News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagasan “Soemitronomics” Sangat Relevan Menjadi Fondasi Transformasi Ekonomi Indonesia Modern

Calon Ketua Umum BPP HIPMI, Anthony Leong menilai pemikiran Soemitro Djojohadikoesoemo, ekonom paling berpengaruh di Indonesia yang kerap disebut sebagai “Soemitronomics” memiliki relevansi kuat dalam arah pembangunan ekonomi Indonesia modern.
Minggu, 17 Mei 2026 - 18:38 WIB
Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anthony Leong.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anthony Leong menilai pemikiran Soemitro Djojohadikoesoemo, ekonom paling berpengaruh di Indonesia yang kerap disebut sebagai “Soemitronomics” memiliki relevansi kuat dalam arah pembangunan ekonomi Indonesia modern, khususnya dalam membangun industrialisasi nasional, memperkuat kapasitas negara, dan menciptakan kelas pengusaha nasional yang kompetitif di tengah perubahan ekonomi global. 

Gagasan tersebut disampaikan Anthony dalam kuliah umum di Universitas Udayana, Bali, yang digelar pada Selasa, 12 Mei 2026, bersama BPD HIPMI Bali, BPC HIPMI se-Bali, HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT), pengusaha muda Bali, serta kalangan akademisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Anthony, Soemitronomics tidak sekadar berbicara mengenai intervensi negara dalam ekonomi, melainkan sebuah paradigma pembangunan yang menempatkan negara sebagai arsitek transformasi struktural ekonomi nasional.

“Esensi Soemitronomics adalah transformasi ekonomi dari berbasis komoditas primer menuju ekonomi industri modern melalui perencanaan negara, penguatan kapasitas nasional, dan penciptaan pengusaha domestik. Dalam konteks hari ini, gagasan itu justru semakin relevan,” ujar Anthony pada keterangannya. 

Anthony menjelaskan bahwa pemikiran Soemitro lahir dari kesadaran bahwa negara berkembang tidak dapat sepenuhnya menyerahkan proses industrialisasi kepada mekanisme pasar bebas.

Dalam teori pembangunan ekonomi, pendekatan tersebut dikenal sebagai developmental state atau negara pembangunan, di mana pemerintah memiliki peran aktif dalam mengarahkan investasi, melindungi industri strategis, dan membangun fondasi industrialisasi jangka panjang.

Menurutnya, model seperti itu pernah berhasil diterapkan di Jepang, Korea Selatan, hingga Tiongkok dalam fase awal industrialisasi mereka.

“Pasar penting untuk efisiensi, tetapi sejarah menunjukkan tidak ada negara industri besar yang tumbuh tanpa peran strategis negara pada fase awal pembangunan industrinya,” katanya.

Anthony menilai Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang mirip dengan era awal pembangunan pasca-kemerdekaan, yakni ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah, rendahnya produktivitas industri nasional, dan dominasi teknologi asing dalam rantai nilai global.

Karena itu, ia menilai hilirisasi sumber daya alam yang saat ini dijalankan pemerintah merupakan bentuk modern dari semangat Soemitronomics, yakni upaya menciptakan nilai tambah domestik dan memperkuat basis industri nasional.

Namun, Anthony mengingatkan bahwa hilirisasi tidak boleh berhenti pada pengolahan bahan mentah semata. Menurutnya, Indonesia harus melanjutkan transformasi menuju penguasaan teknologi, riset, dan inovasi industri.

“Dalam perspektif ekonomi pembangunan modern, nilai tambah terbesar bukan lagi pada komoditas, tetapi pada teknologi, intellectual property, data, dan inovasi. Karena itu industrialisasi Indonesia harus naik kelas,” ujarnya.

Anthony juga menyoroti pentingnya penciptaan national champion atau perusahaan nasional berskala global. Ia menilai Soemitro sejak awal memahami bahwa kedaulatan ekonomi membutuhkan kelas pengusaha nasional yang kuat, bukan sekadar pertumbuhan ekonomi berbasis modal asing.

Menurutnya, tantangan Indonesia saat ini bukan hanya menarik investasi asing, tetapi memastikan transfer teknologi, penguatan industri lokal, dan tumbuhnya perusahaan domestik yang mampu masuk dalam rantai pasok global.

“Kalau Indonesia hanya menjadi basis produksi tanpa penguasaan teknologi dan kepemilikan industri nasional, maka kita hanya naik secara statistik ekonomi, tetapi belum benar-benar berdaulat secara ekonomi,” katanya.

Anthony menjelaskan bahwa dalam konteks ekonomi digital, konsep Soemitronomics juga dapat diterjemahkan ke dalam pembangunan ekosistem teknologi nasional, termasuk kecerdasan buatan (AI), pusat data, semikonduktor, teknologi finansial, dan industri digital strategis lainnya.

Ia menilai negara perlu mengambil posisi strategis dalam membangun infrastruktur digital nasional dan menciptakan regulasi yang mendukung inovasi domestik tanpa kehilangan daya saing global.

“Dulu negara membangun industri baja, pupuk, dan manufaktur dasar. Hari ini negara juga perlu memikirkan kedaulatan data, cloud infrastructure, AI ecosystem, hingga ketahanan digital nasional,” ujarnya.

Lebih jauh, Anthony menilai Soemitronomics sesungguhnya juga menekankan dimensi pemerataan sosial dalam pembangunan ekonomi. Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi tanpa penguatan kelas menengah dan pemerataan produktivitas akan menciptakan ketimpangan struktural.

Karena itu, ia mendorong agar strategi industrialisasi Indonesia tidak hanya berpusat di kota besar, tetapi mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah melalui pengembangan kawasan industri, pendidikan vokasi, dan konektivitas infrastruktur.

“Transformasi ekonomi tidak boleh eksklusif. Industrialisasi harus menciptakan mobilitas sosial dan memperluas partisipasi ekonomi masyarakat,” katanya.

Anthony menambahkan bahwa tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah keluar dari middle income trap atau jebakan negara berpendapatan menengah. Menurutnya, sejarah menunjukkan negara yang berhasil keluar dari jebakan tersebut adalah negara yang mampu melakukan transformasi industri dan penguasaan teknologi secara konsisten.

“Indonesia membutuhkan arah pembangunan jangka panjang yang konsisten. Soemitronomics mengajarkan bahwa pembangunan ekonomi tidak bisa hanya mengikuti siklus politik jangka pendek, tetapi membutuhkan visi negara yang berkelanjutan,” ujar Anthony.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini, Area Parkir PN Jaktim Ditutup untuk Pengunjung

Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini, Area Parkir PN Jaktim Ditutup untuk Pengunjung

Sidang perdana tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Jokowi, Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa, digelar pada Kamis (2/7/2026) pukul 09.00 WIB.
Hasil Piala Dunia 2026: Harry Kane Bawa Inggris Comeback dari Kongo

Hasil Piala Dunia 2026: Harry Kane Bawa Inggris Comeback dari Kongo

Hasil pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kongo berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Atlanta, Kamis (2/7/2026). 
Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih menggantikan Bojan Hodak yang menolak perpanjangan kontrak. 
Kapolri Janji Terima Semua Kritik dan Masukan dari Rakyat: Pengabdian Polri Belum Sempurna

Kapolri Janji Terima Semua Kritik dan Masukan dari Rakyat: Pengabdian Polri Belum Sempurna

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui bahwa institusi Polri masih jauh dari kata sempurna. Ia juga mengatakan Polri masih belum memenuhi harapan masyarakat meski telah berdiri selama 80 tahun
Presiden Prabowo: Indonesia Sedang Bertransformasi dari Regulasi Hingga Pangan

Presiden Prabowo: Indonesia Sedang Bertransformasi dari Regulasi Hingga Pangan

Presiden Prabowo Subianto menyatakan saat ini Indonesia tengah memasuki fase transformasi besar-besaran di berbagai sektor mulai dari ekonomi, regulasi, pangan hingga energi untuk menuju negara yang modern, makmur, dan berkeadilan.
Kehadiran Militer AS di Arab Saudi Akan Dikurangi

Kehadiran Militer AS di Arab Saudi Akan Dikurangi

Amerika Serikat mempertimbangkan untuk mengurangi keberadaan militernya di Arab Saudi dan memusatkan pasukannya di negara-negara yang lebih kooperatif selama kampanye militer melawan Iran, seperti Israel dan Yordania, menurut laporan The Wall Street Journal.

Trending

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung Batal Kontrak Igor Tolic? Mantan Pelatih Sandy Walsh Dikabarkan Merapat Gabung Tim Juara Super League

Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih menggantikan Bojan Hodak yang menolak perpanjangan kontrak. 
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini, Area Parkir PN Jaktim Ditutup untuk Pengunjung

Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini, Area Parkir PN Jaktim Ditutup untuk Pengunjung

Sidang perdana tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Jokowi, Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa, digelar pada Kamis (2/7/2026) pukul 09.00 WIB.
Hasil Piala Dunia 2026: Harry Kane Bawa Inggris Comeback dari Kongo

Hasil Piala Dunia 2026: Harry Kane Bawa Inggris Comeback dari Kongo

Hasil pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kongo berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Atlanta, Kamis (2/7/2026). 
Alasan Fortuna Sittard Kepincut Striker Timnas Indonesia Ole Romeny, Singgung Popularitasnya di Asia

Alasan Fortuna Sittard Kepincut Striker Timnas Indonesia Ole Romeny, Singgung Popularitasnya di Asia

Masa depan striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, menjadi salah satu topik yang ramai dibicarakan pada bursa transfer musim panas. Klub Justin Hubner kepincut.
Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Rezeki pada 2 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Rezeki pada 2 Juli 2026, Siapa Saja?

Ramalan keuangan shio 2 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki 12 shio. Kamis ini ada shio yang tiba-tiba ketiban rezeki, cek angka hokinya setiap shio.
Zodiak Mana yang Paling Cuan di 2 Juli 2026? Cek Ramalan Keuangan Lengkap dengan Angka Keberuntungan

Zodiak Mana yang Paling Cuan di 2 Juli 2026? Cek Ramalan Keuangan Lengkap dengan Angka Keberuntungan

Zodiak mana yang paling cuan di 2 Juli 2026? Cek ramalan keuangan lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak besok dan temukan siapa yang paling beruntung!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT