News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Sempat Dijanjikan Akan Dinikahi dan 7 Janin Akan Dikuburkan Usai Nikah

Satuan reserse kriminal Polrestabes Makassar, mengungkap motif baru terkait kasus 7 janin di dalam boks besar.
Jumat, 10 Juni 2022 - 17:58 WIB
Mapolrestabes Makassar, Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • tim tvOne - Muhammad Noer

Makassar, Sulawesi Selatan - Satuan reserse kriminal Polrestabes Makassar, mengungkap motif baru terkait kasus 7 janin di dalam boks besar yang ditemukan di dalam indekos di wilayah Biringkanaya Makassar.

Berdasarkan dari hasil pemeriksaan, tersangka perempuan mengaku mengeluarkan janin di tubuhnya setelah dijanjikan oleh tersangka laki-laki untuk menikahinya dan berjanji akan menguburkan janin yang dibuang setelah kedua tersangka menikah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di tahun 2012 sudah hamil ternyata di 2013 juga hamil dan terus hamil kembali sampai 2017 hamil lagi, hingga menyimpan seluruh janinnya di dalam boks besar yang berisi plastik yang didalamnya ada 7 janin bayi tersebut. Janin bayi yang dikumpulkannya sebanyak 7 janin bayi tersebut, semuanya dari hubungan gelap kedua tersangka sejak di tahun 2012 hingga tahun 2017 lalu. Kedua tersangka berpindah-pindan kos-kosan yang terakhir mereka indekos di wilayah daya biringkanaya makassar,  makanya kalo ditanya ibu kosnya yang terakhir mereka itu tempati tidak ada aktivitas dengan pacarnya karena telah melakukan hubungan tersebut di kos-kosan sebelumnya," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald Truly Sohomuntal Simanjuntak.

Saat ini juga kedua tersangka telah ditangkap oleh pihak satuan Reskrim Polrestabes Makassar. Keduanya, SM (30) dan NM (30), ditangkap di dua tempat berbeda. SM ditangkap di Kota Bumbu, Kalimantan dan NM (28) ditangkap di Konawe, Sulawesi Tenggara. 

Kedua tersangka pasangan sejoli ini di kenakan pasal berlapis yakni pasal 80 tentang perlindungan anak ayat 3 dengan ancaman 15 tahun penjara, dan dikenakan pasal 194 tentang kesehatan nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun.(mnr/chm)  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Kamis 9 April: Alwi Farhan Lawan Unggulan Jepang, Ada 10 Wakil Indonesia Main

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Kamis 9 April: Alwi Farhan Lawan Unggulan Jepang, Ada 10 Wakil Indonesia Main

Jadwal Kejuaraan Asia 2026 hari ini, di mana ada sejumlah wakil Indonesia akan unjuk gigi termasuk Alwi Farhan yang akan melawan tunggal putra unggulan asal Jepang.
Pemprov DKI Gelar Kegiatan Halal Bihalal di Kota Tua Akhir Pekan Ini

Pemprov DKI Gelar Kegiatan Halal Bihalal di Kota Tua Akhir Pekan Ini

Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai wadah pemersatu bagi seluruh lapisan masyarakat di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Sabtu, 11 April 2026.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Thailand Ungkap Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, PSSI Bergerak Diam-diam?

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Thailand Ungkap Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, PSSI Bergerak Diam-diam?

Tak ada angin tak ada hujan, media Thailand tiba-tiba membongkar kabar mengejutkan terkait Timnas Indonesia. Luke Vickery disebut sedang proses naturalisasi.
Liverpool Ambil Keputusan soal Masa Depan Arne Slot usai Dikalahkan PSG di Liga Champions

Liverpool Ambil Keputusan soal Masa Depan Arne Slot usai Dikalahkan PSG di Liga Champions

Liverpool dikabarkan sudah mengambil keputusan soal masa depan Arne Slot sebagai pelatih. Sang juru taktik semakin terpojok usai kekalahan 0-2 dari Paris Saint-Germain.
DOR! Siswa SMP di Siak Riau Tewas Terkena Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik di Sekolah

DOR! Siswa SMP di Siak Riau Tewas Terkena Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik di Sekolah

Seorang siswa kelas IX SMP Sains Tahfihz Islamic Center di Kabupaten Siak, Riau berinisial MA (15) meninggal dunia setelah mengikuti ujian praktik di sekolah.
Hansi Flick Tak Habis Pikir dengan Wasit usai Barcelona Dikalahkan Atletico Madrid 0-2 di Liga Champions

Hansi Flick Tak Habis Pikir dengan Wasit usai Barcelona Dikalahkan Atletico Madrid 0-2 di Liga Champions

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan reaksi atas keputusan wasit yang merugikan di laga kontra Atletico Madrid. La Blaugrana kandas dengan skor 0-2 setelah Pau Cubarsi dikartu merah.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT