungan kemitraan yang baik dengan pabrikan tembakau yang lain, karena tidak menutup kemungkinan hasil pembelian yang dilakukan oleh pihaknya, juga akan dibeli pabrikan yang lain, sehingga H Khairul Umam berharap agar petani tembakau konsisten dan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas tembakau.

"Saat ini kita bersama mengukir sejarah baru, tolong jaga kualitas tembakaunya, jangan terburu-buru memanen daun tembakau muda, harganya pasti merosot, padahal musim kali ini berpotensi menghasilkan panenan daun tembakau yang sangat berkualitas dan meningkatkan harga beli tembakau pabrikan,” kata Khairul Umam.

Selain itu, Khairul Umam nantinya, melalui forum P4TM akan terus melakukan sosialisasi terhadap para petani tembakau Madura, tentang bagaimana cara tanam dan memanen yang benar, sehingga P4TM dapat memberikan standarisasi kualitas tembakau Madura, agar harga jual tembakau kedepannya semakin stabil. Pihak P4TM juga memberikan fasilitas pendampingan hukum terhadap para petani yang menemukan kendala dibeberapa pabrikan tembakau di Madura, bahkan hingga pendampingan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, menurut salah satu petani tembakau, Abdillah, dirinya mengaku sangat senang atas terjualnya tembakau milikinya, dan bahkan dengan harga yang membuat dirinya untung, sehingga dirinya termotivasi untuk meningkatkan dan menjaga kualitas tembakau tanamannya sendiri.

"Baru kali ini harga tembakau Madura dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, semoga kedepannya harga jualnya stabil dan semakin meningkat,” ungkap Abdillah. (vaf/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekontruksi Pembunuhan Disertai Mutilasi dan Perampokan di Brebes, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Rekontruksi Pembunuhan Disertai Mutilasi dan Perampokan di Brebes, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Kasus pembunuhan disertai mutilasi dan perampokan yang terjadi di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada pertengahan bulan Februari 2026, lalu akhirnya memasuki tahap rekontruksi.
Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Pemuncak Klasemen, Jakarta Pertamina Enduro Langsung jadi Juara Putaran Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Pemuncak Klasemen, Jakarta Pertamina Enduro Langsung jadi Juara Putaran Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026 pertandingan pembuka dari seri kedua yang berlangsung di Kota Solo antara Jakarta Pertamina Enduro menghadapi Gresik Phonska Plus.
Sempat Terkena Skandal Paspor Bersama Dean James, Nathan Tjoe A On dan Tim Geypens Resmi Kembali Bermain di Liga Belanda

Sempat Terkena Skandal Paspor Bersama Dean James, Nathan Tjoe A On dan Tim Geypens Resmi Kembali Bermain di Liga Belanda

Willem II dan FC Emmen mengumumkan bahwa Nathan Tjoe-A-On dan Tim Geypens bisa kembali memperkuat tim pada Kamis (9/4/2026). 
Tegang, Menteri Pariwisata Gelagapan saat Ditanya Soal Anggaran Pada Rapat DPR, Saleh Daulay: Biasa Kita Hadapi Begini

Tegang, Menteri Pariwisata Gelagapan saat Ditanya Soal Anggaran Pada Rapat DPR, Saleh Daulay: Biasa Kita Hadapi Begini

Tiba-tiba suasana menjadi tegang saat Kementerian Pariwisata melakukan rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI ketika membahas mengenai anggaran, Rabu (1/4/2026).
Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Angka perceraian di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. 
Italia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026? Ini Bocorannya

Italia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026? Ini Bocorannya

Wacana Timnas Indonesia Vs Italia di FIFA Matchday 2026 bukan tanpa dasar. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memiliki hubungan kuat dengan sepak bola Italia

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT