GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 3778 Janda Usia Belia Jadi Perhatian Khusus BKKBN Jatim

Ada hampir 4 ribu janda di Jawa Timur, usianya di bawah 20 tahun jadi perhatian khusus Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau (BKKBN) Jatim.
Kamis, 19 Desember 2024 - 14:41 WIB
Janda Usia Belia Perhatian Khusus BKKBN Jatim
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Ada hampir 4 ribu janda di Jawa Timur yang usianya di bawah 20 tahun menjadi perhatian khusus Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau (BKKBN) Jawa Timur. Dari angka tersebut, janda usia di bawah 15 tahun terdapat 856 Kepala Keluarga (KK). Hal ini berarti telah terjadi pernikahan anak atau pernikahan dini yang berakhir dengan perceraian.  

Hal ini diungkapkan Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur Maria Ernawati di sebuah seminar ketahanan keluarga bertajuk "Merriage is not Scary" yang digelar di auditorium Aseec tower, Universitas Airlangga, Surabaya. Menurutnya, berdasarkan pendataan keluarga dan pemutakhiran  tahun 2023  di provinsi Jawa Timur  terdapat  3778 KK perempuan atau janda yang usianya di bawah 20 tahun. Ketahanan keluarga masih menjadi perhatian khusus Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Angka tersebut dengan rincian KK Perempuan usia di bawah 15 tahun ada 856 KK dan KK perempuan usia 15-19 tahun ada 2922 KK. Ini artinya telah terjadi pernikahan anak atau pernikahan dini yang berakhir dengan perceraian," ungkap Erna. 

Melihat fenomena ini, lanjut Erna, pihaknya melakukan sosialisasi melalui seminar ketahanan keluarga. BBKBN menggandeng Unair melaksanakan seminar bagaimana value keluarga, sisi agama dan sisi gizi. 

"Harapan bisa memberikan edukasi pentingnya membangun ketahanan keluarga melalui kader dan mahasiswa," tambahnya. 

Di tempat yang sama Ustadz muda Ko Dennis Lim menyampaikan bahwa saat memilih pasangan janganlah hanya melihat dari fisik saja karena kecantikan fisik itu akan ada masanya. Begitu juga dengan kekayaan. 

"Tapi bila niatnya untuk ibadah dan sama-sama mencari ridho Allah maka suami istri akan mampu menghadapi setiap permasalahan yang ada," ungkap Ko Dennis. 

"Kalau cari yang lebih cantik, lebih ganteng tidak akan ada habisnya," imbuhnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Prof Dr. Sri Sumarmi SKM menjelaskan bahwa untuk memenuhi pemenuhan gizi dan nutrisi dalam upaya pencegahan terjadinya stunting di Kota Surabaya sudah diterapkan pemberian kapsul micronutrien melalui puskesmas dan faskes satu kepada calon ibu hamil dan calon pengantin. 

"Dengan kebijakan intervensi pra konseps ini, maka angka prevalensi stunting di Kota Surabaya rendah," tutupnya. (msi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rumah Tangga Clara Shinta Kembali Jadi Sorotan, Dugaan Perselingkuhan Suami hingga Isu Datangi Kelab Malam Tanpa Hijab

Rumah Tangga Clara Shinta Kembali Jadi Sorotan, Dugaan Perselingkuhan Suami hingga Isu Datangi Kelab Malam Tanpa Hijab

Rumah tangga Clara Shinta kembali disorot usai dugaan perselingkuhan suami hingga isu dirinya terlihat tanpa hijab di kelab malam Jakarta Selatan.
Warga Jabar Siap Berpesta? Persib Bandung Bisa Jadi Juara pada Pekan Ke-33 Super League Jika Skenario Ini Terjadi

Warga Jabar Siap Berpesta? Persib Bandung Bisa Jadi Juara pada Pekan Ke-33 Super League Jika Skenario Ini Terjadi

Persib Bandung bisa mengunci gelar Super League pekan ini jika menang atas PSM Makassar dan Borneo FC kalah dari Persijap Jepara. Warga Jabar siap berpesta?
Teks Khutbah Jumat 15 Mei 2026 Singkat Jelang Idul Adha: Luruskan Niat dalam Berkurban

Teks Khutbah Jumat 15 Mei 2026 Singkat Jelang Idul Adha: Luruskan Niat dalam Berkurban

Berikut teks khutbah Jumat 15 Mei 2026 singkat jelang Idul Adha 1447 H berjudul "Luruskan Niat dalam Berkurban".
Pakar Perkotaan UI: Perlu Strategi Dekarbonisasi untuk Kurangi Emisi Karbon di Sektor Pelayaran

Pakar Perkotaan UI: Perlu Strategi Dekarbonisasi untuk Kurangi Emisi Karbon di Sektor Pelayaran

Indonesia perlu mengembangkan strategi dekarbonisasi kolaboratif yang melibatkan operator kapal, regulator, dan komunitas maritim secara luas sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon di sektor pelayaran.
Sesama Eks Persija, Terungkap Alasan Marc Klok Beri Bonus pada Adam Alis atas Kemenangan Persib di El Clasico

Sesama Eks Persija, Terungkap Alasan Marc Klok Beri Bonus pada Adam Alis atas Kemenangan Persib di El Clasico

Kemenangan 2-0 Persib atas Persija di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) ini bahkan menjaga asa Maung Bandung untuk menjadi juara Super League 2025-2026. 
Belasan Mahasiswi Diduga Jadi Korban Pelecehan Dosen, UNU Blitar Tegaskan Komitmen Penanganan Kasus

Belasan Mahasiswi Diduga Jadi Korban Pelecehan Dosen, UNU Blitar Tegaskan Komitmen Penanganan Kasus

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum dosen di Universitas Nahdlatul Ulama Blitar atau UNU Blitar menyita perhatian publik.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT