News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngincar Wanita Pujaan, Nyamar jadi Polisi, 9 Tahun Berhasil Mengelabui Banyak Orang Termasuk Petugas SIM dan Dua Wanita Beserta Keluarganya, Pas Dichek... Ternyata Gadungan

Kelihaian Haerul memalsukan kartu identitasnya membuat banyak pihak tertipu termasuk Polisi Asli petugas SIM, Polsekta Tamalate, hingga kedua keluarga istrinya
Sabtu, 25 Februari 2023 - 15:10 WIB
Marniati Istri Pertama Haerul, KTA palsu Haerul dan Haerul di Polsekta Tamalate Makassar
Sumber :
  • Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com - Penyamaran Haerul (30), pria yang mengaku sebagai anggota polisi dari Batalyon A Satbrimob Polda Sulsel harus berakhir setelah pemalsuan profesinya terbongkar. Penyebabnya, Sang Istri pertama, Marniati, mencari tahu besaran gaji suaminya serta statusnya sebagai anggota Bayangkari alias istri anggota polisi diantara dua istri Haerul yang sudah dinikahinya.

"Awalnya saya mau cari tau soal suami saya, karena setiap kali saya tanya mau kemana, dia bilang mau setor muka di Polda, makanya saya ke Polda bertanya apa benar suami saya kerja di Polda dan berapa gajinya," jelas Marniati, istri pertama Haerul, polisi gadungan saat di temui dirumahnya. Jum'at (24/2/23).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbongkarnya penyamaran Haerul, oleh istri pertamanya bernama, Marniati (36), berhasil mengungkap banyak fakta tertipunya banyak orang di kab. Gowa, kota Makassar, hingga keluarga istri kedua Haerul di Kab. Bone Sulawesi Selatan. 

Kedok Haerul sebagai Polisi yang mengaku sebagai Intel Brimob yang bertugas di Batalyon Brimob Pa'baeng-baeng Makassar, turut menipu petugas SIM dan Anggota Polsek Tamalate yang terkadang ikut serta melakukan penangkapan bersama anggota polisi asli di Polsek Tamalate, Makassar.

Marniati pun mulai curiga karena Haerul kerap membagi uang 'gaji' ke Marniati tidak seperti biasanya. Marniati curiga uang gajinya lebih banyak diberikan ke istri keduanya di kab. Bone. Marniati pun harus memastikan statusnya sebagai ibu Bayangkari, sebagaimana istri Polisi pada umumnya, antara dia ataukah wanita lainnya yang menjadi istri kedua Haerul di kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Marniati yang di temui di rumah mertuanya di Dusun Leko'boddong, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini menerangkan jika saat itu ia ke mapolda sulsel, kemudian disana ia bertemu dengan salah satu anggota Polda.

Ia kemudian meminta tolong kepada angota polisi yang ditemuinya itu untuk mengecek nama suaminya apa benar bertugas di Mapolda Sulsel atau tidak, sekaligus ingin mengetahui berapa gaji suaminya jika memang benar bertugas di Mapolda Sulsel.

Setelah menunggu beberapa saat kemudian, kata Marniati, polisi itu justru mengatakan jika suaminya tidak bertugas di Polda Sulsel.

"Polisi di Polda itu bilang, nama suaminya tidak tercatat di database Polda Sulsel, sehingga saya di arahkan ke Mako Brimob yang berada di jalan cendrawasih dekat pasar senggol,"Jelasnya.

Setelah mendapat arahan, Istri Haerul kemudian bergegas menuju Mako Brimob Polda Sulsel yang berada di jalan KS. Tubun, Kecamatan Mariso, Makassar.

Sesampainya di sana, Marniati kemudian menuju pos penjagaan untuk menanyakan suaminya.

 "Pak, apakah suami saya kerja di sini, tanya Marniati kepada petugas penjagaan."

Beberapa orang yang berjaga saat itu, langsung meminta identitas suaminya, lalu kemudian, kata Marniati, ia memberikan kartu tanda anggota (KTA) yang ia ambil dari dompet milik suaminya yang ketinggalan di rumahnya.

"Setelah dicek, beberapa anggota yang berjaga di pos penjagaan tersebut menyampaikan jika atas nama Haerul dengan pangkat Bripka sesuai di KTA tidak ada yang bertugas di Mako Brimob Polda Sulsel," ungkap Istrinya.

Akibat rasa penasaran dan rasa ingin tahunya terhadap pekerjaan dan gaji suaminya inilah, penyamaran Haerul terbongkar.

Namun Marniati berdalih, jika tidak ada niatnya ingin melaporkan suaminya, katanya, ia hanya ingin tahu suaminya bertugas di mana dan gajinya berapa.

"Saya ke Mako Brimob hanya mau bertanya, apa pekerjaan suamiku dan berapa gajinya, tidak ada niat saya melaporkan suami saya," ungkap Marniati dihadapan keluarga suaminya.

Dari informasi istrinya itulah kepolisian kemudian mengambil langkah, dengan mencari Haerul yang mengaku seorang anggota polri berpangkat Bripka itu.

Setelah ditelusuri, Haerul kemudian diamankan, dan langsung diserahkan ke Polsek Tamalate, Polrestabes Makassar, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. KTA Palsu, KTP, SIM A dan SIM C milik Haerul yang di perlihatkan sang istri, ikut disita. 

 

Menurut Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Heru Novianto, yang ditemui tvonenews.com di kantornya, bahwa Haerul ini sudah bertahun-tahun menipu anggota Polsek Tamalate dengan mengaku sebagai anggota Intelmob Polda Sul-sel, bahkan ikut melakukan penggerebekan bersama anggota polsek Tamalate, Makassar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selama ini Haerul sudah menipu anggota Polsek Tamalate dengan mengaku sebagai anggota Intelmob bahkan sering ikut bersama anggota Polsek dalam penggerebekan," ujar Kombes Pol. Heru Novianto.

(ITG/MTR).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Berikut jadwal wakil Indonesia di babak perempat final Kejuaraan Asia 2026 hari ini, Jumat (10/4/2026).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT