GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyebab Kecelakaan Ka Sancaka Tabrak Minibus, Polisi : Petugas Jaga Perlintasan Ngantuk

Kecelakaan maut KA Sancaka Relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta menemper minibus di perlintasan KA sebidang di jalan raya Magetan-Ngawi pada Jumat dini hari (23/12) yang menewaskan 3 penumpang hingga kini masih dilakukan penyelidikan oleh Polres Ngawi.
Jumat, 23 Desember 2022 - 13:28 WIB
Kecelakaan maut KA Sancaka Relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta menemper minibus di perlintasan KA sebidang di jalan raya Magetan-Ngawi
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Ngawi, Jawa Timur - Kecelakaan maut KA Sancaka Relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta menemper minibus di  perlintasan KA sebidang di jalan raya Magetan-Ngawi pada Jumat dini hari (23/12) yang menewaskan 3 penumpang hingga kini masih dilakukan penyelidikan oleh Polres Ngawi.

Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, sekitar pukul 01.46 WIB, dimana korbanya adalah satu keluarga sepulang dari pengajian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kapolsek Geneng, AKP Farid Suharta mengatakan, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi mengatakan saat minibus yang ditumpangi korban tersebut disambar KA Sancaka, posisi palang pintu masih terbuka atau belum ditutup.

Pernyataan tersebut juga dikuatkan dari pengakuan penjaga perlintasan saat diinterogasi oleh polisi. Petugas jaga tersebut mengaku mengantuk saat KA Sancaka hendak melintas sehingga telat menutup palang pintu.

“Telatnya petugas perlintasan itu menutup palang pintu, sesuai keteranganya setelah saya interogasi katanya ngantuk,” terang Farid.

Masih lanjut Farid, Jadi pada jarak 500 sebelum kereta api melintasi perlintasan sebidang seharusnya ada panel yang dipijak petugas perlintasan, sehingga palang pintu tertutup.

Namun karena kelalaian palang pintu tak tertutup dan kendaraan dimungkinkan juga kurang waspada atau tidak tengok kanan kiri sebelum melintasi perlintasan KA.

“Seharusnya pada jarak lebih dari 500 meter petugas jaga itu segera menutup palang pintu ya, namun karena dia itu mengantuk akhirnya ya kendaraan korban itu melintas langsung disambar kereta dan terseret hingga 300 meter,” imbuhnya.

Kapolsek Geneng memastikan korban yang meninggal akibat tabrakan tersebut ada tiga orang termasuk pengemudi, dengan identitas Ganda Aditya Anggara (34) warga Selosari Kabupaten Magetan.

Sementara penumpangnya Heru Ribut Nuryanto (45) dan anaknya yang merupakan warga Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Ketiganya meninggal ditempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Polres Ngawi masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan.

Selain mengamankan petugas jaga perlintasan, polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa nahas tersebut termasuk akan memanggil masinis untuk dimintai keterangan. (men/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil thailand Open 2026, pertandingan dari ganda campuran antara Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Makkasasithorn/Nattamon Laisuan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT