GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengaku Hamil dan Dikeroyok Tiga Pria Agar Gugurkan Janin, Korban Akhirnya Menikah dan Cabut Laporan

Unit Resmob Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan dua dari tiga pelaku pengeroyokan Amelia, warga Jalan Wonokusumo Lor, Surabaya pada Jumat (3/11).
Jumat, 3 November 2023 - 16:29 WIB
Barang bukti dan pelaku pengeroyokan terhadap Amelia telah diamankan
Sumber :
  • zainal arifin

Surabaya, tvOnenews.com - Unit Resmob Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan dua dari tiga pelaku pengeroyokan Amelia, warga Jalan Wonokusumo Lor, Surabaya pada Jumat (3/11). Amelia mengaku dianiaya tiga orang pria dimana salah satunya adalah pacarnya sendiri.

Kasus penganiayaan ini sempat viral karena korban mengaku dipaksa melakukan aborsi oleh ketiga pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku  AF (19), warga Kabupaten Sampang, Madura, merupakan pacar dari korban sekaligus otak pengeroyokan, diamankan bersama pelaku berinisial AM (23) asal Bangkalan. Sedangkan satu pelaku lain, berinisial AB (20), asal Sampang, Madura masih buron.

Dari pengungkapan kasus ini, kepolisian menyita barang bukti mobil Toyota Calya yang dipakai sebagai sarana melakukan pengeroyokan. Selain itu, turut menjadi barang bukti dua potong kaus warna putih.

“Motif pengeroyokan ini terungkap setelah korban melaporkannya ke polisi. Korban mengaku menolak kemauan pelaku AF pacarnya untuk menggugurkan janin dalam kandungannya,” ungkap Iptu M Praseteyo, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Namun korban menolak, sehingga pelaku emosi dan memukul korban beramai-ramai,” tambahnya.

Aksi pengeroyokan bermula pada Minggu (22/10) pukul 11.00. Saat itu korban menelepon pelaku AF, memberitahukan jika dirinya hamil.

Korban kemudian meminta pertanggungjawaban AF dan meminta bertemu di Surabaya.

Pelaku AF yang saat itu bersama dua temannya kemudian bertemu korban di kaki Jembatan Suramadu. Korban dipaksa oleh pelaku masuk ke dalam untuk meminum pil yang ternyata adalah pil kontrasepsi (KB).

“Karena korban menolak meminum pil KB, lalu terjadi cek cok. AF dan pelaku lain emosi lantas melakukan aksi pengeroyokan terhadap korban,” jelas Kasat reskrim.

Sementara Amelia, korban pengeroyokan mengatakan jika ia dan keluarganya telah memaafkan ulah pelaku. Dua belah pihak keluarga juga sepakat berdamai bahkan keduanya telah menikah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uniknya dalam kasus ini ternyata korban tidak hamil, namun mengakui jika pernah berhubungan badan degan pelaku yang saat ini resmi menjadi suaminya.

“Iya saya telah menikah dengan AF dan saya sebenarnya tidak hamil dari hasil pemeriksaan dokter kandungan, kami sepakat melupakan peristiwa ini dan siap membina rumah tangga bersama AF yang sah menjadi suami saya,” ujar Amelia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

TNI Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional bertema “Transformasi Militer: From Combat Force to Strategic Force – Transformasi TNI AD melalui Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP), Artificial Intelligence (AI), dan Ekonomi Nasional.
Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Berbagai isu mulai bermunculan menyusul berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Salah satu yang hangat dibicarakan adalah kembalinya bergulir Piala Indonesia musim depan.
Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT