News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kompetisi Bergengsi Geoteknik antar Mahasiswa Tingkat Nasional, Kembangkan Teknologi Teknik di Indonesia

35 tim mahasiswa di Indonesia, mengikuti ajang bergengsi, yakni kompotesi geoteknik tingkat nasional 2023, atau Geotechnical Engineering Competition (GEC)
Senin, 4 Desember 2023 - 10:27 WIB
Ajang Lomba Geoteknik antar Mahasiswa Tingkat Nasional
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Sebanyak 35 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, mengikuti ajang bergengsi, yakni kompotesi geoteknik tingkat nasional 2023, atau Geotechnical Engineering Competition (GEC). Lomba geoteknikal ini, sudah ke 9 kalinya digelar di ITS Surabaya, dengan didukung sponsor tunggal PT Teknindo Geosistem Unggul.

"Salah satu misi kami yaitu ikut berkontribusi pada perkembangan teknologi geoteknik di Indonesia, dan kompetisi geoteknik ini merupakan salah satu wujud misi geosystem untuk ikut mengembangkan teknologi ke teknik di Indonesia," ungkap Direktur PT Teknindo Geosistem Unggul, Wahyu P. Kuswanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kriteria penilaian lomba kali ini adalah para peserta diminta untuk membuat perancangan kemudian membuat model dinding penahan tanah dan dilakukan uji kekuatan. Penilaiannya adalah berdasarkan jumlah material bahan yang digunakan seminimal mungkin dengan hasil kekuatan struktur sekuat mungkin.

"Ini skala permodelan ya, jadi bukan skala penuh tapi ini masih skala laboratorium, bukan skala sebenarnya di lapangan," tambah Wahyu.

Sebelumnya, para peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia ini, diberi kuliah singkat tentang matrikulasi sebagai wawasan kepada mereka agar mempunyai wawasan yang minimal sama sebelum lomba dimulai.

"Hal ini merupakan  model untuk memperkuat lereng atau tanah, sehingga kita bisa membuat lereng tanah itu dengan sudut yang tegak. Dengan kita membuat lereng yang tegak maka kita bisa lebih memanfaatkan lahan yang ada," terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia GEC Ems Yahduh Aflahis Salam E menyebutkan, selain di support penuh oleh PT Teknindo Geosistem Unggul, kegiatan ini juga didukung oleh himpunan ahli teknik tanah Indonesia.

"GEC ini juga sudah memasuki babak final, dan para peserta selain diwajibkan untuk membuat perencanaan asli dinding penahan tanah, mereka juga diminta untuk membuat sebuah prototype untuk diuji para ahli,"ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan Mohammad Rizki, salah satu peserta GEC mengatakan, motivasi tim dalam mengikuti kegiatan ini, supaya mereka dapat melanjutkan geoteknik terutama bidang perlombaan sebagai kakak tingkat kepada adik-adik mereka.

"Kami bangga, bisa mengikuti perlombaan dan mencapai juara serta membanggakan dan mengangkat nama UMS terutama jurusan laboratorium mekanika tanah,"  terang mahasiswa Semester 7 UNS Surakarta.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT