News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolda Sumut Terapkan Hukum Transparan dan Berkeadilan dalam Penyidikan Perkara Korban Begal Ditetapkan Tersangka

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menegaskan pihaknya menerapkan prinsip Hukum Transparan dan Berkeadilan dalam menangani proses hukum. Hal ini juga diterapkan dalam kasus korban begal yang ditetapkan tersangka
Selasa, 4 Januari 2022 - 21:03 WIB
Kapolda Sumut Terapkan Hukum Transparan dan Berkeadilan dalam Penyidikan Perkara Korban Begal Ditetapkan Tersangka
Sumber :
  • Tim Tvone/Yoga

Medan - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menegaskan pihaknya menerapkan prinsip Hukum Transparan dan Berkeadilan dalam menangani proses hukum. Hal ini juga diterapkan dalam kasus korban begal yang ditetapkan tersangka. 
 
Kedua belah pihak, yakni  keluarga korban Reza dan keluarga korban sekaligus tersangka Dedi sudah dipertemukan. 
 
Sementara penyelidikannya tetap terus berjalan dengan mengatensikan tiga orang lagi rekan Reza yang saat ini dikatakan komplotan begal segera ditangkap.
  
Penyidikan kasus pembunuhan korban Reza saat ini disebut komplotan begal. Sementara tersangka Dedi mengaku sebagai korban begal ditarik Polda Sumatera Utara.
 
Irjen Pol Panca Simanjuntak menjelaskan pihaknya selaku penyidik tidak boleh sederhana berpikir dalam menangani perkara. Meski terkait kasus ini ada nyawa yang menjadi korban.
 
Dari fakta dan alat bukti yang ada, Panca menjelaskan kasus tersebut masih berproses. Hanya saja Dedi sebagai tersangka sekaligus mengaku korban begal tidak dilakukan penahanan namun wajib lapor dan tidak melarikan diri.
 
"Menarik perkara ini ke Polda untuk ditangani dan menghindari polemik yang terjadi. Saya berharap masyarakat bisa mempercayai sepenuhnya proses penegakan hukum ini." Ujar Panca.
 
Kemudian ia menjelaskan penanganan penyidikan perkara ini tentunya harus dapat memenuhi rasa keadilan dari semua pihak. Baik itu dari keluarga yang merasa korban maupun dari pihak keluarga yang melakukan kejadian tersebut.
 
"Nanti akan kita uji di pengadilan," sebut Panca.
 
Kemudian yang kedua, Panca menyebut memberikan kesempatan dan ruang untuk mencari solusi alternatif penyelesaian perkara ini. 
 
"Yang kedua, tidak hanya mengutamakan pendekatan penegakan hukum semata. Tetapi bagaimana kedua belah pihak bisa mencapai kata sepakat di luar mekanisme hukum yang berlaku,” sebutnya.
 
 Kemudian ia mengatakan kasus ini masih  berjalan sampai terungkap sejelasnya. Di mana tiga orang rekan Reza sudah diatensikan segera ditangkap untuk diproses.
 
Dari kasus khususnya korban begal menjadi tersangka ini, menurut Panca Polri ada edukasi kepada masyarakat. 
 
Ia berharap korban begal segera melapor ke polisi dan tidak main hakim sendiri apalagi membawa senjata tajam.
 
"Ada edukasi dalam perkara ini agar dipahami dan dilakukan masyarakat. Bila menjadi korban begal, segera melapor ke polisi dan tidak main hakim sendiri. Apalagi membawa senjata tajam kan sudah ada peraturan penerapan undang-undang darurat,” jelasnya. (Yoga/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Serukan Tahun Baru Hijriah Jadi Momentum Transformasi Sistem Kemasyarakat, Menag Pertegas Makna Hijrah

Serukan Tahun Baru Hijriah Jadi Momentum Transformasi Sistem Kemasyarakat, Menag Pertegas Makna Hijrah

Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram, Menag bercerita bahwa hijrah sejatinya bukan sekadar dimaknai sebagai perpindahan fisik Rasulullah saja, melainkan juga transformasi sistem.
Pria Tusuk Tetangga hingga Tewas di Jakarta Pusat Karena Dendam, Polisi: Korban Meninggalkan Pelaku di Ponpes

Pria Tusuk Tetangga hingga Tewas di Jakarta Pusat Karena Dendam, Polisi: Korban Meninggalkan Pelaku di Ponpes

Pria berinisial AJ (35) dilaporkan menjadi korban penusukan tetangga sendiri yang berinisial TA (23) di Kemayoran, Jakarta Pusat. 
BMKG Ungkap Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 di Sulteng, Salah Satunya Kantor Bupati Sigi

BMKG Ungkap Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 di Sulteng, Salah Satunya Kantor Bupati Sigi

Gempa magnitudo 6,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah mengakibat sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Meresahkan Masyarakat, Jaringan Penadah Motor Curian di Tangerang Diburu

Meresahkan Masyarakat, Jaringan Penadah Motor Curian di Tangerang Diburu

Setelah menangkap seorang pelaku yang hendak menjual kendaraan curian di wilayah Lebak, Banten, pihak kepolisian langsung memburu jaringan penadah sepeda motor hasil curian.
Update Gempa Magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah: Belasan Rumah di Parigi Moutong Rusak

Update Gempa Magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah: Belasan Rumah di Parigi Moutong Rusak

Aktivitas pelayanan di RS Anuntaloko kini mulai berangsur normal setelah sebelumnya sempat terganggu akibat guncangan gempa bumi Magnitudo 6,7 yang melanda Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. 
Ramalan Weton 17 Juni 2026: 5 Weton Beruntung vs 5 Weton Ketiban Sial

Ramalan Weton 17 Juni 2026: 5 Weton Beruntung vs 5 Weton Ketiban Sial

Berikut sepuluh weton yang diprediksi mengalami nasib baik (mujur) dan nasib kurang beruntung (apes) esok hari tanggal 17 Juni 2026. Weton Anda salah satunya?

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT