News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Anak oleh Oknum Bidan, Komnas PA Jatim : Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku

Kasus dugaan kekerasan terhadap anak oleh seorang oknum bidan di Nganjuk, tengah menjadi perhatian publik. Kejadian ini bermula ketika seorang bocah perempuan berusia 7 tahun, dilaporkan mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh bidan yang juga merupakan ibu angkat korban.
Rabu, 9 Oktober 2024 - 19:34 WIB
Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Anak oleh Oknum Bidan
Sumber :
  • tvOne - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan terhadap anak oleh seorang oknum bidan di Nganjuk, tengah menjadi perhatian publik. Kejadian ini bermula ketika seorang bocah perempuan berusia 7 tahun, dilaporkan mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh bidan yang juga merupakan ibu angkat korban.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Timur, Febri Kurniawan Pikulun, turut angkat bicara mengenai insiden ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya saat dihubungi tvOnenews.com, Febri menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak, apalagi dilakukan oleh orang yang seharusnya menjadi pelindung seperti tenaga medis, merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi.

Ia menekankan pentingnya penerapan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Kami sangat prihatin dan mengecam keras tindakan kekerasan ini. Anak adalah aset bangsa yang harus dilindungi. Komnas PA Jatim akan mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas agar pelaku mendapatkan sanksi yang setimpal,” ujar Febri, kepada tvOnenews.com Rabu (9/10).

Febri juga mendesak pihak berwenang untuk memberikan perhatian khusus terhadap penanganan psikologis korban.

“Jangan sampai trauma ini berlanjut hingga mempengaruhi tumbuh kembang anak ke depan. Kami akan memberikan pendampingan dan memantau pemulihan kondisi korban,” tambahnya.

Selain itu terkait kasus kekerasan yang dilakukan oleh oknum bidan di Nganjuk, kami Komnas Perlindungan Anak Jawa Timur, juga sangat mengapresiasi rekan media sigap terhadap tindakan kekerasan terhadap anak.

Dalam hal ini Ketua Komnas Perlindungan Anak Jawa Timur, akan segera mengumpulkan data data terkait laporan , saksi dan kondisi korban, selanjutnya komnas perlindungan anak Jatim akan segera berkoordinasi dengan Bid PPA Polda Jatim untuk memberikan petunjuk dan terkait kasus tersebut.

"Kami yakin dengan integritas kepolisian saat ini bahwa laporan tersebut akan segera di tindak lanjuti dan pelaku segera di proses​ sebagaimana hukum yang berlaku," kata Febri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komnas PA Jawa Timur akan mengawal dan mendampingi kasus ini agar korban mendapat keadilan yang seharusnya.

"Karena, komnas perlindungan anak sangat tidak mentorelir kekerasan terhadap anak dalam bentuk apapun," tegas Febri. (kso/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.
Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

KSP mengecek ketersediaan gerai obat, tabung gas 3 Kg bersubsidi, kebutuhan pokok, serta barang-barang bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau di KDKMP.
Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona belum menyerah dalam perburuan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Klub asal Catalunya itu masih menjaga komunikasi dengan perwakilan sang pemain.
ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

Atas perbuatannya, tersangka seorang ART dikenakan pasal eksploitasi seksual terhadap anak, dan Undang-Undang TPKS, serta KUHP dan juga Perlindungan Anak..

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT