News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesisir Pulau Kalao Toa Turun 1,3 Meter akibat Gempa, Pasang Laut Ancam Permukiman

Ketinggian tanah berubah, turun sekitar 1,3 meter dari sebelumnya. Akibatnya Desa Kalao Toa yang berhadapan langsung dengan laut Flores dimasuki air laut
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 29 Januari 2022 - 15:48 WIB
Ombak Air Laut Masuk Ke Pemukiman Warga Desa Kalao Toa pada Sabtu (29/1/2022)
Sumber :
  • Tim Tvone/Arsi Ihsan

Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan - Pascagempa magnitudo 7,4 NTT yang terjadi pada akhir tahun 2021 lalu, menyebabkan turunnya struktur daratan di desa Kalao Toa, Kecamatan Pasilambena Kepulauan  Selayar, Sulsel. 

Ketinggian tanah berubah, turun sekitar 1,3 meter dari sebelumnya. Akibatnya Desa Kalao Toa yang berhadapan langsung dengan laut Flores dimasuki air laut. Apalagi saat pasang air laut masuk ke permukiman warga dan melewati tanggul pembatas sepanjang 360 meter dipantai Kalao Toa. Demikian dijelaskan oleh Patta Bau, Camat Pasilambena, Sabtu (29/1/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Patta Bau menjelaskan kalau ketinggian daratan yang turun menyebabkan air laut masuk dan tidak ada lagi daerah pantai seperti sebelum gempa. 

 

Patta Bau juga menyampaikan, masalah turunnya daratan Kalao Toa sudah diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten. Menurutnya, Pemkab Kepulauan Selayar akan menurunkan tim survei. 

 

Sebelumnya Rina Apriani, warga desa Kalao Toa, menuturkan kepada tvonenews.com kalau saat ini kondisi warga Desa Kalao Toa, secara umum sudah khawatir tinggal di pulau tersebut. Mereka khawatir dan terancam setiap saat. Bukan lagi air laut yang naik ke permukiman, mereka juga masih kerap mendengar suara gemuruh disusul goncangan di desa mereka. Tapi warga tidak tahu harus kemana. 

 

"Kami sebenarnya sudah tidak betah karena tiap saat terancam. Bisa dilhat kondisi kami sekarang, air laut naik, retakan di mana-mana, tambah lagi kami terancam gempa terus," ujarnya. 

 

Rina berharap pemerintah bisa mencari solusi untuk warga.

Pantauan tvonenews.com di Pulau Kalao Toa, air laut menggenangi rumah warga Kalao Toa, ombak laut juga pecah di permukiman. Selain itu sejumlah retakan terlihat di jalan poros antardesa di pulau Kalao Toa, 

 

Sementara itu di pesisir Desa Kalao Toa ada tanah retakan selebar 1 meter lebih memanjang utara ke selatan yang dalamnya tidak terukur. Menurut warga, ini terjadi pascagempa 7,4 magnitudo lalu.

 

Desa Kalao Toa di Kecamatan Pasilambena Kepulauan Selayar adalah daerah paling parah terdampak gempa M7,4 NTT yang terjadi pada akhir tahun lalu. Di pulau ini ada enam ribu warga yang mengungsi sementara 100 orang lebih mengalami luka-luka dan 2 warganya meninggal dunia. Gempa juga telah menyebabkan ratusan rumah warga rusak serta fasilitas umum hancur. 

 

Pascagempa Pulau Kalao Toa juga telah disurvei oleh Tim BMKG  yang kemudian mengumumkan kalau ada patahan baru di wilayah pulau ini.  Dan mengaitkan nama patahan baru tersebut dengan nama Pulau Kalao Toa. (Arsil Ihsan/act). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Kamis 9 April: Alwi Farhan Lawan Unggulan Jepang, Ada 10 Wakil Indonesia Main

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Kamis 9 April: Alwi Farhan Lawan Unggulan Jepang, Ada 10 Wakil Indonesia Main

Jadwal Kejuaraan Asia 2026 hari ini, di mana ada sejumlah wakil Indonesia akan unjuk gigi termasuk Alwi Farhan yang akan melawan tunggal putra unggulan asal Jepang.
Pemprov DKI Gelar Kegiatan Halal Bihalal di Kota Tua Akhir Pekan Ini

Pemprov DKI Gelar Kegiatan Halal Bihalal di Kota Tua Akhir Pekan Ini

Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai wadah pemersatu bagi seluruh lapisan masyarakat di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Sabtu, 11 April 2026.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Thailand Ungkap Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, PSSI Bergerak Diam-diam?

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Thailand Ungkap Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, PSSI Bergerak Diam-diam?

Tak ada angin tak ada hujan, media Thailand tiba-tiba membongkar kabar mengejutkan terkait Timnas Indonesia. Luke Vickery disebut sedang proses naturalisasi.
Liverpool Ambil Keputusan soal Masa Depan Arne Slot usai Dikalahkan PSG di Liga Champions

Liverpool Ambil Keputusan soal Masa Depan Arne Slot usai Dikalahkan PSG di Liga Champions

Liverpool dikabarkan sudah mengambil keputusan soal masa depan Arne Slot sebagai pelatih. Sang juru taktik semakin terpojok usai kekalahan 0-2 dari Paris Saint-Germain.
DOR! Siswa SMP di Siak Riau Tewas Terkena Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik di Sekolah

DOR! Siswa SMP di Siak Riau Tewas Terkena Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik di Sekolah

Seorang siswa kelas IX SMP Sains Tahfihz Islamic Center di Kabupaten Siak, Riau berinisial MA (15) meninggal dunia setelah mengikuti ujian praktik di sekolah.
Hansi Flick Tak Habis Pikir dengan Wasit usai Barcelona Dikalahkan Atletico Madrid 0-2 di Liga Champions

Hansi Flick Tak Habis Pikir dengan Wasit usai Barcelona Dikalahkan Atletico Madrid 0-2 di Liga Champions

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan reaksi atas keputusan wasit yang merugikan di laga kontra Atletico Madrid. La Blaugrana kandas dengan skor 0-2 setelah Pau Cubarsi dikartu merah.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT