News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Putri Kandung Aniaya Bapak Hingga Tewas, Ternyata Pernah Dirawat di RSJ Lawang

SNA (35) pelaku penganiayaan ayah kandungnya sendiri, Sutrisno (65) hingga tewas, di Jalan Melati, Wates, Mojokerto, pernah menjalani perawatan di RSJ Lawang.
Jumat, 1 Desember 2023 - 13:30 WIB
Putri Kandung Aniaya Bapak Hingga Tewas, Ternyata Pernah Dirawat di RSJ Lawang
Sumber :
  • handi firmansyah

Mojokerto, tvOnenews.com - SNA (35) pelaku penganiayaan ayah kandungnya sendiri, Sutrisno (65) hingga tewas, di Jalan Melati, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang. Pelaku menjalani perawatan, karena mengalami gangguan kejiwaan.

Ketua RW 3, Kelurahan Wates, Suyitno mengatakan, pelaku merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Selama ini, SNA tinggal serumah dengan Sutrisno, dan ibunya Sumarliah, serta dua anaknya. Sedangkan tiga anak Sutrisno tinggal terpisah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku ini statusnya janda dua anak, sudah lama ditinggal suaminya. Tinggalnya di rumah ini sama bapaknya. Kalau bapaknya (korban) pensiunan PNS," ujar Suyitno.

SNA menunjukkan adanya tanda-tanda gangguan kejiwaan sejak masih duduk di bangku kuliah. Namun, oleh orang tuanya tidak langsung dibawa berobat.

"Pas kuliah itu sudah kelihatan kalau ada tanda-tanda mengalami gangguan jiwa, tapi gak langsung diobatkan. Menikah sama orang Bandung, tapi sudah pisah," ucap Suyitno.

Gangguan kejiwaan yang dialami pelaku tersebut kian parah semenjak ditinggal suaminya. SNA sering marah dan melakukan kekerasan terhadap keluarganya.

"Makin parah setelah ditinggal suaminya. Pernah ngamuk, sampai ibunya dibanting ke meja kaca hingga pecah semua," jelas Suyitno.

Oleh pihak keluarga, SNA sempat dibawa ke RSJ Lawang, Malang, untuk menjalani pengobatan. SNA menjalani perawatan selama dua minggu.

"Sempat diobatkan ke RSJ Lawang, sekitar bulan Oktober 2022, tapi sama keluarga dipulangkan, dan menjalani rawat jalan dengan alasan kendala biaya," jelasnya.

Sebelumnya, Sutrisno warga Jalan Melati, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, ditemukan tewas di kamar rumahnya, setelah dianiaya putri kandungnya sendiri, SNA (35) Kamis (30/11). Penganiayaan diawali dengan cekcok mulut keduanya, di samping rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku kemudian memukul Sutrisno dengan kursi plastik. Saat itu korban sempat berlari masuk ke dalam rumah. Ketika di ruang tamu rumah, korabn kembali dipukul dan terjatuh. Saat terjatuh, kepalanya terbentur meja atau almari, sehingga mengalami luka di kepala.

SNA diamankan polisi di sekitar rumah, tak lama setelah melakukan penganiayaan. Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Mojokerto Kota. (hfh/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT