News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pupuk Langka, Petani Tambak di Gresik Rela Antre Panjang Hingga Tengah Malam

Ratusan petani tambak di wilayah Gresik Utara, terpaksa mengantre panjang hingga larut malam, demi bisa mendapatkan jatah pupuk subsidi
Jumat, 11 Maret 2022 - 07:31 WIB
Tangkapan layar petani tambak antre dapatkan pupuk
Sumber :
  • tvone - habib

Gresik, Jawa Timur- Ratusan petani tambak di wilayah Gresik Utara, terpaksa mengantre panjang hingga larut malam, demi bisa mendapatkan jatah pupuk subsidi. Antrean para petani tambak itu terekam dalam video berdurasi 25 detik, dan beredar melalui pesan singkat WhatsApp di Gresik.

Dalam video tersebut, bahkan beberapa warga yang tengah mengantre dengan jelas mengatakan, "Mes (pupuk tambak, red) langka". Kemudian, tampak beberapa warga tengah memanggul karung pupuk untuk diangkut ke sepeda motor mereka masing-masing dari kios Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Gresik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saifuddin Anam, salah satu warga Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, mengatakan, jika kejadian antrean petani tambak untuk mendapatkan pupuk bersubsidi itu terjadi didesanya, tepatnya di Desa Tanggulrejo pada Rabu,(9/3/2022) lalu. Kejadian antrean sering terjadi karena petani mengalami kesulitan mendapatkan pupuk untuk tambak ikan mereka.

"Petani tambak disini kan butuh pupuk. Kalau gak ikut mengantre di kios ya gak dapat mas. Sampe malem biasanya antrenya. Distribusinya yang belum lancar sehingga di tingkat petani menjadi langka," tutur Anam, Jum'at(11/3/2022).

Kondisi antrean panjang ratusan petani demi mendapatkan pupuk subsidi tersebut membuat kalangan legislatif meradang. Anggota Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir tegas menyatakan pemerintah harus menata ulang regulasi pendistribusian pupuk subsidi, terutama bagi para petani tambak. Sebab penyaluran pupuk seringkali tidak sesuai dengan musim tanam dan musim panen. 

"Yang luput dari perhatian pusat bahwa di daerah ini tidak hanya sektor pertanian, namun juga perikanan butuh pupuk subsidi. Prinsip petani agar dapat biaya produksi semurah mungkin karena jika menggunakan pakan ikan justru tidak cukup dan malah merugi," terang Syahrul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditegaskan Syahrul, pola pendataan petani penerima pupuk subsidi melalui RDKK sampai e-RDKK dinilainya belum bisa menyelesaikan persoalan yang ada. Jika demikian, Syahrul menyarankan agar pupuk subsidi dihapus saja. Sebagai gantinya, para petani dan petambak diberikan insentif uang tunai agar bisa membeli pupuk ketika waktu yang benar-benar dibutuhkan.

"Tentu perlu sistem pendataan yang canggih agar insentif tersebut bisa tepat sasaran," pungkasnya. (M. Habib/rey)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI menyampaikan informasi terbaru tentang pengusutan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.
Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Audi bergerak cepat merespons mundurnya Jonathan Wheatley dari posisi kepala tim sebelum gelaran F1 GP Jepang 2026 kemarin.
Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider andalan VR46, Fabio di Giannantonio, mengurai penyebab performa Ducati GP26 sulit konsisten pada balapan panjang musim 2026.
Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri
Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT