News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Umat Hindu Jombang Gelar Melasti Sambil Gaungkan Toleransi

Secara tradisi Melasti biasanya dilaksanakan di laut. Namun bagi umat Hindu di Jombang yang jauh dari wilayah pesisir, ritual tersebut dilakukan di sumber mata air yang tetap diyakini memiliki kesucian.
Minggu, 15 Maret 2026 - 10:45 WIB
Umat Hindu di Jombang Gelar Melasti sebagai rangkaian dari perayaan Nyepi.
Sumber :
  • tvOne - Rohmadi

Jombang, tvOnenews.com - Ratusan umat Hindu di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar prosesi Upacara Melasti sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Sabtu (14/3).

Ritual penyucian diri dan benda-benda sakral pura tersebut dilaksanakan di sumber mata air Dusun Tegalrejo, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, di lereng Gunung Anjasmoro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prosesi Melasti diawali dengan arak-arakan umat dari pura menuju sumber mata air. Rombongan berjalan bersama dalam suasana khidmat sambil membawa berbagai sarana upacara dan sesaji.

Setibanya di lokasi, mereka melaksanakan rangkaian ritual mulai dari pengambilan tirta suci, persembahyangan bersama, hingga pelarungan sesaji berupa hasil bumi ke aliran sungai sebagai bentuk persembahan kepada Tuhan.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Jombang Juwadi mengatakan Melasti merupakan upacara penting menjelang Nyepi yang bertujuan untuk menyucikan diri sekaligus membersihkan benda-benda sakral milik pura.

“Melasti adalah upacara untuk membuang kotoran pikiran dan perilaku buruk atau karma buruk agar manusia kembali suci. Melalui ritual ini, umat memohon kekuatan untuk menjalankan Catur Brata Penyepian,” katanya, Minggu (15/3).

Juwadi menjelaskan secara tradisi Melasti biasanya dilaksanakan di laut. Namun bagi umat Hindu di Jombang yang jauh dari wilayah pesisir, ritual tersebut dilakukan di sumber mata air yang tetap diyakini memiliki kesucian.

“Di Bali biasanya Melasti dilakukan di laut. Karena di Jombang jauh dari pesisir, maka kami melaksanakannya di sumber mata air. Meski begitu tujuannya tetap sama, yaitu sampai kepada Sang Hyang Baruna atau Sang Hyang Wisnu melalui aliran air,” ujarnya.

Pada perayaan Nyepi tahun ini, umat Hindu mengusung tema "Vasudhaiva Kutumbakam: Nusantara Harmoni, Indonesia Maju” yang bermakna bahwa seluruh manusia di dunia adalah satu keluarga.

Tema tersebut sejalan dengan ajaran Tri Hita Karana, yakni menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, serta alam semesta.

Menurut Juwadi, momentum Nyepi tahun ini juga menjadi istimewa karena berpotensi berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri yang dirayakan umat Islam.

“Kondisi ini justru menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai toleransi antarumat beragama, khususnya di Jombang yang dikenal sebagai Kota Santri,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta unsur masyarakat terkait kemungkinan bersamaan antara malam takbiran Idul Fitri dengan pelaksanaan Catur Brata Penyepian.

“Kesepakatannya, umat Hindu tetap menjalankan Catur Brata Penyepian, sementara saudara kita umat Muslim juga menjalankan malam takbiran. Kita saling menghormati dan menjaga keamanan lingkungan,” katanya.

Juwadi juga mengimbau umat Hindu di Jombang untuk terus menjaga sikap toleransi, mengingat jumlah mereka yang relatif sedikit di daerah tersebut.

“Kita ini minoritas. Jadi saya mengimbau umat Hindu agar tetap menjaga keharmonisan dengan masyarakat sekitar dan menjalankan ajaran dengan damai,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data PHDI Kabupaten Jombang  jumlah umat Hindu sekitar 900 jiwa yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Wonosalam, Bareng, Ngoro, dan Jombang Kota. Sebagian di antaranya merupakan pendatang dari Bali yang telah lama menetap di daerah tersebut.

Saat ini tercatat terdapat sekitar delapan pura di Kabupaten Jombang yang menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Hindu setempat. (roi/ias)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai viral kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kini mencuat di media social terkait kasus kekerasan anak di Daycare Banda Aceh. Sontak,
Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung

Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung

​​​​​​​Kasus ayah kandung diduga culik anak di Kelapa Gading berlanjut. Kuasa hukum JE pertanyakan sikap ibu kandung yang tak hadirkan anak di sidang.
Polda Banten dan BI Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Didominasi Pecahan 50 Ribu

Polda Banten dan BI Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Didominasi Pecahan 50 Ribu

Sebagai langkah konkret dalam melindungi sistem keuangan dan kedaulatan mata uang nasional, Polda Banten memusnahkan ribuan lembar uang palsu. 
Cari Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi, Kemenhub Dukung Simulasi Teknis KNKT

Cari Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi, Kemenhub Dukung Simulasi Teknis KNKT

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi memastikan jalur kereta api yang terdampak kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur telah kembali normal. 
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen kembali menyapa penggemarnya di Indonesia dengan menghadiri acara pop-up store Viktor&Rolf yang digelar di Grand Indonesia, Rabu (29/4/2026). 
Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Korban tewas akibat tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang.
Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai viral kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kini mencuat di media social terkait kasus kekerasan anak di Daycare Banda Aceh. Sontak,
Ramalan Keuangan Zodiak 1 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 1 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 1 Mei 2026 untuk  Libra hingga Pisces berpeluang stabil secara finansial, meski harus hadapi pengeluaran dan keputusan penting.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT