GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Bebani Warganya, Wali Kota Madiun Maidi Tak Akan Naikkan PBB 

Munculnya gejolak di berbagai daerah terkait kebijakan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) oleh pemerintah daerah dipastikan tidak terjadi di Kota Madiun.
Rabu, 20 Agustus 2025 - 16:31 WIB
Tak Mau Bebani Warganya, Wali Kota Madiun Maidi Tak Akan Naikkan PBB
Sumber :
  • miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Munculnya gejolak di berbagai daerah terkait kebijakan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) oleh pemerintah daerah hingga memicu munculnya aksi penolakan dan demonstrasi warga, dipastikan tidak akan terjadi di Kota Madiun.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Madiun Maidi saat menghadiri giat pasar murah di kantor Kejaksaan Negeri Kota Madiun dalam rangka peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-80, Rabu (20/8/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maidi menegaskan tidak akan menaikkan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB). Kebijakan ini berbeda dengan daerah lain karena sebelumnya telah dilakukan survei dan evaluasi terkait kondisi ekonomi masyarakat.

Di Kota Madiun, kondisi ekonomi masyarakat masih cenderung lesu dan pasti masyarakat akan terbebani jika pajak dinaikkan sehingga akan menjadi masalah baru.


Pemerintah Kota Madiun gelar Operasi Gempur Rokok Ilegal

“Madiun PBB tidak naik, justru di kota yang semakin ramai ini, orang datang semakin banyak, orang invest semakin banyak maka aset di kota ini justru tidak boleh turun artinya PBB tidak naik tapi tapi NJOP saya naikkan, aset saya naikkan, tiga kali ada yang empat kali sesuai appraisal,” terang Maidi. 

Menurutnya, jika NJOP dan tarif PBB naik secara bersamaan maka warga jelas akan merasa terbebani dan merasa kesulitan untuk membayarnya. Terutama bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan juga pensiunan. 

“Saya gak mau membebani warga saya khususnya mereka ekonomi menengah ke bawah apalagi pensiunan yang hanya bisa menempati rumah tinggal warisan,” imbuhnya. 

Bagi Maidi, dengan tidak menaikkan PBB-P2 namun menaikkan NJOPnya justru akan menguntungkan masyarakat sendiri. Asetnya mahal, maka dapat menarik pemodal untuk berinvestasi di Kota Madiun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Naiknya NJOP itu malah akan menjadikan aset yang dimiliki warga nilainya naik. Kalau tanah dan bangunannya digunakan untuk usaha maka nilainya juga semakin tinggi, apalagi kalau dijadikan jaminan di bank pasti nilai pinjamannya juga semakin besar,” imbuhnya.

Bahkan, Maidi berencana akan mengeluarkan kebijakan di tahun 2026 nanti dengan memberikan diskon 50 persen hingga menggratiskan pajak bagi yang PBBnya hanya Rp25.000 ke bawah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT