GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nama Hilang Padahal Lolos Seleksi, Sejumlah Peserta Seleksi KPPS Protes di Kantor PPS Karangpenang Oloh Sampang

Sejumlah Kelompok Peserta Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Karang Penang Oloh, Sampang, protes di kantor Sekretariat Panitia Pemungutan Suara setempat
Jumat, 5 Januari 2024 - 09:33 WIB
Peserta Seleksi KPPS Protes di Kantor PPS Karangpenang Oloh Sampang
Sumber :
  • dimas farik

Sampang, tvOnenews.com - Sejumlah Kelompok Peserta Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, protes dan ngamuk di kantor Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat. Para peserta seleksi KPPS marah dan emosi lantaran sejumlah nama-nama yang telah ikut seleksi perekrutan itu tiba-tiba menghilang dan tidak terdaftar di pengumuman lolos seleksi KPPS.  

Anehnya, justru nama-nama yang lolos adalah warga yang diduga tidak pernah ikut proses seleksi dalam daftar tahapan perekrutan KPPS. Atas kejanggalan tersebut, para peserta seleksi KPPS mendatangi kantor PPS Desa Karangpenang Oloh, Kecamatan Karengpenang Kabupaten Sampang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Beberapa hari lalu saya daftar di kantor PPS, dan syarat-syaratnya pun sudah saya penuhi. Nama saya tidak ada dalam daftar pemilihan KPPS, malah yang tidak mendaftar masuk dan lolos seleksi KPPS," kata Diki Sugianto, peserta Seleksi KPPS, Kamis (4/1/2024).

Merasa kecewa namanya tidak tercantum di pengumuman KPPS, dia pun bersama teman yang lainnya, mendatangi kantor PPS guna memprotes atas temuan kejanggalan tersebut.

"Saya jelas kecewa mas, karena yang terima di KPPS orang yang tidak mendaftar diri ke PPS, untuk ikut serta seleksi KPPS," tuturnya.

Faurok selaku peserta seleksi KPPS menambahkan, setelah terdaftar dan diketahui nama-nama KPPS yang mendaftar KPPS, tiba-tiba diketahui dalam pengumuman nama pendaftar tidak ada malah yang tidak mendaftar yang muncul

"Saya sempat tanya ke PPS bahwa nama-nama pendaftar KPPS sudah ada dan diketahui diri telah dinyatakan lulus seleksi KPPS. Tapi setelah keluar di data pengumuman, nama-nama tersebut melenceng semua," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Haris Amin selaku anggota PPS Karangpenang Oloh Sampang mengakui bahwa KPPS yang dibutuhkan sebanyak 266 orang dan 44 nama anggota KPPS terpilih yang tidak sesuai hasil berita acara pleno yang ditetapkan PPS.

"Kebutuhan kita kan 266 KPPS dan itu sudah ditetapkan. Kemudian hasil rilis dari KPU Sampang, terdapat nama-nama KPPS yang tidak muncul, makanya dia protes ke sini," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Jika berbicara soal pengalaman dan statistik, nama Megawati Hangestri Pertiwi jelas lebih unggul dari Jordan Wilson. Bukan tanpa alasan, Hyundai Hillstate berani menyatukan dua karakter 
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT