News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Tepian Sungai Regoyo Lumajang Dihantui Banjir Lahar, Akibat Tanggul Jebol Tak Kunjung Diperbaiki

Warga di Dusun Glendang Petung, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, terus dihantui ketakutan akan terjadinya banjir lahar Gunung Semeru.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 25 November 2024 - 12:59 WIB
kondisi tanggul sungai regoyo yang jebol pasca diterjang lahar semeru
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Warga di Dusun Glendang Petung, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, terus dihantui ketakutan akan terjadinya banjir lahar Gunung Semeru.

Keresahan dan ketakutan warga itu bukan tanpa alasan. Sebab, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi sudah mulai mengguyur Lumajang sejak pertengahan November 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya, hujan deras yang mengguyur akan memicu terjadinya banjir lahar hujan Gunung Semeru dan melewati aliran Sungai Regoyo yang tidak jauh dari pemukiman warga.

Masalahnya, tanggul penahan air agar tidak memasuki pemukiman warga ini jebol sejak 8 bulan lalu. Tepatnya, 18 April 2024 dan hingga saat ini belum diperbaiki.

Adi Bing Slamet, warga Gondoruso mengatakan, berbagai upaya mulai dengan berkomunikasi dengan pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten, sudah dilakukan warga untuk mendesak dilakukan perbaikan tanggul sepanjang 275 meter yang jebol.

Namun, sampai saat ini, kata Slamet, belum ada realisasi perbaikan tanggul yang dilakukan pemerintah.

"Tidak ada penanganan, kami minta ini dibuatkan tanggul darurat, melihat cuaca buruk kami warga Glendang Petung juga ketakutan karena tanggul ini jebol," kata Slamet di Lumajang, Senin (25/11).

"Ini jebol mulai april jadi sudah 8 bulan belum ada penanganan, kita audiensi ke desa dan pemkab juga belum ada titik terang," lanjutnya.

Kerusakan tanggul penahan air di Desa Gondoruso terbilang cukup parah. Sedikitnya, panjang tanggul yang rusak mencapai 275 meter.

Dibalik tanggul, terdapat ratusan hektar sawah dan pemukiman warga. Selama tanggul rusak, setidaknya, sudah ada 20 hektar sawah yang terdampak akibat banjir lahar.

Menurut Slamet, laju air sungai juga sudah mulai mengarah ke tepi tanggul. Hal ini membuat warga khawatir apabila debit air meningkat saat terjadi banjir lahar.

"Airnya juga meripit ke tanggul yang jebol, kalau ada air yang besar pasti mengarah ke pertanian yang jumlahnya ratusan hektar di selatan tanggul jebol, termasuk pemukiman warga. Yang jelas warga terdampak sudah ada 20 hektar lahan pertanian, ini kalau banjir lagi ini ratusan hektar," jelasnya.

Darmoko, warga lainnya mengaku, warga selalu khawatir dan tidak bisa istirahat dengan tenang apabila hujan turun. Sebab warga khawatir tiba-tiba terjadi banjir lahar yang besar dan menerjang rumah mereka.

"Secara psikologis, kalau hujan sedikit masyarakat tidak tenang, mau lari apa gimana bingung, apalagi kalau hujannya malam pasti gak bisa tidur takut banjir," kata Darmoko.

Ketua RT 2 Dusun Glendang Petung, Mohammad membenarkan keluhan warga agar tanggul segera dibangun. Selain tanggul, ia juga meminta dilakukan normalisasi agar aliran air kembali ke tengah sungai, sehingga apabila terjadi banjir lahar lagi, warga tidak perlu takut dan bisa beristirahat dengan tenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selalu itu (perbaikan tanggul) yang disampaikan warga dan juga normalisasi sungai, biar warga ini tidak khawatir lagi," pungkasnya. (wso/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT