News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Mampu Beli Air Tangki, Warga di NTT Terpaksa Minum Air Batang Pisang

Yoseph Rizal, salah satu warga di Dusun Klotong, Desa Bura Bekor, Kecamatan Bola harus membelah batang pisang untuk mendapatkan air ditengah kemarau panjang dan tidak mampu membeli air tangki.
Selasa, 3 Oktober 2023 - 09:39 WIB
Yoseph Rizal dan keluarga yang tidak mampu membeli air tangki terpaksa membelah batang pisang untuk kebutuhan sehari-hari
Sumber :
  • oktavianus fredi koban

Sikka, tvOnenews.com - Dampak musim kemarau panjang yaitu kesulitan ketersedian air bersih di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, membuat warga yang tidak mampu terpaksa minum dari air batang pisang.

"Air dari batang pisang ini kami gunakan untuk masak nasi dan minum. Jika mendapatkan cukup banyak air batang pisang, kami pun menggunakannya untuk mencuci pakaian," ungkap Yoseph Rizal saat disambangi tvonenews.com di kebun miliknya, Selasa (3/10/2023) pagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Yoseph Rizal, pria paruh baya berusia 32 tahun, warga Dusun Klotong, Desa Bura Bekor, Kecamatan Bola mengatakan masyarakat kini harus berupaya keras untuk mendapatkan sumber air bersih agar bisa digunakan untuk kebutuhan setiap hari. 

Pria yang bekerja sebagai petani tradisional ini mengaku sejak seminggu terakhir menebang dan mengorek batang pisang di halaman rumah dan kebun untuk mendapatkan air. 

Yoseph Rizal warga dusun Klotong, Desa Bura Bekor, Kecamatan Bola membelah batang pisang untuk mendapatkan air, karena tidak mampu membeli air tangki.

Yoseph mengatakan air pisang tersebut untuk konsumsi setiap hari, lantaran tak mampu membeli air tengki seharga Rp 300 ribu dengan ukuran 5 ribu riter. Kondisi ini akibat minimnya penghasilan keluarga yang hanya mampu menghasilkan Rp 400 ribu dalam sebulan, dan harus membiayai kebutuhan lain dalam keluarga. 

"Penghasilan saya sebulan sebesar Rp 400 ribu dari menjual hasil pertanian yang kini mulai terserang penyakit akibat musim panas. Jadi kalau mau beli air tengki, maka kebutuhan untuk makan dan kebutuhan anak sekolah tidak cukup," kisah Yoseph yang merupakan tulang punggung keluarga dengan sepuluh anggota keluarga. 

Selama ini, lanjut Yoseph mengisahkan, dirinya dan warga masyarakat dusun Kolotong, pada umumnya lebih mengandalkan air tadah hujan. Karena di wilayahnya tidak memiliki sumber mata air. Saat musim hujan, warga menampung air pada bak-bak penampung. 

"Ketersediaan air tadah hujan kini semain menipis, bahkan sama sekali tidak ada, apalagi musim kemarau seperti saat ini. Bagi warga yang punya uang bisa beli air tengki. Tapi bagi kami, terpaksa minum air dari batang pisang," lanjut Yoseph. 

Yoseph menuturkan di wilayah dusun Kolong khususnya dan desa Bura Bekor, tidak memiliki sumber mata air, pasca diguncang gempa bumi dan tsumani tahun 1992 lalu. 

Untuk mendapatkan air bersih, warga biasanya harus berjalan kaki sejauh 8 km menuju mata air pomat yang berada di desa Hokor. 

"terkadang saya dan warga lainnya, harus jalan kaki ke mata air sejauh 8 km untuk mendapatkan air minum bersih. Namun sekarang kami hanya bisa pasrah dengan mengkonsumsi yang diambil dari batang pisang," ujarnya penuh kepasrahan. 

Sementara itu, Hermiana Hamseh, Kepala Dusun Klotong mengakui, saat ini sedikitnya 250 kepala keluarga kesulitan akan air bersih, lantaran pasokan air tanah hujan di rumah-runah warga terus berkurang bahkan ada yang sudah habis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami krisis air saat ini, hanya warga yang punya uang lah yang bisa membeli air tengki seharga Rp 300 ribu agar bisa digunakan untuk kebutuhan setiap hari," tegas Hermiana. 

Hermiana berharap, pemerintah kabupaten melalui BPBD setempat tidak tutup mata dengan kondisi yang dialami warga. (ofk/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Papua Muda Progresif mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengambil langkah konkret untuk mengakhiri kekerasan dan memperkuat perlindungan masyarakat sipil di Papua Pegunungan.
Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam jejak Mary Jane Veloso, dari ditangkap membawa 2,6 kg heroin, divonis mati di Indonesia, nyaris dieksekusi pada 2015, hingga mendapat pengampunan mutlak
15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

Berikut 15 daftar pemain drama Korea Flex x Cop 2, ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic mulai menatap tantangan baru bersama Juventus. Pemain muda Bosnia itu membawa ambisi besar setelah menerima tawaran dari Bianconeri.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT