GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Limbah Aspal Kembali Mencemari Pesisir Lampung, Terjadi Hampir Tiap Tahun

"Pesisir Lampung dihantui pencemaran limbah aspal tiap tahun, mengancam pariwisata dan laut di Pantai Kedu Warna. Upaya penanganan dan penyelidikan diperlukan."
Rabu, 23 Agustus 2023 - 05:54 WIB
Limbah aspal di Pantai Kedu Warna, Kabupaten Lampung Selatan.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puji

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Limbah mirip aspal kembali mencemari wilayah Pesisir Lampung, tepatnya di lokasi wisata Pantai Kedu Warna yang terletak di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam video yang terekam, terlihat limbah berwarna hitam telah terumpat sepanjang garis pantai. "Limbah aspal ini, seperti yang sudah-sudah, muncul kembali secara tahunan. Hal ini memerlukan perhatian khusus," ungkap pengambil video.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Limbah aspal yang merembes hingga ke tepian pantai ini sangat mengganggu objek pariwisata dan juga ekosistem laut. Manajemen wisata mengakui bahwa pencemaran semacam ini rutin terjadi setiap tahunnya. "Sangat mengganggu, baik untuk daya tarik wisata maupun kelangsungan hidup laut," jelasnya.

Sendi Arta, pengelola Pantai Kedu Warna, menjelaskan bahwa limbah berwarna hitam tersebut sudah terlihat sejak Senin, (21/8/2023). Teksturnya sama seperti limbah pada tahun 2022 lalu yang pernah mencemari pantai ini.

"Karena tercampur dengan pasir, limbah ini menggumpal dan terasa lengket saat dipegang," tambah Sendi pada Selasa, (22/8/2023).

Karena limbah menyebar di sepanjang pantai wisata ini, upaya pembersihan dilakukan secara manual dengan menggunakan truk. "Kami harus membersihkan sekitar lima tumpukan limbah dengan truk," tutur Sendi.

Pihak pengelola berharap agar pemerintah turut prihatin dan mengungkapkan penyebab pencemaran ini. Sebab, masalah pencemaran ini terjadi secara berkala setiap tahunnya. "Setiap pertengahan tahun, limbah ini datang dari arah laut," tambahnya.

Tidak hanya di Pantai Kedu Warna, limbah berwarna hitam serupa sebelumnya juga pernah terlihat di sepanjang pesisir Lampung, mulai dari pantai timur hingga pantai barat.

Hingga saat ini, pemerintah daerah maupun provinsi belum mengungkapkan secara resmi penyebab dari pencemaran ini.

Pencemaran di pesisir ini pertama kali tercatat pada tahun 2020 dan berlanjut hingga Juli 2022. Selama periode tersebut, sudah terjadi empat kejadian pencemaran minyak di perairan Lampung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data dari Walhi Lampung mencatat bahwa pada tahun 2020, pencemaran terjadi di perairan Lampung Timur. Kemudian pada tahun 2021, insiden serupa tercatat di lima kabupaten, yaitu Lampung Selatan, Lampung Timur, Tanggamus, Pesawaran, dan Pesisir Barat.

Pada Maret 2022, kejadian serupa terjadi di Pesisir Bandar Lampung, dan terakhir kali tercatat di perairan Lampung Timur.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mencoba Bangkit dari Keterpurukan, Red Sparks Malah Ketiban Sial! Saat Elisa Zanette Kembali dari Cedera, Mereka Justru Kehilangan...

Mencoba Bangkit dari Keterpurukan, Red Sparks Malah Ketiban Sial! Saat Elisa Zanette Kembali dari Cedera, Mereka Justru Kehilangan...

Ditengah usaha bangkit dari keterpurukan di Liga Voli Korea 2025/2026, mantan tim Megawati Hangestri, Red Sparks, kembali diterpa kabar kurang menyenangkan.
36 Murid di Cimahi Diduga Keracunan MBG, Pemkot Turun Tangan

36 Murid di Cimahi Diduga Keracunan MBG, Pemkot Turun Tangan

Sebanyak 36 murid di Cimahi, Jawa Barat diduga mengalami keracunan akibat santapan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemkot turun tangan pastikan...
Persib Tak Didampingi Bojan Hodak, Madura United Tetap Waspada

Persib Tak Didampingi Bojan Hodak, Madura United Tetap Waspada

Carlos Parreira menegaskan Madura United tak diuntungkan absennya Bojan Hodak. Ia justru waspadai kekuatan Persib yang tetap solid dan termotivasi di puncak klasemen.
F1 2026 jadi Tahun Terakhir Max Verstappen di Formula 1? Ia Tak Henti Singgung Regulasi Baru yang Buatnya.....

F1 2026 jadi Tahun Terakhir Max Verstappen di Formula 1? Ia Tak Henti Singgung Regulasi Baru yang Buatnya.....

Pembalap tim Oracle Red Bull Racing yakni Max Verstappen, kembali memicu spekulasi soal masa depannya di Formula 1 jelang dimulainya regulasi baru di F1 2026.
Sikapi Alumni LPDP yang Kena Sanksi dan Daftar Hitam, Mahfud MD Marah tapi Ungkap Alasan Nasionalisme WNI Pudar

Sikapi Alumni LPDP yang Kena Sanksi dan Daftar Hitam, Mahfud MD Marah tapi Ungkap Alasan Nasionalisme WNI Pudar

Mahfud MD marah besar terhadap alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas. Tapi kontroversi ini tamparan bagi pemerintah berbenah sikapi WNI yang resah.
Buntut Panjang Kasus Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Pertimbangkan Pajang Nama Penerima Beasiswa yang Tak Patuh di Situs

Buntut Panjang Kasus Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Pertimbangkan Pajang Nama Penerima Beasiswa yang Tak Patuh di Situs

Direktur Utama LPDP Sudarto menyampaikan wacana tersebut masih dalam pembahasan internal. 

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Ungkapan Isi Hati Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk setelah Tampil Starter di Lille

Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk kembali dipercaya tampil sebagai starter saat LOSC Lille menghadapi Angers SCO pada pekan ke-23 Ligue 1 2025/2026. Laga
Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 Seri Sentul: Ada Megawati Hangestri Hingga Medi Yoku

Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 Seri Sentul: Ada Megawati Hangestri Hingga Medi Yoku

Susunan pemain Gresik Phonska Pupuk Indonesia vs Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 seri Sentul, di mana kedua kubu sama-sama bertabur pemain bintang mulai dari Megawati Hangestri hingga Mediol Yoku.
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

AFC resmi menghukum PSSI jelang FIFA Series 2026 akibat pelanggaran aturan laga internasional. Denda dijatuhkan, apakah ada dampaknya ke Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT