GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri PPPA RI Anggap Qanun Jinayat Lemah Bagi Perempuan dan Anak, Minta DPR Aceh Revisi

Mentri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak(PPPA) Republik Indonesia, meminta Qanun Jinayat Aceh untuk direvisi.
Minggu, 9 Januari 2022 - 16:40 WIB
Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA), I Gusti Bintang Ayu Darmayanti
Sumber :
  • Chaidir

Nagan Raya, Aceh - Qanun Jinayat Aceh dianggap lemah dan tidak memberi efek jera terhadap para pelaku pelecehan seksual dan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Mentri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak(PPPA) Republik Indonesia, meminta Qanun Jinayat Aceh untuk direvisi.

Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA), I Gusti Bintang Ayu Darmayanti meminta kepada Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menghapus pemberlakuan pilihan denda dan cambuk pada pasal 47 terhadap pelaku kekerasan seksual sebagaimana diatur dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Jinayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bintang Ayu menilai pemberian hukuman berupa cambuk dan denda dalam pasal tersebut malah akan menguntungkan pelaku dan tidak memberi efek jera, karena usai menjalani hukuman baik berupa cambuk maupun pembayaran denda pelaku kembali bebas berkeliaran.

"Untuk revisi kalau saya lebih memilih kurungan saja secara maksimal terhadap pelaku," kata Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam jumpa pers, Minggu (9/1/2022).

Kata Ayu, saat ini DPRA sudah memasukkan revisi qanun tersebut sebagai prioritas untuk dibahas di DPRA oleh badan legislasi khususnya terhadap pasal 47 yang diusulkan untuk direvisi.

Sebutnya, untuk membahas hal itu ia akan bertemu langsung dengan ketua DPRA sehingga revisi Qanun Jinayat tersebut bisa maksimal.

"Saya akan bertemu Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, untuk memberi masukan agar Qanun Jinayat yang menjadi lex spesialis di Aceh agar bisa direvisi," ujar Ayu Bintang.

Sementara itu Muhammad Dustur Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Keadilan Aceh (YLB-AKA) Kubapaten Nagan Raya, Aceh, sepakat dengan usulan revisi Qanun jinayat Aceh, namun hukuman bagi pelaku pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak harus lebih berat.

"Kita sepakat dengan usulan ibu menteri untuk segera dilakukannya revisi terhadap Qanun Aceh tentang perlindungan terhadap perempuan dan anak," tegas Dustur kepada tvonenews.com.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kata Dustur, Setelah direvisi nanti diharapkan Qanun tersebut lebih maksimal dalam memberikan hukuman bagi pelanggar pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak. Jika selama ini pelaku boleh memilih denda cambuk, atau hukuman kurungan, maka dalam revisi nanti seluruh ancaman tersebut dijalani oleh para pelanggar.

"Kita berharap setelah direvisi nanti seluruh ancaman di dalam Qanun tersebut bisa membuat pelaku jera, kita sarankan seluruh ancaman seperti denda cambuk dan hukuman kurungan bisa dijatuhkan secara bersama terhadap pelaku, sehingga menjadi efek jera," harap Dustur. (Chaidir Azhar/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penginapan Murah Rp15.000 di Terminal Pulo Gebang Jadi Incaran Para Pemudik, Lengkap Pakai AC

Penginapan Murah Rp15.000 di Terminal Pulo Gebang Jadi Incaran Para Pemudik, Lengkap Pakai AC

Ada yang menarik di Terminal Terpadu Pulo Gebang pada musim arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 kali ini.
Ranking Dunia FIFA Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Melonjak Drastis Andai Kalahkan Bulgaria

Ranking Dunia FIFA Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Melonjak Drastis Andai Kalahkan Bulgaria

Kenaikan peringkat dalam ranking dunia FIFA yang sangat signifikan bakal dialami oleh Timnas Indonesia andai dalam laga nanti malam bisa kalahkan Bulgaria.
Hasil MotoGP Amerika 2026: Marc Marquez Gagal Podium Lagi, Marco Bezzecchi Juara

Hasil MotoGP Amerika 2026: Marc Marquez Gagal Podium Lagi, Marco Bezzecchi Juara

Hasil MotoGP Amerika 2026, di mana Marco Bezzecchi melanjutkan dominasi Aprilia usai menjadi juara sedangkan Marc Marquez (Ducati Lenovo) gagal meraih podium.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Cerita Bos Ayam Goreng di Bekasi Temukan Mayat Pegawai Dimutilasi dalam Freezer, Momen Mencurigakan Terungkap

Cerita Bos Ayam Goreng di Bekasi Temukan Mayat Pegawai Dimutilasi dalam Freezer, Momen Mencurigakan Terungkap

Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Sabtu pagi, 28 Maret 2026, sekitar pukul 08.00 WIB
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026: Satu Pemain Resmi Dicoret

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026: Satu Pemain Resmi Dicoret

Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria di laga final FIFA Series 2026. Pelatih John Herdman melakukan satu perubahan dengan mencoret satu pemain.

Trending

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

​​​​​​​Dedi Mulyadi terkaget-kaget dengar pengakuan istri ustaz Karawang. Fakta baru dugaan perselingkuhan terungkap, kronologi pengeroyokan pun diluruskan.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Kabar Buruk untuk Bulgaria Jelang Final FIFA Series 2026: Kritik Pedas Menghujani Timnas Mereka

Kabar Buruk untuk Bulgaria Jelang Final FIFA Series 2026: Kritik Pedas Menghujani Timnas Mereka

Meski menang telak 10-2 atas Kepulauan Solomon, Bulgaria justru mendapat kritik pedas dari publik sendiri jelang final FIFA Series 2026 kontra Timnas Indonesia.
Pelatih Brasil Blak-blakan soal Kualitas Beckham Putra, hingga Bintang Bulgaria Sadar Level Timnas Indonesia Lebih Berkelas

Pelatih Brasil Blak-blakan soal Kualitas Beckham Putra, hingga Bintang Bulgaria Sadar Level Timnas Indonesia Lebih Berkelas

Performa Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 benar-benar jadi sorotan. Mulai dari pujian hingga sorotan tajam, berikut rangkuman tiga artikel terpopulernya.
Walau Dukung Bulgaria, Ivan Kolev Bilang Begini soal Kekuatan Timnas Indonesia Hari Ini

Walau Dukung Bulgaria, Ivan Kolev Bilang Begini soal Kekuatan Timnas Indonesia Hari Ini

Gelaran FIFA Series 2026 turut menarik perhatian mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev. Ia berharap Timnas Bulgaria mampu meraih hasil maksimal di turnamen
3 Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Antisipasi Pelatih Bulgaria, Termasuk Beckham Putra Nugraha?

3 Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Antisipasi Pelatih Bulgaria, Termasuk Beckham Putra Nugraha?

Bahkan ketika di masa Aleksandar Dimitrov bertugas sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia untuk Ivan Kolev, duo pelatih Bulgaria ini memaksimalkan tenaga pemain lokal untuk tampil di Piala Asia 2007. 
Kades Sabajaya Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Ungkap Kronologi Ustaz Karawang Dikeroyok Akibat Dugaan Perselingkuhan

Kades Sabajaya Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Ungkap Kronologi Ustaz Karawang Dikeroyok Akibat Dugaan Perselingkuhan

​​​​​​​Kades Sabajaya blak-blakan ke Dedi Mulyadi ungkap kronologi ustaz Karawang dikeroyok. Fakta baru terungkap, ternyata bukan tertangkap tangan seperti isu viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT