GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penambangan Pasir di Kabupaten Limapuluh Kota Berpotensi Merusak Lingkungan di sekitar Daerah Aliran Sungai  

Maraknya aktivitas penambangan pasir di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, berpotensi merusak lingkungan terutama di sekitar daerah aliran sungai.  
Kamis, 22 Juni 2023 - 16:32 WIB
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi.
Sumber :
  • Antara

Padang, tvOnenews.com - Maraknya aktivitas penambangan pasir di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, berpotensi merusak lingkungan terutama di sekitar daerah aliran sungai.  

"Beberapa waktu lalu saya ditemui salah seorang tokoh masyarakat yang mengungkapkan keresahan warga atas aktivitas penambangan pasir yang mengakibatkan air sungai tidak jernih," kata Ketua DPRD Sumbar Supardi, Kamis (22/6/2023).  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, lebih buruk lagi, aktivitas penambangan pasir tersebut diketahui tidak mengantongi dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) namun bisa beroperasi secara leluasa. Dalam waktu dekat, DPRD segera menindaklanjuti dan menanyakan perihal izin tersebut ke dinas terkait.

Secara umum persoalan tambang pasir menjadi masalah yang cukup serius di Kabupaten Limapuluh Kota. Sebab, beberapa daerah diantaranya Kecamatan Suliki, Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, hingga Kecamatan Kapur IX merupakan lokasi-lokasi penambangan pasir.

Imbasnya, sambung dia, jalan provinsi di Halaban menjadi rusak dan hancur. Begitu juga dengan jalan-jalan di daerah Kapur IX, Pangkalan, dan Suliki. "Itu baru dampak terhadap akses transportasi, belum lagi dampak lingkungan," kata dia.  

Untuk mencegah kerusakan akses jalan dan lingkungan yang lebih parah, Supardi telah melakukan pendekatan persuasif dengan para kepala desa di daerah-daerah yang menjadi lokasi penambangan pasir.

Supardi mengajak kepala desa dan pihak-pihak terkait agar tidak hanya melihat keuntungan sesaat, namun harus memikirkan efek jangka panjang yang ditimbulkan dari aktivitas tambang pasir tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan lagi melakukan kesepakatan aktivitas tambang dengan para cukong, dampaknya tidak hanya jangka pendek namun juga jangka panjang,” ucap dia menegaskan.

Kepada masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, politisi kelahiran Payakumbuh 17 April 1973 tersebut mengingatkan tidak ada negeri yang menjadi kaya jika sumber daya alamnya terus-menerus dieksploitasi, apalagi dinikmati oleh pihak lain. (ant/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jose Mourinho Menampik Klaim Vinicius Junior Jadi Korban Rasisme di Laga Benfica Kontra Real Madrid

Jose Mourinho Menampik Klaim Vinicius Junior Jadi Korban Rasisme di Laga Benfica Kontra Real Madrid

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menampik klaim Vinicius Junior, yang menyebut dirinya sebagai korban rasisme. Itu terjadi saat Benfica menjamu Real Madrid di Estadio da Luz.
Fakta-Fakta Kasus Mayat dalam Koper di Brebes, Jari Terlihat dari Celah Resleting hingga Motif Pelaku Kesal saat Ditagih Utang

Fakta-Fakta Kasus Mayat dalam Koper di Brebes, Jari Terlihat dari Celah Resleting hingga Motif Pelaku Kesal saat Ditagih Utang

Fakta-fakta kasus mayat dalam koper di Brebes, Jawa Tengah, akhirnya terkuak. Hal ini bermula dari ditemukannya koper misterius di sebuah rumah kosong pada Senin (16/2/2026) lalu. 
Deretan Fakta Terbaru Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Cikarang, Buntut Tewas Diduga Tenggak Obat Aborsi

Deretan Fakta Terbaru Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Cikarang, Buntut Tewas Diduga Tenggak Obat Aborsi

Berikut fakta terbaru hasil penyelidikan kasus kematian mahasiswi, PAF (20) yang ditemukan tewas di Apartemen Riverview Tower Mahakam, Cikarang Utara, Bekasi..
Jelang Ramadan, BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Hingga petir Hari Ini

Jelang Ramadan, BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Hingga petir Hari Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Rabu.
Emas Pegadaian Rontok Berjamaah, Galeri24 Balik ke Level Rp2,94 Juta per Gram

Emas Pegadaian Rontok Berjamaah, Galeri24 Balik ke Level Rp2,94 Juta per Gram

Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan perdagangan Selasa pagi

Trending

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Betrand Peto ungkap perbandingan saat dirinya tinggal dengan Sarwendah dan Ruben Onsu. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Tips puasa Ramadhan ala Ade Rai, hindari makan bahan ini saat sahur dan berbuka, tubuh akan sehat dan badan ideal.
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Dari SKB 3 Menteri, tidak ada Libur Nasional & Cuti Bersama pada Rabu, 18 Februari 2026.
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT