Lapas Blitar Panen Terong dan Jagung, Hasilnya Disalurkan untuk Korban Bencana di Sumatra
- tim tvOne
Blitar, tvOnenews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian yang produktif dan berorientasi sosial. Melalui kegiatan pertanian, Lapas Blitar berhasil memanen sayuran terong dan jagung pada Senin (19/01).
Panen terong dilakukan di lahan pertanian dalam area lapas dan diikuti langsung oleh Kepala Lapas Blitar, Romi Novitrion, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) serta Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja). Kegiatan tersebut merupakan hasil dari perawatan rutin yang dilakukan oleh warga binaan melalui program kerja kemandirian.
Kepala Lapas Blitar, Romi Novitrion, mengatakan bahwa program pertanian ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan produktif bagi warga binaan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial. Sebagian hasil panen akan disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Sumatra.
“Melalui pembinaan ini, kami ingin warga binaan tidak hanya memiliki bekal keterampilan, tetapi juga rasa empati dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Romi.
Selain panen terong, Lapas Blitar juga melaksanakan panen raya jagung di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) seluas sekitar 4.000 meter persegi. Panen jagung tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas Blitar bersama Kasi Binadik, Bagus Ramadian.
Program SAE merupakan bagian dari optimalisasi lahan produktif di lingkungan lapas yang bertujuan mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan. Pengelolaan lahan dilakukan secara terencana dengan pendampingan petugas sehingga hasil panen memiliki kualitas yang baik.
“Pemanfaatan lahan SAE ini merupakan komitmen kami dalam menghadirkan pembinaan kemandirian yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah Romi.
Lapas Blitar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang produktif, humanis, dan berdampak luas, baik sebagai bekal reintegrasi sosial bagi warga binaan maupun sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. (gol)
Load more