News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Rugi Rp150 Juta Akibat Investasi, Warga Takalar Datangi Kantor PT Solid Gold Berjangka

Seorang warga Desa Parambambe, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan harus mengelus dada setelah merasa kehilangan uang 150 juta rupiah akibat ikut investasi uang di PT Solid Gold Berjangka.
Kamis, 12 Mei 2022 - 09:16 WIB
Datangi kantor PT Solid Gold di jalan Ap Pettarani Makassar, Warga Takalar mengaku kehilangan uang 150 Juta Akibat Investasi Uang
Sumber :
  • Tim Tvone-Idris Tajannang

Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan - Seorang warga Desa Parambambe, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan harus mengelus dada setelah merasa kehilangan uang 150 juta rupiah akibat ikut investasi uang di PT Solid Gold Berjangka.

Sejak Desember 2021 menginvestasikan uang di PT Solid Gold Berjangka yang kala itu berkantor di jalan Dr Sam Ratulangi Makassar, yang kini telah pindah kantor di jalan Ap Pettarani Makassar. Ia menceritakan jika awalnya ia menginvestasikan uangnya ke PT Solid Gold Berjangka karena dibujuk oleh wanita bernama Ina, salah satu marketing PT Solid Gold Berjangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban didatangi rumahnya oleh marketing PT Solid Gold Berjangka, kemudian dibujuk dan diiming-imingi keuntungan besar seperti emas batangan ketika menyetor uang sebesar 50 juta rupiah sebagai modal awal investasi saham.

"Setelah menyetor uang 50 juta rupiah, pihak perusahaan melalui marketingnya, kembali meminta tambahan dana sebesar 50 juta dengan alasan untuk bisa mendapatkan keuntungan hari itu juga dari saham yang diinvestasikan di PT Solid Gold Berjangka dengan nilai keuntungan Rp1.250.000," jelas korban, Hafsah Somba.

Lanjutnya, Setelah menyetor uang 100 juta rupiah, keuntungan baik uang maupun emas batangan seperti yang dijanjikan oleh perusahaan PT Solid Gold Berjangka, tidak kunjung terealisasi.

Bahkan pihak perusahaan melalui tim marketingnya, justru meminta kepada korban kembali menyetor uang sebesar 50 juta rupiah dengan alasan ketahanan dana investasi yang sebelumnya telah diinvestasikan sebesar 100 juta agar keuntungan yang didapatkan sebelumnya bisa ditarik.

Karena janji tersebut, korban terpaksa meminjam uang keluarganya untuk menambah investasinya, dengan harapan setelah dana tersebut disetor, ia bisa menarik semua dana dan keuntungan yang ia investasikan selama ini.

"Jadi saya kembali menyetor dana 30 juta dan terakhir 20 juta, harapan saya setelah menyetor dana ini, saya bisa menarik semua dana investasi saya termasuk keuntungan yang dijanjikan," tuturnya.

Namun sayangnya, dana yang diinvestasikan sebesar 150 juta rupiah dan keuntungan yang dijanjikan oleh perusahaan PT Solid Gold Berjangka justru tidak kunjung didapatnya. Bahkan ada bahasa dari perusahaan kalau investasi saham sudah nihil, yang anehnya pihak nasabah tidak pernah melakukan transaksi selama bergabung.

Merasa Kehilangan uang, korban bersama keluarganya pun mendatangi kantor PT Solid Gold Berjangka yang berada di jalan Ap Pettarani Makassar, Rabu (11/05/2022).

Saat tiba di kantor PT Solid Gold Berjangka, korban bersama keluarganya lansung menemui Sabaria Massese yang menjabat sebagai wakil pialang berjangka di PT Solid Gold Berjangka.

Di dalam pertemuannya secara tertutup tanpa boleh diliput oleh awak media, korban yang didampingi keluarganya meminta kejelasan dana yang sudah diinvestasikan ke PT Solid Gold Berjangka senilai 150 juta rupiah.

Keluarga korban, Bahar, yang ikut dalam pertemuan itu, mengatakan jika perusahaan PT Solid Gold Berjangka melalui wakil pialang berjangka meminta waktu untuk memikirkan solusi dari masalah ini.

"Tadi hasil pembicaraan kami di dalam, pihak PT Solid Gold Berjangka meminta waktu untuk memikirkan solusi dari masalah ini," terang Bahar.

Pihak perusahaan berjanji memberikan solusi, bahkan mereka akan memanggil karyawan yang melanggar perjanjian nasabah dengan perusahaan. 

"Pihak perusahaan tadi mengakui, jika perjanjian yang dibuat perusahaan berbanding terbalik dengan apa yang terjadi dilapangan akibat ulah karyawannya. Jadi kita akan menunggu selama seminggu sampai hari Rabu (18/05/2022) depan, menunggu jawaban dari perusahaan solusi apa yang akan ditawarkan oleh pihak perusahaan," terang Bahar 

Lanjut Bahar, masalah pertamanya adalah iming-iming perusahaan untuk berinvestasi saham, dalam hal ini korban yang ditawarkan secara pribadi, tapi nasabah tidak mengetahui seperti apa sebenarnya saham tersebut. Korban pun sempat tergiur karena pihak perusahaan mengiming-imingi, menjanjikan keuntungan yang luar biasa. 

Bahkan dalam perjanjian yang ada, transaksi keuangan itu tidak jelas terhadap nasabah karena pihak perusahaan sendiri yang melakukan transaksi dengan meminta kode akun kepada nasabah.

"Perjanjian dalam perusahaan PT Solid Gold memang sangat berbanding terbalik dengan apa yang dijelaskan oleh tim marketingnya di Whatsapp," jelas Bahar

Keseluruhan uang nasabah ini ada 150 juta, selama empat kali transaksi penyetoran. Mulai dari awal nasabah mengaku belum sama sekali menikmati hasilnya. Bahkan korban tidak pernah membuka akun sahamnya. Hanya melakukan penyetoran saja. 

Lanjut Bahar, awalnya sebelum penyetoran diiming-imingi emas. Setoran awal itu 50 juta sudah dijanjikan dapat emas, namun setelah konfirmasi ke pihak perusahaan ternyata hal itu tidak ada. 

"Saat ini kita hanya menunggu dulu sesuai yang dijanjikan perusahaan selama satu minggu. Setelah itu jika tdk menemukan solusi kami akan melakukan aksi dan akan melaporkan ke pihak yang berwajib," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum meninggalkan kantor PT Solid Gold Berjangka, korban memperlihatkan bukti transfer dananya ke rekening atas nama PT Solid Gold Berjangka.

Sementara itu, PT Solid Gold Berjangka yang dimintai konfirmasi terkait hilangnya uang nasabah asal kabupaten Takalar tersebut memilih tidak memberikan komentar, meskipun sudah berulang kali awak media meminta tanggapan terkait persoalan nasabahnya yang kehilangan uang tersebut.(Itg/Ask)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apa Itu Opsen Pajak Kendaraan? Ini Tarif, Cara Hitung, dan Daftar Daerahnya

Apa Itu Opsen Pajak Kendaraan? Ini Tarif, Cara Hitung, dan Daftar Daerahnya

Pemerintah menetapkan aturan opsen melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD).
7 Perjalanan KRL Lintas Bogor Dibatalkan Pagi ini, Imbas Gangguan Sarana Kereta

7 Perjalanan KRL Lintas Bogor Dibatalkan Pagi ini, Imbas Gangguan Sarana Kereta

KAI mengumumkan ada 7 perjalanan Commuter Line (KRL) lintas Bogor dibatalkan pada pagi hari ini, Jumat, 16 Oktober 2026, akibat adanya gangguan sarana kereta.
Hati-Hati QRIS Diduga Diarahkan ke Top Up Judi Online, Jangan Terburu-buru saat Transaksi

Hati-Hati QRIS Diduga Diarahkan ke Top Up Judi Online, Jangan Terburu-buru saat Transaksi

Heboh di media sosial cerita salah satu akun Threads mengaku nyaris diarahkan untuk top up judi online saat memindai QRIS. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati sebelum bertransaksi. Ini cara dan tipsnya.
Imbas Kartu Merah di Laga Vs Villareal, Vinicius Junior Terkejut Tambah Sanksi 4 Pertandingan

Imbas Kartu Merah di Laga Vs Villareal, Vinicius Junior Terkejut Tambah Sanksi 4 Pertandingan

Vinicius Junior mengaku tak layak mendapatkan sanksi tersebut karena tak ada dasar hukuman yang menjelaskan aturan tersebut dari Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).
Ketum Jakmania: Wacana Pengurangan Poin Persija Imbas Insiden Penyerangan Tim EPA U-18 Tidak Tepat

Ketum Jakmania: Wacana Pengurangan Poin Persija Imbas Insiden Penyerangan Tim EPA U-18 Tidak Tepat

Salah satu yang menjadi sorotannya adalah imbas insiden yang dikaitkan pada Persija. Di mana wacana pengurangan poin di Super League tidak tepat dikaitkan dengan insiden ini.
Kronologi Berlliana Lovell Diduga Alami Pelecehan Verbal saat Live, sampai Syok dan Mental Terguncang

Kronologi Berlliana Lovell Diduga Alami Pelecehan Verbal saat Live, sampai Syok dan Mental Terguncang

Aktris sekaligus selebgram Berlliana Lovell mengungkap peristiwa dugaan pelecehan verbal oleh Amat Jelangskuy saat siaran langsung berawal ketika ditanya tato.

Trending

Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Tampil di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Jumat (16/10/2026) pagi WIB, Timnas Futsal Indonesia kalah dari Brasil dalam laga perdana fase grup
iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra mencakup harga, kamera, performa, baterai, dan fitur unggulan. Simak sebelum membeli flagship
Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Kabar duka menyelimuti penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 
OTT KPK di BNPB Dinilai Miliki Efek Terhadap Reputasi Pemerintah

OTT KPK di BNPB Dinilai Miliki Efek Terhadap Reputasi Pemerintah

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro turut menyorot tajam langkah KPK yang membongkar dugaan penyalahgunaan dana siap pakai kebencanaan.
Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral video adu mulut dua operator SPBU di Denpasar dengan Gubernur Bali I Wayan Koster viral di media sosial. Keduanya mengeluhkan kelelahan akibat kebijakan.
Keamanan di Arab Saudi Dipertanyakan, AFC Baru Putuskan Nasib Piala Asia 2027 di Akhir November

Keamanan di Arab Saudi Dipertanyakan, AFC Baru Putuskan Nasib Piala Asia 2027 di Akhir November

Jepang berniat untuk mundur dari Piala Asia 2027 dan memberi saran untuk diundur sampai 2028.
Hilang Misterius dari Rumah, Siswi SMK Tasikmalaya Ditemukan Sendirian di Apartemen PIK 2: Diduga Mau Dijadikan Pengantin Pesanan

Hilang Misterius dari Rumah, Siswi SMK Tasikmalaya Ditemukan Sendirian di Apartemen PIK 2: Diduga Mau Dijadikan Pengantin Pesanan

Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, menggagalkan dugaan tindak pidana perdagangan orang bermodus perjodohan terselubung. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT