News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komitmen Pacu Pertumbuhan Ekonomi Mikro Kerakyatan, Ini yang Dilakukan Cak Fauzi

Bupati Sumenep, Madura, Achmad Fauzi Wongsojudo (Cak Fauzi) terus memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan beragam cara. Salah satunya melalui festival.
Kamis, 7 September 2023 - 10:55 WIB
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo
Sumber :
  • veros afif

Sumenep, tvOnenews.com - Bupati Sumenep, Madura, Achmad Fauzi Wongsojudo (Cak Fauzi) terus memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan beragam cara. Salah satunya dengan kegiatan festival.

Gelaran Madura Culture Festival (MCF) bulan lalu, misalnya, berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat kecil melalui sektor UMKM. Bulan ini, Cak Fauzi kembali menggelar festival akbar. Bukan hanya berskala Madura, melainkan juga nasional. Namanya Madura Ethnic Carnival (MEC).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Festival fashion show terbesar di Madura ini akan digelar pada 16 September malam. Kegiatan tersebut akan diikuti banyak peserta, baik dari Kabupaten Sumenep juga luar daerah. Bahkan, peserta yang pernah mengikuti ajang serupa, seperti Jember Fashion Carnival (JFC) dan Malang Flower Carnival (MFC), dijadwalkan hadir.

“Acara akan berlangsung pada malam hari dengan harapan memberikan kesan pengalaman yang lebih meriah dan memukau bagi para peserta dan penonton,” kata Cak Fauzi melalui keterangan tertulis.

Cak Fauzi menjelaskan, promosi potensi seni, budaya, dan pariwisata akan terus digencarkan pemerintah kabupaten melalui Kalender Wisata Sumenep 2023. Harapannya, ekonomi kerakyatan bergerak sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Cak Fauzi yakin, Sumenep akan semakin hidup dan kekayaan lokal akan diakui dunia. Apalagi infrastruktur sudah memadai. Banyak investasi besar seperti pembangunan hotel, pabrik, bisnis tambak, kampus, dan sentra-sentra bisnis UMKM lainnya yang masuk Sumenep.

Dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan di Kabupaten Sumenep meningkat drastis, dampak terobosan Cak Fauzi yang banyak menggelar kegiatan seni dan budaya. Pada 2021, jumlah wisatawan di Sumenep sekadar 248.158 pengunjung.

“Alhamdulillah jumlahnya semakin meningkat begitu memasuki tahun 2022. Ada sebanyak 1.057.434 orang yang datang ke Sumenep berdasar data BPS,” jelas Cak Fauzi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun ini, dampak penetapan Kalender Wisata 2023, Cak Fauzi optimistis jumlah wisatawan akan semakin meningkat.

“Dengan meningkatnya wisatawan ke Sumenep, dengan sendirinya menjadikan UMKM kian bertumbuh. Otomatis, pendapatan masyarakat kecil juga semakin meningkat,” kata Cak Fauzi. (vaf/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Biringbulu hidup dalam rasa takut selama berbulan-bulan usai diancam menggunakan senapan angin namun terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk menggelar VKTR Day, sebuah kegiatan stakeholder gathering yang mempertemukan mitra strategis, pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi guna memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

Skema Public Service Obligation (PSO) untuk transportasi udara dinilai semakin mendesak diterapkan guna menjamin keterjangkauan harga tiket dan menjaga konektivitas nasional, khususnya bagi wilayah kepulauan, terpencil, terluar, dan perbatasan.
Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Beredar cerita di tengah masyarakat, jika menjahit dan menyapu bisa membuat rezeki seret. Ternyata dalam Islam begini.
Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Tingginya permintaan masyarakat akan tiket kereta pada periode lebaran membuat calon pemudik harus berlomba-lomba membeli tiket mudik lebaran di setiap tahun
Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak bumi dan langit, intip perbandingan gaji Maarten Paes saat membela FC Dallas dan setelah resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT