News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Basarnas Palembang Kekurangan Personel dan Peralatan

Badan SAR (Basarnas) Palembang, Sumatera Selatan kekurangan personel dan peralatan. Hal itu diungkapkan anggota DPR RI Robert Rouw beserta rombongan saat berkun
Jumat, 16 Juni 2023 - 09:34 WIB
Anggota DPR RI Robert Rouw beserta rombongan saat berkunjung ke kantor Basarnas di Palembang
Sumber :
  • Tim TvOne/Rizal

Palembang, tvOnenews.com - Badan SAR (Basarnas) Palembang, Sumatera Selatan kekurangan personel dan peralatan. Hal itu diungkapkan anggota DPR RI Robert Rouw beserta rombongan saat berkunjung ke kantor Basarnas di Palembang.

Terkait dengan kekurangan sumber daya manusia (SDM) itu, Robert Rouw akan meminta bekerja sama dengan pemerintah setempat agar kebutuhan personel tidak kurang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"SDM itu, beliau (Kepala Basarnas Palembang) meminta kepada kita untuk ikut mendorong agar meminta kerja sama dengan pemda untuk memberikan SDM ke SAR di Palembang," katanya, Kamis (15/6/2024).  

Kemudian, kata dia, untuk peralatan-peralatan ada yang tidak layak pakai. Robert mengaku Komisi V akan meningkatkan anggaran agar peralatan di Basarnas Sumsel agar bisa meningkat.

"Yang ada di sini (anggota) 75, rescue-nya ada 42, sementara kebutuhan ada 140-an orang, jadi masih banyak. Itulah kenapa kita minta kerja sama dengan pemerintah daerah yang ada," sambungnya.

Kata dia, komisi V akan berjuang semaksimal mungkin agar anggaran Basarnas ini ditingkatkan lagi karena keberadaan masalah ini sangat penting.

"Peralatan-peralatannya tadi kita sudah lihat dan ada yang sudah tidak layak lagi dipakai. Nanti kita akan perjuangkan di Komisi V untuk meningkatkan anggarannya agar sarana prasarana yang ada di Basarnas yang ada di seluruh Indonesia itu peralatannya bisa update bisa meningkat, bisa sesuai dengan teknologi saat ini," jelasnya.

Bukan hanya persoalan itu saja, Robert juga mengatakan akan berkirim surat ke komisi II agar kantor Basarnas ini dapat di-upgrade.

"Kita akan mendorong dan juga bersurat  ke komisi II, nanti komisi II akan surat ke Kemendagri untuk meningkatkan kantor-kantor yang ada di seluruh Indonesia ini termasuk yang di Palembang ini. Kita minta di-upgrade karena kantor SAR Palembang ini sebagai penyangga untuk Provinsi-Provinsi yang ada di sekitarnya jadi perlu ditingkatkan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Basarnas Palembang Hery Marantika membenarkan bahwa ada beberapa kendala-kendala yang ada di kantornya seperti kekurangan personel dan peralatan.

"Kendala seperti personel, kemudian dari jumlah peralatan. Kalau peralatan sendiri sudah, namun jumlahnya yang perlu ditambah," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Penting Bagi Timnas Indonesia: Pelatih Elkan Baggott Ambil Keputusan Tegas, Ole Romeny Dapat Sinyal Positif

Kabar Penting Bagi Timnas Indonesia: Pelatih Elkan Baggott Ambil Keputusan Tegas, Ole Romeny Dapat Sinyal Positif

Kepastian masa depan Ole Romeny dan Elkan Baggott akhirnya terjawab jelang ditutupnya bursa transfer. Bagaimana nasib dua pemain Timnas Indonesia itu di Inggris
Statistik Mauro Zijlstra Sebelum Diisukan ke Persija Jakarta: Top Skor Kedua Eredivisie U-21 hingga Catat 20 gol

Statistik Mauro Zijlstra Sebelum Diisukan ke Persija Jakarta: Top Skor Kedua Eredivisie U-21 hingga Catat 20 gol

Persija Jakarta bakalan untung banyak jika benar datangkan Mauro Zijlstra. Striker Timnas Indonesia itu pernah berada di urutan kedua top skor Eredivisie U-21.
KPK Usut Sosok-Sosok yang Diduga Ikut Kegiatan Ridwan Kamil di Luar Negeri saat Masih Jadi Gubernur Jawa Barat, Jubir KPK: Benar Dibutuhkan atau Tidak?

KPK Usut Sosok-Sosok yang Diduga Ikut Kegiatan Ridwan Kamil di Luar Negeri saat Masih Jadi Gubernur Jawa Barat, Jubir KPK: Benar Dibutuhkan atau Tidak?

KPK akan mengusut sosok-sosok yang diduga ikut kegiatan Ridwan Kamil (RK) di luar negeri saat dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, yakni pada periode 2018–2023.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia 1-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia 1-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil meraih kemenangan pertama sehingga Indonesia menyamakan kedudukan menjaid 1-1 dari Hong Kong.
Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Menyambut perayaan tahun baru Cina atau Imlek, sebuah sekolah di kawasan Surabaya Timur menggelar kegiatan seni budaya dan bazar kuliner khas Cina.
Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Pascakejadian tersebut, Polda NTT mengirim tim konselor psikologi untuk memberikan trauma healing serta menyalurkan bantuan kepada keluarga korban.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT