GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Takut Gempa Susulan Datang Lagi, Warga Bawean Ngungsi ke Lapangan dan Area Persawahan

Pascagempa magnitudo 6,0 yang terjadi di sisi timur laut Tuban, masyarakat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik masih dihantui rasa ketakutan datangnya gempa susulan.
Sabtu, 23 Maret 2024 - 11:57 WIB
Warga mendirikan tenda mengantisipasi gempa susulan
Sumber :
  • m habib

Gresik, tvOnenews.com - Pascagempa magnitudo 6,0 yang terjadi di sisi timur laut Tuban, masyarakat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik masih dihantui rasa ketakutan datangnya gempa susulan lagi. Warga bersiaga dan memilih mengungsi di lapangan, dataran tinggi hingga area persawahan, Sabtu (23/3).

Beberapa warga di Kecamatan Tambak dan Sangkapura di Pulau Bawean, masih siaga berada di luar rumah. Bahkan, beberapa desa di dua kecamatan di Pulau Bawean, juga ada yang mengamankan diri dengan mendirikan tenda di lapangan, sawah, dan tanah lapang halaman rumah yang berada di dataran tinggi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti di Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, sejak Jum'at (22/3) malam, warga selepas salat tarawih langsung berbondong-bondong ke rumah warga yang di dataran tinggi. 

“Warga yang rumahnya berdekatan dengan pantai atau berada di dataran rendah, mengungsi ke halaman rumah warga yang berada di dataran tinggi,” ungkap Kades Sukaoneng, Abdul Hayyi.

Selain itu, ada warga satu Dusun Pasir Panjang desa setempat mendirikan tenda di area sawah. Para warga masih khawatir ada gempa susulan. Pasalnya pemukiman warga tepat di bawah perbukitan. 

“Satu dusun, Dusun Pasir Panjang warga mendirikan tenda,” ujarnya. 
 
Setidaknya, lanjut Hayyi, ada 25 rumah yang terdampak di Desa setempat. Rata-rata rumah mengalami kerusakan bagian atap dan dinding retak. 17 diantaranya rumah rusak dan tidak layak huni. 

“Ini gempa paling dahsyat sepanjang saja hidup di Bawean,” jelasnya. 

“Semoga saja tidak ada gempa susulan, dan warga bisa kembali ke rumah dengan tenang. Sekaligus nanti ada bantuan, agar bisa meringankan beban warga yang terdampak gempa ini,” harapnya. 

Ketua RW 1 Dusun /Desa Sukaoneng Sarifuddin, juga mengatakan hal yang sama. Pihaknya bersama warga masih tetap berada di luar rumah di tanah lapang halaman rumah. 

“Mayoritas warga banyak yang trauma dan banyak mencari tempat yang aman,” ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diakuinya, mayoritas warga desa setempat masih tetap berada di luar rumah. Mengantisipasi kemungkinan gempa susulan yang terjadi. 

“Warga yang rumahnya di pesisir pantai dan dataran rendah sudah dievakuasi ke tempat yang aman. Kalau nanti masih terjadi gempa besar kemungkinan warga akan mendirikan posko,” bebernya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari jadi perhatian publik. Korban pernah ditawari sejumlah uang untuk mencabut laporan
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) resmi larang izin wisata dan perumahan di kawasan hutan Jawa Barat, bupati dan wali kota diminta lebih proaktif.
Sikap KDM Imbas Bentrokan di Karawang dan Purwakarta, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan di Karawang dan Purwakarta, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Modus Lempar Paket dari Sawah, Penyelundupan Sabu ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Modus Lempar Paket dari Sawah, Penyelundupan Sabu ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warung Bambu, Kabupaten Karawang, kembali digagalkan oleh petugas penjagaan. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT