News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upacara HUT RI ke-79, Kepala BKKBN Jatim: Indonesia Masih Belum Bebas Stunting

Berbagai daerah dan instasi di Indonesia hari ini menggelar upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke-79 tahun, termasuk diantaranya di kantor BKKBN Jawa Timur.
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 12:26 WIB
Upacara HUT RI ke-79 di halaman kantor BKKBN Jatim
Sumber :
  • m syahwan

Surabaya, tvOnenews.com - Berbagai daerah dan instasi di Indonesia hari ini menggelar upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke-79 tahun, termasuk diantaranya di kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Jawa Timur.

BKKBN Provinsi Jawa Timur siap menyongsong Nusantara Baru, Indonesia Maju dengan memenuhi target-target program Bangga Kencana. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra Maria Ernawati dalam pidatonya saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79 tahun 2024 yang diikuti oleh seluruh karyawan perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan busana dari seluruh provinsi di Indonesia, Sabtu (17/8/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Membacakan sambutan dari Kepala BKKBN RI, dimana BKKBN RI menekankan pentingnya tema peringatan HUT RI ke-79, yaitu "Nusantara Baru, Indonesia Maju". Menurutnya, tema ini dipilih untuk mencerminkan tiga tantangan utama yang tengah dihadapi Indonesia: persiapan perpindahan ibu kota baru, pergantian kepemimpinan nasional, dan persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

"Tantangan dalam menghadapi kondisi transisi di atas membutuhkan adanya SDM yang dikembangkan, bukan hanya dari sisi kuantitas namun juga dari sisi kualitas baik secara fisik, keterampilan, karakter produktif, kedisiplinan serta penguasaan teknologi terkini," jelas Maria Ernawati Kepala BKKBN Jatim.

Salah satu tantangan dalam mempersiapkan SDM Indonesia yang berkualitas saat ini adalah masih tingginya angka stunting.

"Angka stunting hanya turun 0,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 21,6 persen menjadi 21,5 persen," sebutnya.

Berbagai intervensi spesifik dan sensitif, sambung Erna, telah dilakukan oleh pemerintah untuk menurunkan angka stunting. Namun tugas masih cukup berat karena target di tahun 2024, angka stunting harus diangka 14 persen.

Dalam sambutannya, Erna juga melaporkan peningkatan kesertaan KB modern secara nasional dari 59,4 persen pada tahun 2023 menjadi 60,64 persen pada tahun 2024. Namun, Kepala BKKBN mengakui masih terdapat tantangan dalam pemerataan akses dan peningkatan kualitas pelayanan KB di seluruh Indonesia. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan inovasi dan integrasi pelayanan KB dengan program Bangga Kencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BKKBN juga memberikan pesan penting tentang integritas dan peran strategis pegawai BKKBN dalam pembangunan nasional. Di tengah maraknya pemberitaan mengenai pegawai pemerintah yang terlibat dalam judi online, ia menegaskan agar seluruh pegawai BKKBN menjaga nama baik institusi dan menghindari hal-hal yang dapat merusak citra instansi. Ia juga mengimbau pegawai untuk terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi agar bisa bekerja lebih efektif dan efisien.

Menutup sambutannya, Kepala BKKBN memberikan penghargaan Satya Lencana kepada pegawai negeri sipil yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam bertugas selama 10, 20, dan 30 tahun, sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka bagi negara. (msi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT