GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Hari Raya Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban di Medan Meningkat 10 Persen

Permintaan hewan kurban meningkat menjelang Idul Adha di Medan, Sumatera Utara. Usaha Hewan Kurban Berkah mencatat peningkatan penjualan meskipun harga stabil.
Jumat, 23 Juni 2023 - 15:55 WIB
Penjualan hewan kurban di Kota Medan.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Fahmi

Medan, tvonenews.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, banyak tempat penjualan hewan kurban yang bermunculan di Kota Medan, Sumatera Utara. Salah satunya adalah Usaha Hewan Kurban Berkah yang terletak di Jalan Avros, Kampung Baru Medan.

Permintaan masyarakat yang hendak berkurban sangat tinggi, sehingga sebanyak 20 ekor sapi kurban di tempat ini telah terjual, meskipun Hari Idul Adha diperkirakan masih delapan hari lagi. Dalam perbandingan dengan tahun sebelumnya, omzet Usaha Hewan Kurban Berkah mengalami peningkatan sebesar sepuluh persen. Pada tahun sebelumnya, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) banyak menyerang hewan ternak, sehingga pedagang hewan kurban seperti di tempat ini mengalami penurunan omzet penjualan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami memiliki stok sapi sekitar 41 ekor, dan hingga saat ini sudah terjual 20 ekor sapi, meskipun hari raya masih sekitar seminggu lagi. Ini merupakan peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan dengan tahun lalu yang diwarnai oleh wabah penyakit PMK," ucap Saman, penjual hewan kurban kepada tvOnenews.com pada Jumat (23/06/2023).

Harga hewan kurban di tempat Saman bervariasi, mulai dari Rp12.000.000 untuk sapi berbobot 50 kilogram, hingga puluhan juta rupiah untuk sapi berbobot 100 kilogram.

"Untuk sapi berbobot 50 kilogram, harga terendah adalah Rp12.500.000. Untuk sapi berbobot 60 kilogram, harganya Rp13.000.000, sedangkan sapi berbobot 70 kilogram dijual seharga Rp14.000.000. Sementara sapi berbobot 80 kilogram dijual seharga Rp15.500.000. Untuk sapi berukuran besar dengan bobot 100 hingga 150 kilogram, harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah."

Meskipun mengalami peningkatan, Saman menjamin bahwa harga penjualan hewan kurban di tempatnya tetap stabil seperti harga pasar saat ini. Dia juga memprediksi penjualan hewan kurban akan terus meningkat hingga satu pekan menjelang Hari Raya Idul Adha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mengikuti perkembangan harga di pasaran. Saat ini harga masih stabil. Biasanya, menjelang satu minggu sebelum Lebaran, banyak orang yang melakukan pembelian. Kami akan melihat perkiraannya," ujarnya.

Saman menjaga kesehatan seluruh hewan kurban yang dijual dengan melakukan berbagai tes kesehatan, termasuk tes kesehatan kaki dan mulut hewan, serta vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah Kota Medan. Kandang juga rutin dibersihkan dua kali sehari. Jika sapi mengalami penurunan kesehatan, Saman dan para pekerja kandang memberikan obat dan vitamin kepada hewan tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Kebahagiaan Ipswich Town promosi ke Premier League bawa kabar kurang menyenangkan bagi Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu berada dalam situasi yang sulit.
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.
Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas saja santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati tidak berani melawan Kiai Ashari (51). Ternyata doktrin yang diajarkan pria itu tak main-main. 
5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan pribadi bukanlah perkara mudah, apalagi bagi mereka yang tidak dibekali literasi finansial sejak dini. Banyak orang terjebak dalam siklus ...
Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Saat ini Persib Bandung hanya menyisakan dua pertandingan terakhir di musim ini dengan tetap berada di puncak klasemen Super League 2025-2026. 
Buntut Kerusuhan Supporter Persib Bandung dan Persija, DPR Desak Kemenpora Evaluasi Pengurus PSSI

Buntut Kerusuhan Supporter Persib Bandung dan Persija, DPR Desak Kemenpora Evaluasi Pengurus PSSI

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hardian Irfani menanggapi soal adanya kerusuhan supporter Persija dan Persib Bandung yang terjadi di Bogor dan Sukabumi Jawa Barat

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT