News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Koperasi, Saatnya Politik Afirmasi Menempatkan Koperasi Sejajar dengan Swasta dan BUMN

Peringatan Hari Koperasi Nasional setiap 12 Juli dinilai harus menjadi momentum perubahan kebijakan ekonomi nasional.
Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB
Praktisi ekonomi syariah dan pegiat koperasi, Dr. A. Iskandar Zulkarnain.
Sumber :
  • Antara

Di sisi lain, pemerintah juga perlu membuka akses pasar melalui integrasi koperasi ke rantai pasok BUMN, industri nasional, pengadaan pemerintah, platform digital, hingga pasar ekspor sehingga koperasi memiliki kepastian pasar dan mampu meningkatkan skala usahanya.

Iskandar menilai keberhasilan koperasi di berbagai negara membuktikan bahwa koperasi dapat menjadi kekuatan ekonomi modern. Di Spanyol, Mondragon Corporation berkembang menjadi kelompok usaha koperasi dengan lebih dari 70 ribu pekerja. Di Selandia Baru, Fonterra mengolah sekitar 80 persen produksi susu nasional dan menjadi tulang punggung ekspor negara tersebut. Sementara FrieslandCampina di Belanda tumbuh menjadi perusahaan multinasional berbasis koperasi yang memasarkan produknya ke lebih dari 100 negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, World Cooperative Monitor mencatat 300 koperasi terbesar di dunia membukukan omzet sekitar US$2,79 triliun. Menurut Iskandar, capaian tersebut membuktikan bahwa koperasi bukan pelaku ekonomi kelas dua, melainkan salah satu kekuatan ekonomi global.

“Indonesia memiliki modal sosial yang jauh lebih besar. Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian menghadirkan politik afirmasi koperasi agar koperasi benar-benar berdiri sejajar dengan swasta dan BUMN sebagai tiga pilar utama ekonomi nasional,” pungkasnya.(chm)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gegana dan Densus 88 Sisir SDN Srengseng Sawah 15 Usai Dapat Teror Bom, Siswa dan Guru Sudah Dievakuasi

Gegana dan Densus 88 Sisir SDN Srengseng Sawah 15 Usai Dapat Teror Bom, Siswa dan Guru Sudah Dievakuasi

Tim Gegana dan Densus 88 diterjunkan ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan usai mendapatkan teror bom melalui pesan. 
Selain Ada Korban, Ternyata Masih Ada 3 Fakta Terbaru di Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok

Selain Ada Korban, Ternyata Masih Ada 3 Fakta Terbaru di Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok

Sebelumnya surat terbuka diunggah Hotman Paris di instagramnya. Dalam kasus ini disampaikan sekiranya ada 3 santri menjadi korban, berikut penjelasannya.
Belum Pernah Bela Timnas Indonesia Meski Sudah WNI, Tim Geypens Akui Tetap Bangga Gabung Skuad Garuda: Sebuah Kebanggaan!

Belum Pernah Bela Timnas Indonesia Meski Sudah WNI, Tim Geypens Akui Tetap Bangga Gabung Skuad Garuda: Sebuah Kebanggaan!

Tim Geypens tak mampu menyembunyikan rasa bangganya setelah kembali mendapat kesempatan bergabung dengan Timnas Indonesia. Bek kiri 21 tahun itu mengaku bangga.
SPMB SDN 2 Plandaan Tulungagung Hanya Dapat 2 Siswa

SPMB SDN 2 Plandaan Tulungagung Hanya Dapat 2 Siswa

Ketatnya persaingan antar sekolah diduga menjadi penyebab minimnya pendaftar di sekolah tersebut.
Bupati Yes Pastikan MPLS Aman dan Bebas Perundungan di Hari Pertama Sekolah

Bupati Yes Pastikan MPLS Aman dan Bebas Perundungan di Hari Pertama Sekolah

Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kabupaten Lamongan mulai dilaksanakan Senin (13/7) sesuai dengan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026.
Teror Bom Saat MPLS SDN di Jaksel, Wamendikdasmen: Kami Kutuk!

Teror Bom Saat MPLS SDN di Jaksel, Wamendikdasmen: Kami Kutuk!

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menyesalkan pembubaran hari pertama rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akibat teror bom.

Trending

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan yang dilayangkan oleh mantan Kepala BGN Lodewyk Pusung. 
Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Di tingkat pengecer, Minyakita masih dijual hingga Rp18.000 per liter. Kondisi ini diakui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri yang menyebut masih menemukan pedagang menjual Minyakita di atas HET.
Pemerintah Ingin Bangun Pusat Keuangan Internasional, SMSI Ungkap Risiko yang Berpotensi Rugikan Negara

Pemerintah Ingin Bangun Pusat Keuangan Internasional, SMSI Ungkap Risiko yang Berpotensi Rugikan Negara

RUU PFII masuk dalam Prolegnas 2026 sebagai usulan pemerintah dengan naskah akademik yang telah disampaikan ke Komisi XI DPR RI untuk dibahas pada Rapat Paripurna
SOSOK Tan Kian, Konglomerat Pemilik Pasific Place yang Diduga Terseret Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

SOSOK Tan Kian, Konglomerat Pemilik Pasific Place yang Diduga Terseret Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

Tan Kian diperiksa dalam dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait batu bara PT PLN (Persero), PT Asabri, Krakatau Steel, hingga PT CBS-KNI.
Prabowo: Pemimpin yang Menganjurkan "Bakar-Bakar" di Republik Ini Adalah Pengkhianat

Prabowo: Pemimpin yang Menganjurkan "Bakar-Bakar" di Republik Ini Adalah Pengkhianat

Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemimpin yang menganjurkan aksi pembakaran fasilitas umum sebagai pemimpin pengkhianat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT