GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habiskan Anggaran Rp1,6 Miliar, Gedung Pers Simeulue Jadi ‘Rumah Hantu’

Habiskan anggaran sebesar Rp1,6 miliar, Gedung Pers Simelue, Aceh terlihat bagaikan ‘rumah hantu’. Sejak dibangun pada 2018 lalu, gendung yang seharusnya diperu
Sabtu, 3 Juni 2023 - 09:51 WIB
Kondisi Gedung Pers ditumbuhi rumput ilalang yang tinggi.
Sumber :
  • Tim tvOne/Chaidir Azhar

Simeulue, tvOnenews.com - Habiskan anggaran sebesar Rp1,6 miliar, Gedung Pers Simelue, Aceh terlihat bagaikan ‘rumah hantu’. Sejak dibangun pada 2018 lalu, gendung yang seharusnya diperuntukkan bagi kalangan wartawan Simelue, Aceh justru tidak ditempati.

Selain belum ditempati, gedung tersebut kini sudah ditumbuhi ilalang dan semak belukar, sehingga terkesan jadi ‘rumah hantu’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ade, salah seorang jurnalis di Simeulue mengatakan, alasan gedung tersebut tidak ditempati karena masih berstatus milik pemerintah aceh, dan belum diserahkan kepada organisasi pers atau ke pihak pemerintah Kabupaten Simeulue.

“Gedung tersebut dibangun tahun 2018 untuk kantor wartawan yang bertugas di Simeulue, namun karena tidak diserahkan ke awak media dan Pemkab Simeulue tidak ada yang berani untuk menempatinya,” kata Ade, Sabtu (3/6/2023).

Menurut Ade, selain awak media pihak Pemkab Simeulue juga tidak berani menempati gedung tersebut karena status gedung itu milik Pemerintah Aceh. “Lantaran bangunan tersebut masih berstatus aset Pemerintah Aceh dan belum diserahkan untuk menjadi aset Pemda Simeulue,” sebutnya.

Lanjut Ade, sumber dana untuk membangun gedung pers dua lantai itu berasal dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2018 yang mencapai Rp1,6 miliar.

“Kan kasihan gedung yang dibangun dengan menggunakan Dana Otonomi Khusus Aceh, yang menghabiskan anggaran mencapai Rp1,6 miliar kini terbengkai tanpa terurus,” jelasnya.

Ade juga berharap adanya keseriusan Pemkab Simeulue untuk mengupayakan agar status gedung pers dapat diperjelas apakah bersifat hibah ataupun hanya sebatas pinjam pakai.

Dirinya juga mengakui memang sejak dibangun pada tahun 2018 silam, hingga kini kalangan wartawan enggan menempati gedung pers dikarenakan tidak adanya landasan hukum bagi wartawan baik berupa surat tertulis dari Pemerintah Aceh maupun Pemda Simeulue.

“Hingga kondisi bangunan gedung pers yang dibiarkan terlantar telah ditumbuhi tumbuhan semak belukar yang menjalar hingga menutupi bagian pagar serta pekarangan,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Pj Sekda Simeulue Asludin, mengaku kalau pihaknya hingga kini masih berupaya untuk memperjelas status gedung pers tersebut, seperti berkonsultasi dengan organisasi pers yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh.

“Kita sedang berupaya agar gedung pers yang berada di Simeulue dapat segera dilimpahkan untuk menjadi aset Pemda sehingga peruntukan kepada wartawan dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat,” pungkasnya. (kha/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT