News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

White Paper Industri Event Disiapkan, Upaya Selamatkan 70 Persen Pekerja Informal

Nasib pekerja informal yang mendominasi lebih dari 70 persen tenaga kerja di Indonesia menjadi sorotan serius.
Jumat, 17 April 2026 - 17:55 WIB
Nasib pekerja informal yang mendominasi lebih dari 70 persen tenaga kerja di Indonesia menjadi sorotan serius.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Nasib pekerja informal yang mendominasi lebih dari 70 persen tenaga kerja di Indonesia menjadi sorotan serius. Industri event, yang selama ini menjadi salah satu penyerap tenaga kerja informal terbesar, kini menghadapi tantangan struktural yang dinilai berpotensi memperburuk perlindungan terhadap para pekerjanya. Untuk itu, Backstagers Indonesia tengah menyiapkan white paper sebagai langkah strategis mendorong perubahan kebijakan.

Ketua Umum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana Putra mengungkapkan, momentum sensus ekonomi 2026 menjadi titik krusial bagi pelaku industri event untuk menyuarakan kegelisahan mereka, terutama terkait perubahan klasifikasi usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertama di bulan Mei itu akan ada sensus ekonomi yang dilakukan oleh BPS. Dengan adanya perubahan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) 2020 ke 2025 itu kami di industri event. Salah satu subsektornya, yakni adalah event organizer tidak terdapat lagi KBLI nya yang sebelumnya 82302 spesial event. Sekarang kami terfragmentasi ke 3 kelas, ada kelas dengan kode 7, 8 dan juga 9,” ujar Andro di Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026).

Dia menilai perubahan tersebut berdampak besar terhadap keterlihatan kontribusi industri event dalam data ekonomi nasional. Menurutnya, fragmentasi kode usaha berpotensi membuat aktivitas inti industri event tidak tercatat secara akurat.

“Sensus yang sering kali dilakukan itu hanya melihat jumlah ekonomi yang terserap dari kode yang paling utama yang dominan. Kami, seandainya di sini ada 6 KBLI di perusahaan. Sedangkan core bisnis kami adalah event, misalkan kita event organizer. ternyata pada tahun 2026, yang paling banyak ordernya adalah sewa sound misalkan ya,” jelasnya.

“Karena sewa sound memiliki revenue paling tinggi, maka perputaran ekonomi di industri event itu tidak akan terlihat. Karena kode kelasnya sewa sound bukan dikebutuhan anchor kami di event,” lanjut Andro.

Kondisi ini mendorong Backstagers untuk segera menyusun white paper sebagai dasar advokasi kebijakan. Dokumen tersebut diharapkan menjadi rujukan komprehensif yang menjelaskan ekosistem industri event secara utuh.

“Yang kami khawatirkan adalah karena di dasar ini kami itu tidak pernah terlihat dampaknya. Karena terfragmentasi seperti itu dan yang terjadi di Indonesia saat ini kita menggunakan white paper didukung dengan di Inggris itu juga sudah mengeluarkan kegelisahan yang sama mengenai KBLI,” kata Andro.

Lebih jauh, Andro menekankan bahwa persoalan ini tidak hanya berdampak pada industri, tetapi juga pada jutaan pekerja informal yang menggantungkan hidup di dalamnya.

“Kemudian, yang ke-2, kenapa ini cukup penting? Kembali ke BPS, bahwa kita ketahui dari survei BPS tahun kemarin, pekerjaan informal itu mendominasi lebih dari 70%. Di mana pekerja informal kebanyakan mereka bergelut di seputaran gig economic atau pekerja-pekerja informal,” ungkapnya.

“Yang di mana pekerja-pekerja kami ini semuanya adalah informal. Ketika kita tidak segera membuat white paper ini, yang kami khawatirkan bagaimana dengan 70% masyarakat yang menggantungkan, mata pencahariannya di pekerja informal semakin tidak terlindungi,” tegas Andro.

White paper yang disusun akan menjadi tahap awal dari rangkaian dokumen kebijakan yang lebih mendalam. Andro menjelaskan, dokumen ini akan berkembang menjadi thematic paper hingga position paper untuk masing-masing pemangku kepentingan.

Dalam prosesnya, Backstagers juga akan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, mulai dari sektor ekonomi kreatif, pariwisata, hingga perencanaan dan fiskal.

“Jadi, terkait stakeholder yang kami petakan di sini, yang pertama itu adalah Kementerian Ekraf, kementerian pariwisata, kemudian kementerian kebudayaan bappenas, dari perencanaan kementerian keuangan untuk kebijakan fiskal BPS dari kebutuhan KBLI, dan kemudian dari kemendagri,” paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, dokumen tersebut juga akan diuji secara akademis untuk memastikan validitas dan kekuatan argumentasinya.

“Yang tidak kalah penting, karena ini adalah white paper dan kita membuatnya dengan kajian yang empiris, kami akan berikan ini kepada akademisi untuk diuji. Dari white paper ini, apakah ada yang harus kita perbaiki atau ada yang harus kita lengkapi lagi,” tutup Andro.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Weton 19 April 2026: Siap-siap, 5 Neptu Ini Bakal Dihantam Rezeki Nomplok dan Keberuntungan

Ramalan Weton 19 April 2026: Siap-siap, 5 Neptu Ini Bakal Dihantam Rezeki Nomplok dan Keberuntungan

Berdasarkan hitungan primbon, ada lima weton yang diprediksi akan mengalami nasib paling mujur pada tanggal 19 April 2026. Apakah weton Anda salah satunya?
Masih Ramai Masalah Paspor, Sosok Rp3,9 Miliar Ini Justru Blak-blakan Ingin Gabung Timnas Indonesia

Masih Ramai Masalah Paspor, Sosok Rp3,9 Miliar Ini Justru Blak-blakan Ingin Gabung Timnas Indonesia

Di tengah polemik paspor pemain diaspora, Dean Zandbergen justru terang-terangan ingin membela Timnas Indonesia. Striker Rp3,9 miliar ini siap dinaturalisasi.
Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka tertangkap kamera melakukan pertemuan akrab dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), pada Jumat (17/4/2026)
Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Permintaan Fans Jadi Nyata! Duel Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Resmi Terwujud di Final Four Proliga 2026

Duel Gresik Phonska melawan Jakarta Pertamina Enduro di panggung Grand Final final four Proliga 2026 sudah dinanti jauh sebelum kepastian resmi. Harapan fans Gresik Phonska
Pakar Ingatkan Ambisi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Saat Revitalisasi Gedung Sate

Pakar Ingatkan Ambisi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Saat Revitalisasi Gedung Sate

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi merevitalisasi kini besar-besaran Gedung Sate yang terletak di Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Berkaca dari Legenda Timnas Indonesia, Pemain Asing ini Mantap jadi Mualaf dan Sekarang Berkarier di Italia

Berkaca dari Legenda Timnas Indonesia, Pemain Asing ini Mantap jadi Mualaf dan Sekarang Berkarier di Italia

Masih ingatkah anda dengan pemain ini? Dia adalah menantu dari legenda timnas Indonesia, Cristian Gonzales.

Trending

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Timnas Indonesia berpeluang menghadapi negara top 10 ranking FIFA pada FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir tengah negosiasi demi uji coba bergengsi.
Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan diplomasi kebudayaan Indonesia. Kementerian Kebudayaan Tunisia secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai tamu
Bukan Megatron, Justru Wilma Salas Jadi Sosok Kunci di Balik Kemenangan Pertamina Enduro Vs Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Bukan Megatron, Justru Wilma Salas Jadi Sosok Kunci di Balik Kemenangan Pertamina Enduro Vs Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Kontribusi Wilma Salas jauh di atas standar, sekaligus menjadi faktor utama yang membuat permainan Jakarta Pertamina Enduro sulit dihentikan Popsivo Polwan. Bukan Megatron
Jakarta Pertamina Enduro Kunci Grand Final, Hancurkan Jakarta Popsivo Polwan Tanpa Ampun di Final Four Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Kunci Grand Final, Hancurkan Jakarta Popsivo Polwan Tanpa Ampun di Final Four Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro kunci tiket grand Final Four Proliga 2026. Skuad JPE menghajar Jakarta Popsivo Polwan dengan skor telak 3-0 (25-16, 25-14, 25-16).
Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam mulai curiga dengan Shin Tae-yong sering ke Indonesia usai dipecat PSSI, dan menyinggung kemungkinan melatih Persija di Super League musim depan.
Di Jakarta, Shin Tae-yong Berkenan 'Turun Gunung' ke Sepak Bola Indonesia

Di Jakarta, Shin Tae-yong Berkenan 'Turun Gunung' ke Sepak Bola Indonesia

Sosok Shin Tae-yong (STY) tampaknya memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan Indonesia. Meski telah resmi didepak dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada
Viral Napi Korupsi Kopi Santai di Kafe Ditemani Petugas Rutan Kendari, DPR RI Ungkap Indikasi Praktik Suap

Viral Napi Korupsi Kopi Santai di Kafe Ditemani Petugas Rutan Kendari, DPR RI Ungkap Indikasi Praktik Suap

Viral di media sosial (medsos) berupa rekaman video yang memperlihatkan eks Kepala KUPP Kelas III Kolaka sekaligus narapidana kasus korupsi yakni Supriadi sedang santai menikmati kopi di kafe sembari ditemani petugas Rutan Kendari, Sulawesi Tenggara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT