Cegah Virus Nipah Masuk ke Bali, Ini yang dilakukan Pemerintah Bali
- tim tvone - aris wiyanto
Denpasar, tvonenews.com - Pengawasan terhadap kondisi kesehatan wisatawan yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, diperketat sejak munculnya virus nipah yang belakangan ini menjadi perhatian masyarakat.
Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Denpasar, Heri Saputra menyatakan pihaknya menyiagakan sebanyak 14 personil yang bertugas secara bergantian untuk mengawasi tiga unit thermal scanner yang ditempatkan di terminal keberangkatan dan kedatangan internasional, sebanyak dua unit dan satu unit di terminal kedatangan domestik.
Thermal Scanner ini akan memeriksa suhu tubuh seluruh penumpang dan akan memberikan peringatan jika terdeteksi suhu tubuh penumpang di atas 38 derajat celcius.
Jika ditemukan penumpang yang demam tinggi dan terindikasi gejala virus nipah, petugas akan melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut dan meminta keterangan terkait riwayat perjalanan penumpang sebelum tiba di Bali.Â
Selanjutnya, petugas BBKK akan mengambil sampel swab penumpang untuk diuji di laboratorium di Surabaya. Penumpang pun akan di karantina sambil menunggu hasil uji laboratorium keluar.Â
Sementara untuk penumpang yang mengalami gejala kritis akan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Prof Ngoerah, Denpasar untuk dirawat di ruang isolasi.
Sebagai bentuk kewaspadaan, BBKK Denpasar mengawasi secara khusus penumpang yang tiba dari India, dimana setiap harinya terdapat lima penerbangan dari India ke Bali.
"Dari India, penerbangan ada lima, kita memastikan semua penumpang melewati thermal scannner, dan itu merupakan deteksi dini terutama penumpang dari India," ujar Heri.
Sementara upaya yang sama juga dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Selain menyiapkan Rumah Sakit Prof Ngoerah yang menjadi rujukan utama, sebanyak 120 puskesmas yang tersebar di Bali dan Rumah Sakit Umum Daerah di tiap kabupaten, serta Rumah Sakit Swasta juga siap dengan ruang isolasi dan tenaga medis.Â
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, kesiapan petugas dan fasilitas kesehatan mengantisipasi virus nipah ini dikarenakan pelajaran saat penanganan Covid 19.
"Sebagai langkah pencegahan, warga juga dihimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan dan tidak memakan makanan yang tidak matang," ujar Raka Susanti.
Load more