News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswi UGM Hilang saat Mudik, Ditemukan Tewas di Jalur Wisata Telaga Sarangan Magetan

Nasib malang dialami mahasiswi UGM jurusan pertanian, Sheila Amelia Christianti (21), yang hilang saat mudik dari Yogjakarta ke Madiun.
Senin, 14 April 2025 - 09:29 WIB
Mahasiswi UGM Hilang saat Mudik
Sumber :
  • tim tvone - miftakhul erfan

Magetan, tvOnenews.com - Nasib malang dialami mahasiswi UGM jurusan pertanian, Sheila Amelia Christianti (21) warga Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, yang sempat hilang saat perjalanan mudik dari Yogjakarta menuju kampung halaman di Madiun pada Selasa (25/3). 

Sheila ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di sebuah parit dan tertindih sepeda motornya di jalur wisata Telaga Sarangan Magetan, masuk Desa Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Sabtu (12/4) sekitar pukul 15.00 WIB, oleh seorang pengendara sepeda motor yang juga terjatuh dari motornya tepat di lokasi korban ditemukan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Plaosan AKP Joko Yuhono membenarkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh pengguna jalan (saksi) yang mengalami kecelakaan di lokasi tersebut. Saksi tersebut secara tidak sengaja menemukan sepeda motor posisi terbalik dan tercium bau bangkai menyengat. 

“Saat jatuh, pemotor itu melihat roda sepeda motor disertai bau menyengat, setelah dilihat nampak telapak tangan yang sudah dikerubungi lalat dan belatung, kemudian lapor ke pos” Kata Joko saat dikonfirmasi di kamar mayat RSUD Sayidiman, Minggu (13/4) pukul 01.00 WIB. 

Joko menambahkan, laporan tersebut langsung ditinda lanjuti oleh polisi wisata di Telaga Sarangan berlanjut ke Polsek Plaosan dan Satreskrim Polres Magetan. Selain melakukan olah TKP, petugas juga mengevakuasi korban yang tertindih sepeda motor untuk dibawa ke kamar mayat RSUD Sayidiman Magetan. 

“Karena kondisi mayat korban sudah membusuk dan diperkirakan meninggalnya lebih dari tiga hari maka kami evakuasi ke rumah sakit guna dilakukan pengembangan cari penyebab kematian,” imbuhnya. 

Kemudian setelah dilakukan pengembangan dengan identitas plat nomor polisi sepeda motor tersebut barulah muncul nama pemiliknya yakni Suprapto (44) warga Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan paman korban Taufik Eka Nerawanto (43) Suprapto yang tak lain adalah ayah korban sempat sebelumnya sempat melakukan pencarian korban. Karena tidak ketemu akhirnya melakukan pelaporan kehilangan anak ke Polsek Klaten dan Yogjakarta pada Rabu (26/3).  

“Tanggal (25/3) pagi korban sempat pamit via wa kalau mau pulang ke Madiun, siangnya masih ngabarin kalau sampai Klaten, sore hingga malam HP susah gak bisa dihubungi, esoknya kita cari di Sarangan hingga Yogja tak ketemu, baru kami lapor polisi,” terang Taufik. 
 
Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan yang melakukan olah TKP di tempat kejadian, menyimpulkan korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas (laka tunggal) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT