News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Kematian Bripka AS Masih Misteri, Ratusan Korban Penggelapan Pajak Minta Perhatian Kapolri dan Presiden Jokowi

Polda Sumut melakukan serangkaian penyidikan terhadap kejanggalan kematian almarhum yang di lapor oleh pihak keluarga ke Polda Sumut beberapa waktu yang lalu
Selasa, 28 Maret 2023 - 15:04 WIB
Adam sihotang, Korban Penggelapan Pajak
Sumber :
  • Tim TvOne/ Daud

Samosir, tvOnenews.com - Kasus kematian Bripka Arfan Saragih, yang di sebut pihak keluarga tewas dibunuh bukan karena bunuh diri, masih terus saja bergulir. Penyidikan Kepolisian Polda Sumatera Utara masih melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap kejanggalan kematian korban yang di lapor oleh pihak keluarga ke Polda Sumatera Utara beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, di balik penyelidikan kematian korban yang kini di tangani Polda Sumatera Utara ini, ratusan warga Kabupaten Samosir yang menjadi korban penggelapan pembayaran pajak hingga saat ini masih terkatung katung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemilik kendaraan bermotor yang menjadi korban penggelapan pajak,  meminta agar  pihak terkait memikirkan nasib para warga yang telah menyetorkan uang pajak kepada Alm Bripka AS dan komplotannya.

Hingga saat ini, jumlah korban penggelapan pembayaran uang pajak kendaraan bermotor milik ratusan warga ini masih terus saja bertambah, hal ini di ungkapkan Soli N Panjaitan, Kepala seksi layanan II Uptd Samsat Pangururan,  kabupaten Samosir, Selasa ( 28/3/23).

Solihin menyebutkan, pasca terkuaknya kasus penggelapan pajak ini, Samsat Panguruan telah membuka posko pengaduan masyarakat dari tanggal  13 Februari 2023 kemarin,  hingga 8 April 2023 mendatang.

“Hingga saat ini dari laporan warga yang masuk terkait penggelapan pajak dari posko pengaduan yang kita buka, terdapat dua ratus dua puluh delapan pengaduan dengan total kerugian sebesar Delapan ratus tiga puluh juta rupiah”, sebut Solihin.

Selanjutnya Solihin menuturkan, terkait kasus penggelapan pembayaran uang pajak kendaraan bermotor yang dilakukan oleh almarhum Bripka AS bersama komplotan nya, pihak kantor Samsat Pangururan  sendiri, secara regulasi hanya dapat meringankan kepada seluruh korban berupa potongan denda pajak sebesar 50 hingga 85 persen saja , sementara untuk setoran dana wajib pajak kendaraan tetap harus dibayarkan.

“Kewajiban para wajib pajak kendaraan tetap harus disetorkan, kita hanya memberikan dispensasi potongan 50 hingga 85 persen saja denda pajak kendaraan yang terlambat atau menjadi korban dalam kasus penggelapan pajak ini”, sebut Solihin.

Mengetahui hal tersebut, sejumlah warga, Wajib Pajak yang menjadi korban dalam kasus ini merasa keberatan atas kebijakan yang diambil oleh Samsat Pangururan terkait dengan hal tersebut.

Seperti yang di ungkapkan oleh Phamog Simbolon, warga Kabupaten Samosir  yang dirugikan hingga kurang lebih sebesar Rp 60 juta akibat penggelapan pajak ini.

Simbolon menyebutkan,  sebelum jatuh tempo pembayaran pajak kendaraannya tahun 2022 silam, Ia  sudah menyetorkan pembayaran pajak kendaraan miliknya ke  Kantor Pajak dan diterima oleh almarhum AS selaku petugas yang berwenang mengurusi bagian stnk dan lainnya.

“Saya sudah menyetorkan pajak kendaraan saya kepada almarhum dilengkapi dengan kwitansi pembayaran, namun setelah adanya berita tentang penggelapan pajak dan kematian korban, saya mencoba melakukan cross check dan ternyata saya juga \termasuk salah satu korban dari ratusan wbp lainnya yang di gelapkan oleh almarhum”, sebut Simbolon.

Hal senanda juga disebutkan Adam sihotang,  warga Kabupaten Samosir menuturkan,  Ia  juga termasuk salah seorang korban penggelapan pajak oleh pelaku atau korban Bripka As.

Menurut Sihotang, setelah mengikuti kasus kematian almarhum akhir akhir ini, Ia berpendapat adanya pergeseran issu yang diangkat seperti kasus dugaan pembunuhan yang di sebutkan oleh keluarga, sementara kasus penggelapan pajak yang di lakukan oleh korban dan komplotannya seolah olah raib dan  di telan angin.

“Sebagai orang yang taat pajak kami sudah membayarkan pajak sesuai prosedur dengan mendatangi kantor samsat dan membayarkannya kepada petugas di loket, sesuai dengan yang dimintakan kepada kita. Namun ketika kasus ini kemudian berkembang bahwa pajak kami di gelapkan dan tidak dibayarkan malah samsat membebankan peggelapan itu kepada para korban, ini kan sudah tidak benar. Saya berharap agar instansi Bapak Presiden RI Joko Widodo, Bapak Kapolri , Polres maupun Samsat dapat mencari solusi kepada para korban wajib pajak”, imbuhnya.

Selanjutnya, Sihotang menyebutkan bila kemudian Samsat Pangururan masih membebankan wajib pajak yang di bayarkan kepada korban, Ia dan ratusan korban lainnya akan mengambil langkah hukum kedepannya, akan menggugat ahli waris Bripka As beserta rekannya yang sudah melakukan penggelapan pajak kendaraan mereka.

“Kejahatan yang dilakukan alm Bripka As bersama komplotannya termasuk kejahatan luar biasa karena menyangkut hak ratusan orang, yang taat pajak. Ini harus digaris bawahi, pembayaran juga dilakukan di loket Kantor Samsat, jadi kami juga meminta  pertanggung jawaban pihak samsat dan dinas pendapatan atas persoalan yang dialami oleh kami para korban”, sebut Sihotang.

Ditempat yang sama, Prima Sinaga warga Pangururan Kabupaten Samosir, yang turut menjadi korban menyebutkan pengurusan pajak kendaraan miliknya berurusan langsung dengan almarhum Bripka As.

Menurut Prima Sinaga,  seperti para korban lainnya, Ia membayarkan pajak kendaraannya kepada Almarhum  Bripka As, di kantor Samsat Panguruan, karena menurutnya dan sesuai arahan petugas loket, korban merupakan orang yang bertugas resmi di instansi Samsat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dugaan pembunuhan yang di laporkan oleh keluarga korban melalui kuasa hukumnya itu sah sah saja, namun kasus pengelapan pajak yang di alami oleh ratusan korban harusnya tidak di abaikan”, tutup Prima.

Sebelumnya, kasus kematian Almarhum Bripka Arfan Saragih, yang bertugas di UPTD Samsat Pangururan, masih menyisakan misteri. Keluarga menduga ada banyak kejanggalan terkait kematian korban yang sebelumnya di sebutkan tewas bunuh diri akibat menenggak cairan Sianida. (dsg/cai)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AC Milan Resmi Dapat Pemain Baru Lagi, Rossoneri Sukses Rekrut Bek Gila Milik Lazio Seharga Rp570 Miliar

AC Milan Resmi Dapat Pemain Baru Lagi, Rossoneri Sukses Rekrut Bek Gila Milik Lazio Seharga Rp570 Miliar

AC Milan meresmikan perekrutan Mario Gila sebagai amunisi anyar di lini belakang untuk menghadapi musim 2026/2027. Bek asal Spanyol itu didatangkan dari Lazio.
AC Milan Selangkah Lagi Rekrut Wonderkid Empoli, Striker 18 Tahun yang Bisa Jadi Suksesor Ibrahimovic

AC Milan Selangkah Lagi Rekrut Wonderkid Empoli, Striker 18 Tahun yang Bisa Jadi Suksesor Ibrahimovic

AC Milan dikabarkan semakin dekat mengamankan tanda tangan penyerang muda milik Empoli, Edoardo Zanaga. Salah satu talenta menjanjikan yang berusia 18 tahun.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 12 Juli 2026: Gemini Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta Bikin Si Dia Gerah

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 12 Juli 2026: Gemini Full Senyum Dapat Kejutan Manis, Scorpio Stop Cemburu Buta Bikin Si Dia Gerah

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 12 Juli 2026, membawa energi yang penuh refleksi untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi ...
Kejagung Tunjuk Rudi Margono Sebagai Plt Jampidsus

Kejagung Tunjuk Rudi Margono Sebagai Plt Jampidsus

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna mengatakan, Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin saat ini menunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus.
Piala Dunia 2026: Rekor Langka Luis de la Fuente Usai Bawa Spanyol Kalahkan Belgia dan Lolos Semifinal

Piala Dunia 2026: Rekor Langka Luis de la Fuente Usai Bawa Spanyol Kalahkan Belgia dan Lolos Semifinal

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia. Juru taktik berusia 64 tahun itu menjadi pelatih pertama.
Kejanggalan Gelagat Gadis Semarang Mozza Axillia Gunarsa Sebelum Hilang Misterius, Apa Saja?

Kejanggalan Gelagat Gadis Semarang Mozza Axillia Gunarsa Sebelum Hilang Misterius, Apa Saja?

Ayah Mozza Axillia Gunarsa (18), Singgih Datya G mengungkap kejanggalan didapatkan keluarga sebelum gadis asal Semarang itu hilang misterius pada 25 Juni 2025.

Trending

Diundang Pemerintah Iran, Indonesia Jadi Delegasi Pertama Ziarah Makam Ayatollah Khamenei

Diundang Pemerintah Iran, Indonesia Jadi Delegasi Pertama Ziarah Makam Ayatollah Khamenei

Indonesia menjadi delegasi resmi pertama yang memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, di kompleks Makam Imam Reza, Mashhad.
Persib Benar-benar Jadi Miniatur Timnas Indonesia, Ini Starting XI Garuda Full Pemain Maung Bandung di TC Piala AFF 2026

Persib Benar-benar Jadi Miniatur Timnas Indonesia, Ini Starting XI Garuda Full Pemain Maung Bandung di TC Piala AFF 2026

Persib menjadi penyumbang pemain terbanyak untuk Timnas Indonesia dalam TC Piala AFF 2026. Bahkan skuad Garuda bisa beriksan seluruh pemain dari Maung Bandung.
BREAKING NEWS - Resmi Mundur dari Jampidsus, Kejagung Ungkap Alasan Khusus Febrie Adriansyah

BREAKING NEWS - Resmi Mundur dari Jampidsus, Kejagung Ungkap Alasan Khusus Febrie Adriansyah

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Ardiansyah resmi mundur dari jabatannya pada Sabtu (11/7/2026).
Kronologi Lengkap Amanda Zahra Disindir Dokter Kecantikan hingga Berujung Permintaan Maaf

Kronologi Lengkap Amanda Zahra Disindir Dokter Kecantikan hingga Berujung Permintaan Maaf

Amanda Zahra Disindir Dokter Kecantikan menjadi sorotan usai komentar body shaming viral. Simak kronologi lengkap hingga permintaan maaf sang dokter.
Siapa Amanda Zahra? Influencer yang Viral usai Dinyinyiri Oknum Dokter, Ternyata Ini Profesinya Sebelum Terkenal

Siapa Amanda Zahra? Influencer yang Viral usai Dinyinyiri Oknum Dokter, Ternyata Ini Profesinya Sebelum Terkenal

Siapa Amanda Zahra? Influencer yang tengah jadi sorotan usai dinyinyiri oleh seorang dokter, ternyata ini profesinya sebelum terkenal.
Link Live Streaming Spanyol Vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Spanyol Vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel Spanyol vs Belgia di babak 8 besar Piala Dunia 2026 adalah panggung pembuktian reputasi dan rivalitas panjang.
Ramalan Zodiak 12 Juli 2026: Aquarius Paling Hoki, Sagitarius Diminta Istirahat dari Keputusan Besar

Ramalan Zodiak 12 Juli 2026: Aquarius Paling Hoki, Sagitarius Diminta Istirahat dari Keputusan Besar

Ramalan zodiak keuangan 12 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Aquarius paling hoki dan Sagitarius diminta istirahat dari keputusan besar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT