GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Internal Antara Pengurus lama Yayasan Universitas Bina Darma Palembang, Soal Kepemilikan Aset dan Bangunan

Perseteruan antara pengurus Yayasan Bina Darma, Palembang, dengan mantan pengurusnya terkait dengan kepemilikan aset dan bangunan hingga kini masih berlanjut.
Senin, 12 Juni 2023 - 22:39 WIB
Pengurus Yayasan Universitas Bina Darma Palembang
Sumber :
  • Tim tvOne

Palembang, tvOnenews.com - Perseteruan antara pengurus Yayasan Bina Darma, Palembang, dengan mantan pengurusnya terkait dengan kepemilikan aset dan bangunan hingga kini masih berlanjut.

Dimana mantan ketua pengurus yayasan Suheriyatmono, hingga kini masih menguasai bukti kepemilikan aset tanah dan bangunan serta akta ayasan. Padahal seharusnya bukti- bukti legal tersebut diserahkan kepada pengurus yayasan periode yang baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Padahal terkait hal ini pihak pengurus yayasan yang baru telah meminta kepada yang bersangkutan untuk mengembalikannya. Namun sampai saat ini yang bersangkutan belum juga menyerahkannya kepada yayasan,” ujar Hanifah Nasution, salah satu kuasa hukum Yayasan Universitas Bina Darma.

Terkait soal ini, ternyata Suheriyatmono yang mengatasnamakan mantan pengurus Yayasan
Bina Darma, malah melaporkan pengurus yayasan yang baru. Dengan dalih pihak pengurus yang baru telah melakukan penggelapan dan pengalihan bukti kepemilikan asset tanah dan bangunan ke Bareskrim Polri.

Dalam laporannya, Suheriyatmono menuding kalau pengurus Yayasan Universitas Bina Darma yang baru telah melakukan penggelapan sertifikat tanah dan bangunan. Dasarnya, dari yang awalnya sertifikat tersebut berada di yayasan, kini berada di tangan bank. Dalam hal ini Bank Syariah Indonesia (dahulu bernama Bank Syariah Mandiri).

“Perlu diketahui, sertifikat yang menjadi objek laporan polisi Bapak Suheriyatmono itu sebagian
sudah berada di Bank Syariah Indonesia. Karena dahulu Bapak Suheriyatmono pernah mengajukan pinjaman ke Bank Syariah Indonesia atas nama yayasan, dengan menyerahkan asset tanah dan bangunan tersebut sebagai agunan pada tahun 2017. Hingga kini utang tersebut masih diangsur oleh pihak yayasan. Dengan demikian, penguasaan sertfikat dan peristiwa hokum antara yayasan dengan pihak Bank Syariah Indonesia adalah sama ketika Bapak Suheriyatmono memimpin yayasan,” jelas Fajri Yusuf Herman, kuasa hokum pihak Yayasan Bina Darma yang lainnya.

Karenanya, tim kuasa hukum Yayasan Bina Darma, selaku badan penyelenggara Universitas Bina
Darma Palembang, berharap kepada pihak kepolisian bisa bersikap objektif dalam menganalisa dan melihat aspek-aspek hukum, baik secara pidana maupun perdata antara kedua belah pihak.

“Tentunya dengan tidak serta merta menerima laporan polisi dari individu yang berteriak selaku korban, tanpa melihat kondisi faktual yang terjadi,” ujar Fajri.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambahkan Fajri, ada hal yang harus difahami dalam kasus ini. Meski pun sertifikat objek
tanah dan bangunan yang menjadi sengketa ini atas nama empat pengurus yayasan sebelumnya,
termasuk Suheriyatmono, namun pembelian objek tersebut menggunakan uang yayasan yang
bersumber dari pengelolaan Universitas Bina Darma sebagai badan pelaksana yayasan.

“Apabila mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku, harta milik yayasan tidak bias dibagikan
kepada para pengurus. Oleh sebab itu, seluruh asset tanah dan bangunan merupakan harta kekayaan yayasan yang digunakan sepenuhnya untuk mewujudkan tujuan didirikannya yayasan, termasuk mengelola kegiatan Universitas Bina Darma.” tutup Fajri.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT