News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prihatin! Jalur Mudik Jalan BY Pass Padang Sidempuan Rusak Parah dan Rawan Kecelakaan

Memasuki arus musim mudik Idul Fitri 1444 Hijriah. Jalur mudik Lebaran tepatnya di Jalan By Pass Padang Sidempuan, Sumatera Utara, kondisinya masih rusak parah.
Sabtu, 15 April 2023 - 16:26 WIB
Jalan By Pass Padang Sidempuan rusak parah.
Sumber :
  • Tim Tvone/Dedi Herianto

Padang Sidempuan, tvOnenews.com - Memasuki arus musim mudik Idul Fitri 1444 Hijriah. Jalur mudik Lebaran tepatnya di Jalan By Pass Padang Sidempuan, Sumatera Utara, kondisinya masih rusak parah. Kerusakan jalan tersebut membuat pengendara yang melintas terganggu dan dapat pemicu terjadinya kecelakaan bagi para pemudik.

Jalan ini merupakan akses jalan penghubung antara Provinsi Sumatera Utara menuju Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut opir truk Doni (50) mengatakan, kerusakan jalan ini sangat memprihatinkan hampir di sepanjang jalan ini terlihat dipenuhi lubang. Akibatnya para sopir terpaksa harus ekstra hati-hati saat melalui jalan ini.

"Jalannya dipenuhi lubang dan tidak ada pilihan saat kita melintas di jalan ini, lubangnya dalam banget jadi kita susah mau milih jalan yang bagus," jelas Doni saat dikonfirmasi tvOnenews.com, Sabtu (15/4/23).

"Prihatin di sepanjang jalan ini banyak ditemukan jalan yang kondisinya masih rusak parah," tutur Doni.

Doni menambahkan, dirinya melakukan perjalanan dari Medan tujuan Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Dirinya bersama rekan-rekannya sesama supir lainnya aktif melintas di jalan alternatif ini, di mana kondisi jalan dipenuhi lubang.

"Kalau lewat jalan ini kita harus berhati-hati saat melintas, sedikit lalai bisa fatal dan menimbulkan kecelakaan, karena jalan lintas nasional itu ramai dilewati kendaraan," ujarnya.

Selaku pengendara, Doni juga mengimbau, kepada pengemudi yang sedang melakukan perjalanan mudik untuk selalu berhati-hati, khususnya di sepanjang Jalan By Pass sampai Jalinsum Hapinis Kota Padang Sidempuan karena sudah mulai mengalami peningkatan volume kendaraan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

"Kita sangat berharap kepada pihak pemerintah pusat atau Pemerintah Sumatera Utara untuk segera menuntaskan dan memperbaiki jalan tersebut yang sudah lama rusak, sehingga akses para pelintas harus waspada. Dan sudah sewajarnya diperbaiki, apalagi jalan tersebut salah satu jalan alternatif yang dilintasi para pemudik saat Lebaran," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemudik asal Medan Dippu (40) menungkapkan, kerusakan jalan ini berada di 2 titik, yaitu Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua dan Kecamatan Padang Sidempuan Tenggara.

"Dari ujung sampai sini rusak semua jalannya, jadi kita susah milih jalan saat melintasi jalur ini apalagi saat menuju ke lokasi areal perkantoran Kesbangpol dan Dinas Pendidikan Padang Sidempuan, ampun jalannya penuh lubang dalam banget," jelas Dippu.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Seorang suami berinisial MA (29) tahun warga Asahan, Sumatera Utara, tega menganiaya istrinya berinisial AIP (20) hingga tewas. Ironisnya, pelaku berdalih kalau
Persib Konfirmasi Rumor Mariano Peralta Hingga Ragnar Oratmangoen

Persib Konfirmasi Rumor Mariano Peralta Hingga Ragnar Oratmangoen

Persib Bandung hanya merekrut dua pemain baru, Layvin Kurzawa dan Dion Markx serta memanggil kembali Dedi Kusnandar yang sempat dipinjamkan ke Bhayangkara FC. 
Sehari KPK OTT Dua Lokasi di Jakarta dan Banjarmasin

Sehari KPK OTT Dua Lokasi di Jakarta dan Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Banjarmasin. OTT ini dilakukan di hari yang sama, Rabu (4/2/2026).
Polisi Ungkap Pembuang Bayi di Senduro Lumajang, Pelakunya Orang Tua Kandung

Polisi Ungkap Pembuang Bayi di Senduro Lumajang, Pelakunya Orang Tua Kandung

Kepolisian Sektor Senduro Lumajang Jawa Timur, akhirnya berhasil menemukan pelaku pembuang bayi laki-laki di sebuah warung gorengan Desa Kandangan Kecamatan Senduro Lumajang, pada Rabu (4/2) pagi.
Tragedi Siswa Ngada, Menko PM Cak Imin: Masyarakat Kalau Ada Masalah Ekonomi Sampaikan Pada Kita

Tragedi Siswa Ngada, Menko PM Cak Imin: Masyarakat Kalau Ada Masalah Ekonomi Sampaikan Pada Kita

Kasus anak bunuh diri di NTT, negara seharusnya tidak boleh kecolongan hanya karena jalur komunikasi antara masyarakat dan pemerintah tersumbat, baik secara administratif maupun sosial.
Bahar bin Smith Minta Tunda Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Bahar bin Smith Minta Tunda Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Bahar bin Smith minta penundaan pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Banser Kota Tangerang hari ini.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT