Trauma MasaLalu, Oknum Guru Cabuli 13 Siswa di Muaraenim
- Tim TvOne/Kiki
Muaraenim, tvOnenews.com -Â Karena Kerap tidur bersama, Martin Hadi Susanto (37) Oknum guru sekaligus Pelatih Paskibraka di salah satu SLTA di Gelumbang Kabupaten Muaraenim Sumatera Selatan ini cabuli 13 orang Siswa di sekolah tersebut, Sabtu,(15/7/2023).
Â
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun menurut pengakuan tersangka Hadi didepan penyidik, bahwa ia nekat melakukan pencabulan saat menjadi pengajar
disalah satu SLTA di Kecamatan Gelumbang periode 2020-2022.Â
Â
Saat itu, dirinya menjadi pelatih Paskibra di sekolah tersebut. Karena sebagai tenaga pengajar dan masih bujangan, iapun tinggal di asrama guru sekolah tersebut yang kebetulan letaknya tidak jauh dari kontrakan siswanya sekitar berjarak 300 - 500 meter.Â
Â
Karena sudah kenal dan tempat tinggal mereka berdekatan kadang-kadang ia sering menginap dirumah kontrakan siswanya.
Â
"Karena sering menginap akhirnya ada rasa-rasa, jadi sering pegang paha, dan badan, bahkan ada yang berhubungan intim," ujarnya yang pernah menjabat sebagai Plt Kepala Sekolah SD di Kabupaten Banyuasin ini.
Â
Ia juga mengatakan pertama kali melakukan berhubungan badan, lanjut Hadi, hanya secara naluriah saja dan ternyata mereka mau dimana dirinya memposisikan diri sebagai perempuannya.Â
Â
Hal tersebut terjadi sekitar tahun 2020 - 2022, dan mereka mau apalagi dirinya sering mentraktir makan dan memenuhi kebutuhan mereka. Kalau untuk sampai berhubungan badan itu hanya dua orang siswa, sedangkan siswa lainnya hanya oral dan mengurut kemaluannya saja. Dan supaya modus tersebut lancar ia berpura-pura akan membantu siswa supaya bisa diterima sebagai anggota TNI, Polisi dan sebagainya sehingga korban yang merupakan siswanya diminta mengirim foto telanjang, dimana setelah dikirim dikatakan kemaluannya terlalu kecil dan harus diurut jika mau diterima melamar.
Â
PNS guru yang lulus tahun 2019 lalu di Banyuasin ini mengaku ia melakukan hal tersebut karena ketika SD hingga SMP pernah disodomi tetangganya sebanyak dua orang. Dan semenjak kejadian tersebut sepertinya membekas dan trauma, namun ia melakukan hal tersebut baru di tahun 2020-2022.Â
Â
Dirinya mengaku sangat menyesal dan keluarga juga sudah tahu bahkan rencananya menikah di tahun ini kemungkinan besar gagal.
Load more