GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kekeringan Ancam Produksi Gabah, 765 Hektare Sawah di Lampung Terancam Gagal Panen karena El Nino

Kekeringan akibat El Nino ancam 765 hektare lahan sawah di Lampung, potensi kerugian 1954 ton gabah. Meskipun ada ancaman gagal panen, pasokan beras tetap aman.
Kamis, 7 September 2023 - 16:26 WIB
Lahan sawah di Provinsi Lampung terancam gagal panen akibat kekeringan dampak dari El Nino.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puji

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Kekeringan akibat dampak El Nino mengancam lahan sawah seluas 765 hektare di Provinsi Lampung. Dari total luas lahan yang mengalami kekeringan ini, potensi kerugian gabah panen mencapai 1.954 ton.

Menurut data dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Lampung, saat ini ada 765 hektare lahan sawah yang mengalami kekeringan dan berisiko gagal panen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini terutama memengaruhi lahan pertanian padi di 9 kabupaten di Provinsi Lampung. Kabupaten Lampung Selatan adalah yang paling terdampak dengan luas lahan kekeringan mencapai 205 hektare, diikuti oleh Kabupaten Tulang Bawang (134 hektare), Kabupaten Lampung Barat (118 hektare), Kabupaten Pesawaran (120 hektare), dan Kabupaten Lampung Timur (68 hektare).

Sementara itu, Kabupaten Way Kanan memiliki 45 hektare lahan yang terkena dampak, Kabupaten Pringsewu 49 hektare, dan Kabupaten Pesisir Barat 25 hektare. Dari total lahan sawah yang terkena kekeringan, potensi kerugian gabah akibat El Nino diperkirakan mencapai 1.954 ton.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, menjelaskan bahwa meskipun terdapat ancaman gagal panen akibat kekeringan, pasokan beras di Lampung tetap aman. Provinsi ini memiliki lebih dari 400 ribu hektare sawah, sebagian besar masih dalam kondisi baik.

Bani Ispriyanto menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji – Sekampung untuk pengaturan pengairan di saluran irigasi.

"Kepala Balai (BBWS) melaporkan bahwa kondisi air saat ini masih aman, sehingga tinggal masalah pengaturan. Para petani masih dapat mengambil air dari sungai selama masa tanam," jelasnya pada Kamis (7/9/2023).

Selama musim kemarau ini, Bani Ispriyanto menyebut bahwa telah ada bantuan bibit dan pupuk untuk program Gerakan Nasional Tanam Padi (Gernas).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kementerian Pertanian telah memberikan bantuan berupa bibit padi dan pupuk, dengan rata-rata 25 kg per hektare. Dinas kami bertanggung jawab atas bagian irigasi agar petani mendapatkan pasokan air yang cukup selama musim kemarau," kata Bani Ispriyanto.

Selain bantuan bibit padi dan pupuk, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah memberikan bantuan berupa 190 pompa air kepada kelompok tani di wilayah tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT