News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemuda di Pringsewu Lampung Dibacok Orang Tak Dikenal, Alami Luka Sayatan di Punggung Hingga 40 Jahitan

Pemuda di Pringsewu Lampung Dibacok Orang Tak Dikenal, Alami Luka Sayatan di Punggung Hingga 40 Jahitan
Senin, 26 Juni 2023 - 10:01 WIB
Pemuda di Kabupaten Pringsewu, Lampung dibacok orang tak dikenal hingga mengalami luka sayatan dibagian punggungnya.
Sumber :
  • tim tvOne / Pujiansyah

Pringsewu, tvOnenews.com - Bagus Fajri Ramadhan (20), warga Pekon Waringinsari Barat Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu, Lampung mengalami dibacok orang tak dikenal hingga mengalami luka sayatan di bagian punggungnya, Sabtu (25/6/2023) sekitar pukul 00.30 wib.

Korban yang mengalami luka yang cukup serius di bagian punggung dan kepala belakang bagian bawah akibat luka sayatan pisau pelaku. Sehingga, korban harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Sukoharjo dengan 40 jahitan.

Diceritakan korban, kronologis kejadian bermula dari dirinya bersama temannya pulang dari bengkel dengan mengendarai sepeda motor berboncengan..

Namun, ditengah perjalanan korban berpapasan dengan pelaku di pasar Sukoharjo 3 Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Lampung.

"Habis nongkrong dari bengkel. Dari bengkel itu mau pulang ke rumah. Terus, di jalan berpapasan dengan pelaku di samping pasar Sukoharjo. Dia manggil, terus saya berhenti," kata Bagus Fajri Ramadhan, kepada tvOnenews.com saat ditemui dirumah kediamannya Minggu (25/6/2023).

Setelah berhenti, korban mengira bahwa yang memanggil itu temannya. Karena itu, korban balik lagi menghampiri yang memanggilnya.

"Saya kira yang memanggil itu kawan saya. Akhirnya, saya balik lagi nyamperin. Saya bertanya, ada apa mas. Dari situ, dia langsung bilang berantem yuk. Sambil menodongkan pisau ke perut langsung saya tangkis," ungkapnya.

Lanjutnya, dari situ belum sadar kalau itu pisau. Terus dia memukul kepala. Korban pun menghindar dengan cara menunduk, namun terkena belakang kepala. "Baru kerasa kayak ada tusukan. Dari situ, baru sadar kalau itu pakai pisau. Saya minta tolong sama teman dan dipisahin oleh teman saya dan teman pelaku," jelasnya.

Waktu itu, korban berdua sama temannya. Namun, waktu kejadian tidak ada perkelahian. Karena, korban berusaha menghindar saat pelaku menyerang.

"Nggak ada perkelahian. Tiba-tiba pelaku langsung menyerang. Saya tidak pingsan. Gimana caranya selamatkan diri sendiri. Langsung lari ke bengkel minta tolong suruh jemput kawan saya yang tertinggal di lokasi.Terus, saya dilarikan ke Puskesmas Sukoharjo," tandasnya.

Sementara itu, Wisnu, paman korban menceritakan bahwa keponakannya itu mengalami luka yang cukup fatal karena di kepala bagian belakang. Selain itu, terdapat luka di punggung dari ujung ketiak kanan sampai ujung ketiak sebelah kiri itu panjang.

"Menyedihkan, kalau melihat lukanya itu. waktu awal-awal habis terjadi tragedi, insiden, ngeri karena lukanya lebar banget. Darahnya ngucur, adik saya itu sampai pucat. Pucat, dia sok, darah keluar banyak. Karena, nahan sakit dari sayatan atau tusukan atau bacokan," jelasnya Wisnu.

Menurutnya, keponakannya itu fisiknya sangat kuat karena tidak pingsan. Cuma lemas saat sampai di Puskesmas karena banyak mengeluarkan darah.

"Jahitan di punggung sekitar 40-an. Kalau bagian kepala tidak kelihatan jahitannya. Kalau menurut keterangan dokter atau perawat yang ada di rumah sakit itu totalnya ada sekitar 80-an jahitan," terangnya.

Sementara itu, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Sukoharjo untuk dimintai keterangan. Pelaku inisial EGP (18) warga Pekon Sukoharjo 3 Barat Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Lampung. (Puj/Fhr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT