News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

OTK Serang Kampus UMI Makassar, Satu Orang Ditangkap Polisi

Sejumlah OTK masuk dan menyerang ke dalam kampus UMI Makassar dengan mengancam menggunakan Sajam serta busur panah ke mahasiswa.
Rabu, 8 November 2023 - 10:54 WIB
Satu OTK ditangkap Polisi setelah masuk dan menyerang kampus UMI Makassar
Sumber :
  • Muhammad Noer

Makassar, tvOnenews.com - Sejumlah Orang Tak Di Kenal (OTK) masuk dan menyerang kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dengan membawa Senjata tajam (Sajam) dan busur panah, satu orang ditangkap pihak kepolisian, Selasa (7/11/2023).

"Tadi itu kejadian itu sudah asar, namun saat kami ke sana masuk karena adanya ribut-ribut, lalu kami dari pihak kampus tutup pagar, namun tiba-tiba ada massa dari belakang banyak dengan menggunakan senjata tajam dan anak panah, namun tidak ada lawannya," ujar Wakil Rektor III Kampus UMI Makassar, Nur Fadhilah Mappaselleng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan tim tvOnenews.com, sekitar pukul 17.00 Wita, OTK masuk ke dalam area kampus dengan membawa berbagai Sajam, seperti parang panjang, anak busur panah.

OTK yang berjumlah delapan orang, memakai tutup muka dan mengancam beberapa orang menggunakan busur dan parang yang berada di dalam area kampus UMI.

Beruntung, polisi berpakaian preman sedang berada di lokasi dan langsung mengeluarkan senjata api agar OTK yang membawa Sajam meninggalkan polisi. Para OTK tersebut langsung mundur dan pergi meninggalkan lokasi.

Polisi berpakaian preman yang berada di lokasi, langsung menangkap OTK yang masuk ke dalam kampus UMI Makassar, Selasa (7/11/2023).

Polisi berhasil menangkap satu orang pelaku penyerangan. Saat digeledah di dalam tasnya ditemukan 10 unit Handy Talky (HT), anak busur serta pisau.

"Saat kami interogasi pemuda yang masuk melakukan penyerangan itu mengaku bukan berstatus sebagai mahasiswa UMI Makassar, namun orang yang juga disuruh oleh orang yang tidak mau disebutkan siapa orang tersebut," ungkap Nur Fadhilah.

Pemuda yang melakukan penyerangan berinisial M (19) itu menyebut dirinya bersama rekan-rekannya melakukan penyerangan karena telah menjadi korban pemukulan di kawasan luar UMI Makassar. 

"Saya dipukul jadi masuk kesini di kampus UMI karena na bilang disini (kampus UMI Makassar), saya masuk sini mau cari orang pukul ka. Saya bukan mahasiswa di sini," ucap M 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Wakil Rektor (WR) III UMI Makassar, Nur Fadhilah Mappaselleng, membenarkan sejumlah OTK melakukan penyerangan ke dalam kampus UMI Makassar, dan sebelumnya terjadi penyerangan, ada keributan antar mahasiswa saat perkuliahan sudah selesai.

Pihak kepolisian dari Polrestabes Makassar yang tiba di lokasi di dalam kampus UMI Makassar, Jl Urip Sumoharjo, melakukan penjagaan ketat dengan pengamanan untuk menghindari terjadinya kembali aksi tawuran maupun penyerangan dari OTK yang bebas masuk ke dalam kampus UMI Makassar. (mnr/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT