News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Simpang Siur dan Tidak Sinkron, Ketua DPD RI Ingatkan Darurat Jumlah Data Penduduk dan Desa di Indonesia

data yang dirilis kementerian dan instansi mengenai jumlah desa dan penduduk tidak sinkron, mendapat sorotan tajam Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti
Senin, 19 Desember 2022 - 15:57 WIB
darurat data penduduk dan desa di Indonesia
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, Jawa Timur - Sejumlah data yang dirilis kementerian dan instansi mengenai jumlah desa dan penduduk yang tidak sinkron satu sama lain, mendapat sorotan tajam Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. 

Sebab, menurut LaNyalla, basis data sangat penting bukan hanya untuk Pemilu, tetapi lebih dari itu adalah perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pelayanan publik juga ketahanan sosial serta pembangunan demokrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tetapi dari data yang ada, simpang siur dan tidak sinkron antar kementerian dan instansi. Ini tidak bisa dibiarkan. Apalagi KPK pernah menyebut ada sekitar 16 juta orang tanpa Nomor Induk Kependudukan (NIK). Belum lagi desa fiktif yang diungkap Menteri Keuangan,” ungkap LaNyalla di Surabaya, Senin (19/12).  

LaNyalla yang pernah mengungkap Daftar Pemilih Tetap (DPT) Fiktif pada saat Pilkada Jawa Timur tahun 2008 silam itu membeber sejumlah temuannya. Diantaranya ketidaksamaan data yang dirilis Kementerian Desa, Kemenkeu, KPK, Kemensos dan Kemenkes. 

Dalam data yang disajikan dan telah terekam di sejumlah media massa tersebut memang terdapat perbedaan mencolok terkait jumlah desa dan penduduk. Seperti pernah diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat rakor dengan Kemensos. 

Menurut KPK ada 16,7 juta orang tanpa NIK yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Padahal data itu adalah basis untuk penyaluran bantuan sosial. Selain itu juga ada NIK Ganda sebanyak 1,06 juta orang, juga ada 234 ribu orang yang meninggal, tapi masih ada di DTKS. 

“Ini sudah diungkap KPK sejak tahun lalu. Tapi saya belum tahu apakah sudah ditindaklanjuti atau belum. Apalagi Kemensos pernah mengajukan anggaran Rp1,45 trilyun untuk program sentralisasi data,” ungkapnya.   

LaNyalla juga mengungkap perbedaan pandangan antara Kemenkeu dengan Kemendes terkait adanya desa fiktif. Awalnya Kemenkeu menyetor ada 15 desa fiktif. Lalu saat saat rapat kerja dengan Komite IV DPD RI, Menkeu menyatakan terdapat juga permasalahan administratif pada penambahan desa baru di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Namun Menteri Desa Abdul Halim membantah. Dia mengatakan tidak ada desa fiktif. Semua desa yang ada ada penduduknya. 

Yang ironis, lanjut LaNyalla, saat Indonesia gencar melakukan vaksinasi tahun lalu, Menteri Kesehatan mengaku kapok menggunakan data Kemenkes, karena disinyalir tidak tepat sasaran. Pihaknya mengaku memilih menggunakan data KPU yang baru saja menggelar Pilkada serentak. 

“Padahal Pilkada serentak di tahun 2020 tidak berlangsung di seluruh Kabupaten Kota di Indonesia. Bagaimana mungkin data itu bisa menjadi acuan. Apalagi vaksin dilakukan tahun 2021. Data pemilih yang sudah meninggal diupdate dari mana?,” tanya LaNyalla. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi, menurutnya, darurat data ini adalah persoalan serius. Terutama untuk mengambil kebijakan, karena imbuhnya, jika datanya salah, pasti kebijakan juga salah. 

“Apalagi mau memaksakan pemilu legislatif dan pilpres langsung di tahun 2024. Bisa runyam kalau faktanya kita masih seperti ini. Bisa saja ada DPT Fiktif yang tidak diketahui oleh partai politik dan peserta pemilu,” tandasnya. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas. 
Hari Otak Sedunia 2026: Pakar Ingatkan Pentingnya Gizi dan Stimulasi pada 5 Tahun Pertama Kehidupan Anak

Hari Otak Sedunia 2026: Pakar Ingatkan Pentingnya Gizi dan Stimulasi pada 5 Tahun Pertama Kehidupan Anak

Perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat pada lima tahun pertama kehidupan atau golden period. Oleh karena itu, para orang tua perlu memerhatikan.
15 Tahun Berkarya, Turn On Power Rilis Album Menjadi Dewasa, Gama Harsa Jadi Gerbang Kisah Perjalanan Hidup

15 Tahun Berkarya, Turn On Power Rilis Album Menjadi Dewasa, Gama Harsa Jadi Gerbang Kisah Perjalanan Hidup

Setelah 15 tahun menapaki perjalanan di industri musik independen, band rock, Turn On Power, akhirnya merilis album terbaru bertajuk Menjadi Dewasa.
Papua Selatan Kenalkan Destinasi Wisata Kelas Dunia, Taman Nasional Wasur Jadi Sorotan

Papua Selatan Kenalkan Destinasi Wisata Kelas Dunia, Taman Nasional Wasur Jadi Sorotan

Selain kekayaan alam, Papua Selatan memiliki warisan budaya yang kuat, seperti seni ukir khas Asmat yang telah dikenal hingga mancanegara, serta tradisi masyarakat Suku Marind.
Pemain Terbaik Leg Kedua SEA V Cup 2026 Merata, Hendra Kurniawan Jadi Best Middle Blocker Hingga Nguyen Ngoc Tuan Jadi MVP

Pemain Terbaik Leg Kedua SEA V Cup 2026 Merata, Hendra Kurniawan Jadi Best Middle Blocker Hingga Nguyen Ngoc Tuan Jadi MVP

Kemenangan Vietnam pun mempengaruhi daftar pemain terbaik di leg kedua yang diumumkan setelah penyelenggaraan SEA V Cup 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Minggu (26/7/2026). 
Pesona Budaya Sumatera Utara Untuk Indonesia Istimewa 2026 Digelar di Malioboro Yogyakarta, Angkat Keragaman 8 Etnis

Pesona Budaya Sumatera Utara Untuk Indonesia Istimewa 2026 Digelar di Malioboro Yogyakarta, Angkat Keragaman 8 Etnis

Kawasan ikonik Jalan Malioboro, di jantung kota Yogyakarta menjadi saksi kemegahan ajang Pesona Budaya Sumatera Utara 2026.

Trending

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas. 
Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Beredar kabar terkait detik-detik mengeringak tewasnya bernama Sutrimo, yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel.
Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Usai beredarnya kabar terkait tewasnya yang diduga disebut-sebut merupakan Karumga eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah, Sutrimo di medsos
Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Ihwal insiden terduga maling ayam tewas dikeroyok di Bali yang menjadi sorotan publik. Kini menjadi perhatian Senator Bali atau Anggota DPD, Ni Luh Jelantik. 
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak bungsu dari mantan Presiden RI ke-7, Jokowi yang juga Ketua Umum (Ketum) PSI, Kaesang Pangarep ingin maju pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Sontak hal
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT