GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Salah Diagnosa. Kesehatan Balita Anak Komisioner Bawaslu Tuban Semakin Parah

Pelayanan RSUD dr. R. Koesma Tuban, kembali disorot. Salah seorang dokter di rumah sakit tersebut, dinilai sembrono dalam mendiagnosa penyakit pasien
Jumat, 2 Mei 2025 - 14:34 WIB
diduga salah diagnosa, kesehatan balita semakin parah
Sumber :
  • tim tvone - hartono

Tuban, tvOnenews.com – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Koesma Tuban, kembali disorot. Salah seorang dokter di rumah sakit tersebut, dinilai sembrono dalam mendiagnosa penyakit pasien, hingga mengakibatkan salah seorang balita justru kondisi sakitnya semakin parah, setelah mendapat penanganan dari rumah sakit plat merah tersebut.

Hal ini menimpa Rasyid Dwi Ataraska, 9 bulan, anak pasangan Sutrisno Puji Utomo, 33 tahun, dan Intan 33 tahun. Sutrisno yang juga salah satu Komisioner Bawaslu Tuban ini mengungkapkan kekecewaanya terhadap pelayanan RS dr Koesma Tuban, lantaran niat hendak mengobatkan anaknya yang sakit, bukannya mendapat penanganan rawat inap, tetapi justru pasien dipulangkan oleh dokter jaga Instalansi Gawat Darurat (IGD) dengan alasan pasien tidak membutuhkan rawat inap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangan Sutrisno, saat dibawa ke rumah sakit, Jumat (25/4) kondisi anaknya sudah mengkhawatirkan, kondisi badannya demam dengan suhu 38 derajat, kulitnya melepuh dan muka lebam.

Namun anehnya dikatakan dokter hanya alergi biasa dan hanya diberikan resep obat. Bahkan menurut Sutrisno, saat dirinya di IGD RSUD dr. R. Koesma Tuban, salah seorang dokter jaga, dengan santainya sambil mengatakan anaknya cukup rawat jalan.

‘’Saat di IGD respon dokter jaga begitu santai, dokter mengatakan anak saya hanya alergi biasa tanpa dicek apapun, jadi bisa pulang dan besoknya bisa membaik,” tutur Sutrisno.

Alih-alih sembuh, Sutrisno justru melihat buah hatinya semakin parah setelah pulang dari rumah sakit. 

“Andai saja waktu saya bawa ke RSUD pada hari Jumat itu langsung mendapatkan perawatan, mungkin kondisinya tidak separah sekarang,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak tega melihat buah hatinya terus kesakitan, Sabtu (26/4), Sutrisno membawa anaknya ke Rumah Sakit Medika Mulia, Jalan Majapahit, Tuban. Setelah dilakukan tes darah untuk diagnosis, ternyata Rasyid Dwi Ataraska terkena Sindrom Stevens-Johnson dan nekrosis epidermal toksik (SJS/TEN). Pasien yang terkena penyakit ini kondisi kulitnya mengelupas serius dan seperti luka bakar.

Saat dikonfirmasi, Masyhudi, Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kata dia, tidak benar jika dokter jaga tidak melakukan tindakan. Dokter sudah menawarkan  tindakan penyuntikan antibiotik, namun orang tua menolak dengan alasan kasihan pada anaknya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Gagalkan Penyelundupan 760 Kilogram Merkuri Ilegal ke Filipina, Dua Pelaku Ditangkap

Polda Metro Gagalkan Penyelundupan 760 Kilogram Merkuri Ilegal ke Filipina, Dua Pelaku Ditangkap

Polda Metro Jaya dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 760 kilogram merkuri ilegal ke Filipina dan menangkap dua tersangka.
Serangan Siber Semakin Mengkhawatirkan, RUU KKS Dinilai Darurat untuk Disahkan

Serangan Siber Semakin Mengkhawatirkan, RUU KKS Dinilai Darurat untuk Disahkan

Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) semakin mendesak untuk disahkan seiring meningkatnya serangan siber di Indonesia.
MPR Akui Ada Kekhilafan di Lomba Cerdas Cermat, Tahap Final akan Diulang

MPR Akui Ada Kekhilafan di Lomba Cerdas Cermat, Tahap Final akan Diulang

MPR mengakui adanya kekurangan dalam penyelenggaraan lomba hingga memutuskan final di Kalbar diulang dengan pengawasan langsung pimpinan MPR.
KPK Sita Kontainer Sparepart Kendaraan Terafiliasi PT Blueray di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Sita Kontainer Sparepart Kendaraan Terafiliasi PT Blueray di Kasus Suap Bea Cukai

KPK menyita kontainer berisi sparepart kendaraan yang diduga terafiliasi PT Blueray dalam penyidikan kasus suap Bea Cukai.
Bursa Libur Long Weekend, Saham Tetap Bisa Dijual? Ini Penjelasan Tanggal Cair Dana dan Sistem Transaksinya

Bursa Libur Long Weekend, Saham Tetap Bisa Dijual? Ini Penjelasan Tanggal Cair Dana dan Sistem Transaksinya

BEI libur 14–15 Mei 2026 saat long weekend. Simak apakah transaksi saham, reksa dana, emas, dan ST016 tetap berjalan serta jadwal cair dananya.
Hasil AVC Champions League 2026: Noumory Keita Menggila! Jakarta Bhayangkara Presisi Melangkah Mulus ke Semifinal

Hasil AVC Champions League 2026: Noumory Keita Menggila! Jakarta Bhayangkara Presisi Melangkah Mulus ke Semifinal

Hasil AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei mempertemukan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan wakil Kazakhstan, Zhaiyk VC di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak,.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT