News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pilkada Banyuwangi, Ansor dan Banser Beri Kejutan Sosok Kandidat, ASN juga Daftar di PKB

Meski masih akan berlangsung di Bulan November 2024, namun tensi politik jelang Pilkada di Banyuwangi mulai menghangat. Sudah sepekan ini, 2 parpol seperti PDI Perjuangan dan PKB membuka mendaftarkan bakal calon bupati.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 28 April 2024 - 09:42 WIB
Wakil Ketua GP Ansor Ahmad Badawi mengambil formulir pendaftaran Pilkada Banyuwangi di Kantor DPC PKB Banyuwangi
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Meski masih akan berlangsung di Bulan November 2024, namun tensi politik jelang Pilkada di Banyuwangi mulai menghangat. Sudah sepekan ini, 2 parpol seperti PDI Perjuangan dan PKB membuka mendaftarkan bakal calon bupati.

Seperti hari ini, Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser Banyuwangi mengambil formulir pendaftaran. Sosok yang dicalonkan masih dirahasiakan. Namun diklaim, akan memberi kejutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Formulir ini sebagai langkah awal, kami di Ansor dan Banser akan konsolidasi organisasi dan anggota untuk menentukan kandidat yang akan kita calonkan sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2024," kata Wakil Ketua Ansor Banyuwangi, Ahmad Badawi, Sabtu (27/4).

Nama-nama bakal calon akan dibahas dalam forum konsolidasi. Kandidat yang dipertimbangkan berasal dari internal maupun eksternal organisasi.

"Tapi yang paling kuat di dalam rapat itu adalah usulan untuk mengusung dari internal," bebernya.

Badawi menjelaskan sosok kandidat yang diusung Ansor dan Banser itu akan diumumkan pada 1 Mei.

Sementara itu, selain GP Ansor dan Banser, Ali Ruchi menjadi orang keempat yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati Banyuwangi lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Yang menarik, Ali menjadi orang pertama berlatar belakang Aparatur Sipil Negara (ASN). Ali sudah lebih dari 20 tahun bertugas sebagai ASN. Di Banyuwangi, dia juga masih punya jabatan sebagai Sekretaris di Dinas Perpustakan dan Kearsipan (Dispusip).

Namanya memang santer dijagokan untuk maju di Pilkada November mendatang.  Beberapa balihonya juga sudah banyak terpampang di sejumlah sudut kota Banyuwangi.

Ali datang langsung ke DPC PKB Banyuwangi pada Sabtu (27/4) siang. Dia dibarengi sejumlah orang yang diklaim merupakan tim pemenangannya yang diberi nama TIMSAR (Tim Sukses Ali Ruchi).

Berbeda dengan kandidat lain yang disambut panitia penjaringan, Ali menjadi kandidat pertama yang disambut langsung oleh Ketua DPC PKB Banyuwangi, Abdul Malik Syafaat.

"Februari tepatnya setelah Pemilu dan Pilpres, akhirnya tekad saya semakin bulat untuk maju di Pilkada Banyuwangi," terang Ali.

PKB menjadi partai pertama yang didaftari Ali. Dia menyebut alasan memilih PKB juga berdasarkan arahan dari mentor politiknya dan sejumlah tokoh ulama.

"Ada beberapa kiai yang dengan ikhlasnya itu melakukan istikharah. Hasilnya saya diarahkan untuk ke PKB," pungkasnya.

Tidak hanya ke PKB, Ali juga bakal menguatkan barisannya dengan menjajaki koalisi dengan sejumlah partai politik lainnya.

Sementara Ketua DPC PKB Banyuwangi, KH Abdul Malik Syafaat menyebut Ali sebagai sosok tepat ketika berbicara tentang perbaikan Banyuwangi. Alasannya karena Ali berpengalaman sebagai ASN selama puluhan tahun.

"Untuk perbaikan sudah memenuhi syarat. Karena berpengalaman di eksekutif. Visi perbaikannya ada," kata Malik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Malik menjelaskan saat ini sudah ada 4 kandidat yang mendaftar di PKB. Pertama adalah Ketua Gerindra Banyuwangi, Sumail Abdullah. Kedua, Mantan Bupati Banyuwangi, Ratna Ani Lestari. Ketiga kader PKB, KH Abdul Munib Syafaat dan Keempat Ali Ruchi.

"Gus Munib jadi kader PKB pertama yang mendaftar sementara Ali Ruchi adalah orang pertama yang mendaftar dari latar belakang ASN," tutupnya. (hoa/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skor Kacamata 0-0 di Akhir Babak Kedua Sepak Bola: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Skor Kacamata 0-0 di Akhir Babak Kedua Sepak Bola: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Tidak perlu khawatir, ladies! Berikut penjelasan untuk situasi skor 0-0 yang bertahan hingga akhir babak kedua dalam pertandingan sepak bola.
Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Bagi kamu para perempuan yang baru mulai menyukai sepak bola, durasi total permainan normal adalah 90 menit yang dibagi menjadi dua babak. Inilah penjelasannya.
Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Legenda tinju Indonesia, Chris John, dikabarkan mualaf? Unggahan terbaru Hanny Kristianto alias Koh Hanny jadi sorotan warganet.
PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution mendatangi PLN Sumut beberapa waktu lalu menjadi perbincangan hangat. Bahkan politisi Gerindra dan Golkar mendukung langkah
Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT