News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Malam Pagelaran Seni Budaya Pemkab Tapteng Di Open Stage PRSU

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar Malam Pagelaran Seni Budaya Tapteng Tahun 2023, di Open Stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-49 bertempat di Komplek Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sabtu (24/6/2023) malam.
Senin, 26 Juni 2023 - 02:17 WIB
Malam Pagelaran Seni Budaya Pemkab Tapteng Di Open Stage PRSU
Sumber :
  • Tim tvOne/Syaren Situmorang

"Pada kesempatan ini, perlu saya sampaikan bahwa Tapteng mempunyai Situs bersejarah museum di Situs Bongal, Desa Jago-Jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng. Situs itu menceritakan kehebatan Tapanuli Tengah sejak abad ke 7 Masehi, saya mengajak kita semua mendatangi, berwisata ke situs bersejarah tersebut dan nantinya situs Bongal akan kita buat Pusat Budaya Dunia," paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Rahmansyah Sibarani menyampaikan selaku putra Tapteng, ia mengapresiasi Pemkab Tapteng yang telah melaksanakan kegiatan Pagelaran Seni Budaya Kabupaten Tapteng Tahun 2023 yang telah menampilkan beragam budaya yang ada di Tapteng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selaku Pimpinan DPRD Provinsi Sumut, kami sadar betul pembangunan tentu berdasarkan kekuatan anggaran, untuk itu kami yakinkan kembali Pemkab Tapteng bahwa kapasitas kami selaku Pimpinan DPRD Provinsi Sumut. Mari kita bekerja sama, untuk sama-sama bekerja, apa yang kami bisa kami perjuangkan untuk Kabupaten Tapteng, diantaranya 300 lebih rumah ibadah telah kami bantu melalui APBD Provinsi Sumut, pembangunan infrastruktur jalan Provinsi yang ada di Tapteng. Kemudian anggaran pembangunan Masjid Raya Barus dalam hal ini bukan berarti kami membeda-bedakan agama yang ada di Tapteng tetapi sejarah membuktikan bahwasanya Peradaban Titik Nol Islam di Nusantara berada di Kecamatan Barus," jelasnya.

Rahmansyah juga mengungkapkan bahwa di masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tapteng periode 2017-2022, Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Darwin Sitompul, pembangunan yang cukup pesat di Kabupaten Tapteng, berbagai macam pembangunan baik itu pembangunan infrastruktur jalan/jembatan, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang pertanian, dan berbagai bidang lainnya yang menyentuh kehidupan masyarakat Tapteng.

Malam Pagelaran Seni Budaya Tapteng dirangkai dengan Tarian Multi Etnis Tapteng, Drama Cerita Rakyat Putri Lopian, penampilan Sesilia Sihombing Finalis Indonesia's Junior Girls Tahun 2023. (ssg/ebs)


 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Klausul rahasia Cristiano Ronaldo di Al Nassr terungkap. Dengan nilai Rp800 miliar, CR7 berpeluang hengkang musim panas jika ketidakpuasan pada klub tak kunjung reda.
Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid dikabarkan siap menebus Enzo Fernandez dengan tawaran fantastis demi memperkuat lini tengah. Gelandang Chelsea itu disebut ingin hengkang musim panas nanti.
Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Dua petenis Asia Tenggara, Janice Tjen dan Alexandra Eala berhasil menembus babak perempat final Abu Dhabi Open 2026.
Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan resmi dijatuhi hukuman berat oleh pemerintah Italia gara-gara insiden lempar petasan di laga kontra Cremonese. Insiden itu telah melukai kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.
Prabowo Siapkan Reboisasi 12,7 Juta Hektare, Hashim Ungkap Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Way Kambas

Prabowo Siapkan Reboisasi 12,7 Juta Hektare, Hashim Ungkap Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Way Kambas

Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah besar di sektor lingkungan hidup dengan menargetkan reboisasi atau penghijauan kembali terhadap 12,7 juta hektare lahan kritis dan hutan rusak.
Penyelundupan Benih Lobster Ilegal yang Bisa Buat Rugi Negara Rp4,28 M Digagalkan, Begini Modusnya

Penyelundupan Benih Lobster Ilegal yang Bisa Buat Rugi Negara Rp4,28 M Digagalkan, Begini Modusnya

Upaya penyelundupan puluhan ribu benih bening lobster (BBL) ilegal tujuan luar negeri berhasil digagalkan aparat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT