GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siswa SD di Makassar Tewas Diduga Dikeroyok Teman, Polisi Masih Selidiki

Polrestabes Makassar masih lakukan penyelidikan terkait kasus perundungan hingga meninggal dunia yang dialami salah satu murid SDN Maccini Sawah 1 Kota Makassar
Selasa, 3 Juni 2025 - 17:27 WIB
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana memberikan keterangan terkait siswa SD tewas diduga dikeroyok teman
Sumber :
  • Wawan Setyawan

Makassar, tvOnenews.com - Polrestabes Makassar masih melakukan penyelidikan terkait kasus perundungan hingga meninggal dunia yang dialami murid SDN Maccini Sawah 1 Kota Makassar bernama Muhammad Raja Afnan. Keluarga menyebut terduga pelaku perundungan lebih dari dua orang.

"Sebelum meninggal di rumah sakit, saya tanya, siapa yang pukul nak, Afnan bilang teman. Saya tanya berapa orang? Dia tidak bilang, tapi kasih naik jarinya tiga orang," ujar Katrina Darwin, Ibu Korban, Selasa (3/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar Komisaris Besar Arya Perdana mengaku sudah memproses terkait laporan meninggalnya Muh Raja Afnan yang diduga korban perudungan oleh temannya. Arya mengatakan sudah menerima laporan dari rumah sakit terkait meninggalnya murid kelas VI tersebut.

"Untuk siswa SD yang meninggal kemarin, sudah ada laporan dari rumah sakit yang bersangkutan meninggal dunia dan sudah dimakamkan. Kami dari Polrestabes Makassar menyampaikan turut berduka cita," ujarnya.

Kombes Arya menerangkan, polisi masih melakukan penyelidikan penyebab meninggalnya Muh Raja Afnan. Untuk memastikan hal tersebut, kata Arya, pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari Dokter Forensik Polda Sulsel.

"Apakah ini terkait dengan laporan penganiayaan yang dilakukan oleh teman korban atau tidak, karena kematian itu harus didasarkan dari hasil autopsi kedokteran. Kalau meninggalnya karena apa, itu yang tahu cuma dokter," jelasnya.

Meski demikian, Polisi sedang memeriksa sejumlah saksi. Selain itu, polisi juga melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP).

"Setelah itu kami menunggu hasil autopsi dari kedokteran forensik untuk menyatakan meninggalnya karena apa. Sehingga kita nanti bisa bicara langkah-langkah selanjutnya," tambahnya.

Arya menyebut autopsi sudah dilakukan dan korban juga sudah dimakamkan oleh keluarganya. Meski hasil autopsi belum keluar, tetapi berdasarkan keterangan orang tua korban terdapat lebam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban ada dikatakan ada lebam-lebam. Tetapi lebam itu akan kita periksa ke dokter, apakah itu yang menyebabkan kematian atau bukan. Nah, itu nanti kita tahunya dari dokter," tegasnya. 

Meski demikian, Arya menyebut terduga pelaku penganiayaan terhadap korban lebih dari dua.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil thailand Open 2026, pertandingan dari ganda campuran antara Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Makkasasithorn/Nattamon Laisuan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT