News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omzet Pedagang Sembako di Batam Naik, Ternyata Ini Sebabnya

Omzet pedagang sembako di Kota Batam, Kepulauan Riau meningkat hingga Rp15 juta per hari karena melakukan penjualan secara daring. Pedagang sembako pasar Botan
Jumat, 30 Juni 2023 - 17:20 WIB
Pedagang sembako Pasar Botania 2, Kota Batam Mimi saat melayani pembeli di tokonya.
Sumber :
  • Antara

Batam, tvOnenews.com - Omzet pedagang sembako di Kota Batam, Kepulauan Riau meningkat hingga Rp15 juta per hari karena melakukan penjualan secara daring.

Pedagang sembako pasar Botania 2 Kota Batam Mimi, mengatakan selain berjualan secara langsung di pasar, dirinya juga berjualan komoditas bahan pangan melalui Facebook, WhatsApp hingga Instagram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan hal tersebut telah dilakukan olehnya sejak pandemi COVID-19 melanda Kota Batam dan menyebabkan daya beli masyarakat secara langsung ke pasar menurun.

"Sehari bisa 40 hingga 60 orang konsumen yang belanja di tempat saya. Biasanya saya bisa dapat sekitar Rp15 juta-Rp16 juta per harinya. Kalau cuma jualan lewat offline aja, yang di pasar saja, sekitar Rp5 juta lebih," kata Mimi.

Dia tidak menyangka bahwa metode jualan tersebut tetap dapat dilanjutkan hingga saat ini, dan hasilnya justru lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan hasil lapaknya di pasar. Menurut Mimi, konsumen daringnya tidak hanya dari kalangan ibu rumah tangga, tetapi juga dari restoran, kafe, hingga hotel.

"Konsumen biasanya pesan lewat chat WhatsApp. Untuk pengantaran wilayah sekitaran pasar, wilayah Batam Center free ongkir, tapi harus mengikuti rute kurir kami," ujar dia lagi.

Mimi menjual beragam komoditas bahan pokok, seperti daging ayam, cabai merah, cabai hijau, sayur mayur, bawang putih, bawang merah, ikan, frozen food, telur, dan bumbu-bumbu dapur lainnya.

Ia menambahkan, setiap hari dirinya juga rutin menginformasikan harga-harga komoditas bahan pangan kepada konsumen melalui platform digital.

"Bisa order ke nomor WhatsApp Sahabat Dapur 082173128533. Pembayarannya bisa menggunakan QRIS, COD, dan transfer," kata Mimi.

Sementara itu, pedagang sembako lainnya, Yanto mengaku saat ini lebih banyak pelanggannya yang berbelanja secara daring. Hal itu dikarenakan pelanggannya sudah mulai terbiasa dengan layanan belanja daring yang ditawarkan oleh Yanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, omzetnya dalam sehari dapat mencapai sekitar Rp16 juta hingga Rp17 juta dengan penjualan secara daring.

"Biasanya saya juga menawarkan belanja online melalui grup WhatsApp di lingkungan tempat tinggal saya. Lumayan juga, tetangga-tetangga sekitar yang pesan dan belanja lewat WhatsApp," kata Yanto.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

Sejumlah peristiwa viral tengah ramai diperbincangkan publik dan mendominasi media sosial. Dari Sherly Tjoanda, polemik dr Richard Lee hingga aksi Dedi Mulyadi.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali, menjatuhkan vonis penjara satu tahun terhadap mantan pengurus Lembaga Perkreditan Desa LPD Tanggahan Peken karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merangkul pedagang yang tokonya habis dibakar oleh massa di Bandung. Oknum TNI diduga mengacak-acak toko sembako di Kemayoran
30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

Sektor industri pengolahan masih menjadi penyokong utama ekonomi daerah dengan kontribusi sebesar 30,02 persen terhadap struktur ekonomi Banten pada triwulan pertama 2026.
Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menemui tokoh masyarakat adat Wanusau, Alfons Kambu, di Maybrat, Sorong, Papua Barat Daya.

Trending

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Kenalan dengan Chelsea Pattiwael, Nona Cantik Ajudan Pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Kenalan dengan Chelsea Pattiwael, Nona Cantik Ajudan Pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Mengenal lebih jauh dengan sosok Chelsea Pattiwael, nona cantik asal Ambon lulusan IPDN yang kini setia menjadi ajudan pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT