GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala Puskesmas Kempili Minta Maaf Soal Video Viral Perawat Permainkan Pasien Kecelakaan, Begini Nasib 3 Perawat

Kepala Puskesmas Kampili Imran mengatakan telah berikan sanksi skorsing kepada perawat yang viral karena permainkan pasien yang sedang pinsang, Kamis (9/11/23).
Kamis, 9 November 2023 - 10:08 WIB
Imran "Kepala Puskesmas Kampili, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, meminta maaf.
Sumber :
  • Idris Tajannang/tvOne

Gowa, tvOnenews.com - Kepala Puskesmas Kampili, Imran mengatakan telah memberikan sanksi skorsing kepada perawat yang viral saat tangani pasien kecelakaan dan dianggap mempermainkan pasien yang sedang pinsang, Kamis (9/11/23).

Sanksi berupa skorsing itu disampaikan Kepala Puskesmas Kampili saat ditemui di Puskesmas Kampili, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata Imran, Ada tiga perawat sukarela yang disanksi berupa skorsing atau istirahat selama sebulan.

Mereka adalah Dasriani yang memberilan alkohol di hidung, Hasriani yang mengambil video dan Nurhayani yang berada di belakang.

"Kami berikan sanksi skorsing kepada 3 orang perawat untuk istirahat dulu selama satu bulan," tegasnya

Imran menyebut, status ketiga perawat tersebut adalah sukarela.

"Jadi inikan per tim, jadi pada saat kejadian satu orang laki-laki pergi shalat sehingga hanya 3 orang perempuan yang berada pada saat kejadian," katanya.

Selain itu, Imran mengaku ketiga perawat tersebut juga siap untuk dikonfirmasi jika nantinya dimediasi.

Kepala Puskesmas Kampili Meminta Maaf

Kepala Puskesmas Kampili, Imran menyampaikan permohonan maaf terkait insiden perawat yang viral dan menjadi sorotan di media sosial.

"Kalau ada ketersinggungan dari bapak dan ibu terutama bapak dan ibu netizen kami dan keluarga (perawat) memohon maaf," katanya saat ditemui di Puskesmas Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Menurutnya, hal tersebut bukan hal yang disengaja oleh ketiga perawatnya itu.

"Tetapi niat kami untuk menolong, membantu dan siapapun yang datang kepada kami tidak memandang status tapi tujuan kami adalah memberikan pertolongan kepada siapapun," ucap Imran.

"Sekali lagi saya memohon maaf jika ada hal yang tidak nyaman dan kami mohon juga agar netizen kalau memang tidak paham persoalan lebih baik diam," jelasnya.

Imran menjelaskan, jika niat ketiga perawatnya itu ingin mengambil video melalui handphone korban lalu di sher ke grup yang ada di dalam handphone milik korban agar pihak keluarganya mengetahui jika korban mengalami kecelakaan dan dirawat di puskesmas.

Namun candaan itu justru tidak sengaja terekam oleh video korban yang kala itu sedang terkunci.

"Jadi handphone korban terkunci, saat di buka, lansung tampilan video yang ada, kebetulan saat bercanda aksi ketiganya terekam oleh handphone korban. Saat handphone korban akan di bukan, justru tidak bisa, karena terkunci. Sehingga video tersebut tersimpan di hp korban," jelasnya.

"Kejadian itu juga berlangsung lama, sekitar 18 hari baru video itu viral. Lantaran keluarga korban melihat video tersebut saat membuka hp korban. Sehingga di viralkan karena tidak terima korban di mainkan," sambungnya.

Meskipun demikian, Kepala Puskesmas Kampili tetap mengaku salah dan meminta maaf atas perlakuan ketiga perawatnya itu.

"Kami berusaha memediasi antara perawat dan korban. Semoga bisa selesai dengan damai," tutupnya.(itg/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep rendang bumbu Jawa otentik ala Chef Devina Hermawan, cocok jadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.

Trending

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep rendang bumbu Jawa otentik ala Chef Devina Hermawan, cocok jadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT