GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Cekcok di Sosmed, Viral Video Pertengkaran Siswi SMP di Makassar

Beredar video perkelahian antar delapan orang siswi SMPN 34 & SMPN 35 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan diduga lantaran cekcok di media sosial.
Sabtu, 1 Juni 2024 - 21:32 WIB
Siswi-siswi yang terlibat kemudian diamankan ke Mako Polsek Biringkanaya
Sumber :
  • Wawan Setyawan

Makassar, tvOnenews.com - Beredar video perkelahian antar delapan orang siswi SMPN 34 & SMPN 35 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan diduga lantaran cekcok di media sosial. Polisi kemudian memediasi kedua belah pihak namun belum menemukan kesepakatan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita prihatin atas terjadinya perkelahian antar siswi dari kedua sekolah tersebut. Oleh karena itu, dalam proses mediasi tadi, kami melibatkan orang tua dan pihak sekolah,” ujar Kapolsek Biringkanaya, Kompol H. Muh Tamrin, Jumat (31/5/2024).

 

Kompol Tamrin menerangkan, perkelahian siswi ini terjadi di tanah lapang di belakang SMPN 34 Makassar, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya pada Selasa (28/5) lalu.

 

Dimana sekelompok siswi perempuan ini janjian untuk bertemu, hingga akhirnya terjadi perkelahian.

 

"Jadi mereka ini sebelumnya memang mau bertemu untuk klarifikasi permasalahan mereka di media sosial," ujarnya.

 

Kapolsek Biringkanaya menjelaskan, perkelahian ini dipicu lantaran salah satu temannya ini cekcok atau tersinggung dengan perkataan melalui media sosial. Merekapun di pertemukan oleh kepolisian.

 

"Cuma itu mereka ini ada kesalahpahaman di media sosial," jelasnya.

 

Dalam video yang beredar terlihat sejumlah siswi SMP yang masih mengenakan seragam sekolah melakukan perbuatan tidak terpuji. Mereka berkelahi di sebuah tanah lapang sementara yang lain menyaksikan perkelahian tersebut.

 

Mirisnya sejumlah siswi lainnya bukanya melerai, malah merekam aksi kejadian tersebut. 

 

Siswi-siswi yang terlibat kemudian diamankan ke Mako Polsek Biringkanaya dengan didampingi orang tua dan pihak sekolah untuk mengetahui penyebab perkelahian dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

 

Setelah tiba di Polsek Biringkanaya, Kapolsek Biringkanaya Kompol H. Muh. Tamrin, bersama anggotanya disaksikan orang tua siswi dan pihak sekolah, melakukan mediasi dengan mengorek keterangan dari para siswi serta mencari solusi atas permasalahan perkelahian tersebut.

 

“Syukur alhamdulillah, mediasi berlangsung dengan baik. Kedua belah pihak telah sepakat berdamai,” ungkap Kompol Muh. Tamrin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Namun, karena siswi-siswi ini masih di bawah umur dan di Polsek belum ada Unit PPA, maka mereka kami arahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Makassar jika ingin menempuh jalur hukum," tambahnya. (wsn/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Listrik Padam di Sumut, Operasional Kereta Dipastikan Tidak Terganggu

Listrik Padam di Sumut, Operasional Kereta Dipastikan Tidak Terganggu

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara tetap berjalan aman dan normal.
Jelang Laga Persib, Ratusan Barang Berbahaya DIsita Polda Jabar

Jelang Laga Persib, Ratusan Barang Berbahaya DIsita Polda Jabar

Ratusan barang berbahaya yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan pertandingan menjelang laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, disita oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat.
451 personel Disiapkan Untuk Antisipasi Euforia Bobotoh di Kab. Bogor

451 personel Disiapkan Untuk Antisipasi Euforia Bobotoh di Kab. Bogor

Sebanyak 451 personel gabungan disiapkan sebagai antisipasi arus balik suporter maupun euforia nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu.
Tren Baru Muslim Urban: Umrah Plus Thaif untuk Recharge Hati dan Keluarga

Tren Baru Muslim Urban: Umrah Plus Thaif untuk Recharge Hati dan Keluarga

Perjalanan umrah mulai menjadi bagian dari gaya hidup healing keluarga muslim modern.
Bukan Zhong Hui! Ternyata Ko Hee-jin akan Berikan Peran yang Ditinggal Megawati Hangestri di Red Sparks Kepada...

Bukan Zhong Hui! Ternyata Ko Hee-jin akan Berikan Peran yang Ditinggal Megawati Hangestri di Red Sparks Kepada...

Red Sparks resmi membentuk duet pemain asing baru untuk menghadapi kompetisi V League 2026/2027 mendatang.
Pelemahan Rupiah Tak Bisa Jadi Satu-satunya Indikator Ekonomi Indonesia

Pelemahan Rupiah Tak Bisa Jadi Satu-satunya Indikator Ekonomi Indonesia

Pengamat ekonomi Dr. Surya Vandiantara menyebut pelemahan rupiah tak bisa dijadikan satu-satunya indikator untuk menilai ekonomi suatu negara.

Trending

27 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Bandung dan Sekitarnya

27 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Bandung dan Sekitarnya

Artikel ini menyajikan informasi lengkap terkait lokasi nobar gratis laga penentu Persib vs Persijap di Bandung dan sekitarnya, Sabtu (23/5) pukul 15.30 WIB.
Alasan Pelatih Klub-klub V-League Saling Sikut untuk Dapatkan Megawati Hangestri Dibongkar Agen Voli Korea

Alasan Pelatih Klub-klub V-League Saling Sikut untuk Dapatkan Megawati Hangestri Dibongkar Agen Voli Korea

Megawati Hangestri jadi rebutan pelatih klub-klub liga voli putri Korea Selatan seperti Red Sparks dan Hillstate, agen pemain Chris Kim ungkapkan alasannya.
14 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Jawa Barat dan Sekitarnya

14 Lokasi Nobar Gratis Persib vs Persijap di Jawa Barat dan Sekitarnya

Akses informasi mengenai lokasi nobar gratis laga penentu juara Super League 2025/2026 antara Persib vs Persijap di Jawa Barat dan sekitarnya, Sabtu sore (23/5)
Diduga Diintimidasi, Putri Ahmad Bahar Sebut Ketum GRIB Jaya Hercules Lepaskan 2 Kali Tembakan Pistol: Dor Dor

Diduga Diintimidasi, Putri Ahmad Bahar Sebut Ketum GRIB Jaya Hercules Lepaskan 2 Kali Tembakan Pistol: Dor Dor

Ilma Sani Fitriana, anak penulis buku Ahmad Bahar diduga diintimidasi dan mengingat Ketum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal 2 kali tembak pakai pistol.
Keberadaannya Diburu Dedi Mulyadi, Aman Yani Diultimatum Sang Anak Muncul ke Publik Usai Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Jangan Pengecut!

Keberadaannya Diburu Dedi Mulyadi, Aman Yani Diultimatum Sang Anak Muncul ke Publik Usai Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Jangan Pengecut!

Sosok Aman Yani menjadi perhatian setelah terdakwa kasus pembunuhan, Ririn Rifanto, menyebut dirinya bukan pelaku utama dan menyeret nama Aman Yani dalam persidangan.
Ayah dengan Anak Disabilitas Mengadu BLT-nya Dicabut, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Semprot Kepala Desa

Ayah dengan Anak Disabilitas Mengadu BLT-nya Dicabut, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Semprot Kepala Desa

Gubernur Malut Sherly Tjoanda langsung semprot kepala desa setelah mendapat laporan dari ayah dengan anak disabilitas yang BLT-nya dicabut karena voting kades.
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Cari Sosok Aman Yani Terkait Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Siapkan Hadiah Rp750 Juta: Temukan Hidup Atau Mati

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Cari Sosok Aman Yani Terkait Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Siapkan Hadiah Rp750 Juta: Temukan Hidup Atau Mati

Dedi Mulyadi mengaku penasaran dengan nasib Aman Yani yang belakangan ramai diperbincangkan dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT